Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Teori Belajar Jerome S. Bruner dalam pendekatan Problem Posing

Teori Belajar Jerome S. Bruner dalam pendekatan Problem Posing

oleh: Jhony001     Pengarang : Andrianus
ª
 
Bruner yang terkenal dengan pendekatan penemuannya, membagi perkembangan intelektual anak dalam tiga kategori, yaitu enaktif, ikonik, dan simbolik. Belajar melibatkan tiga proses yang berlangsung hamper bersamaan, yaitu memperoleh informasi baru, transformasi informasi dan menguji relevansi dan ketepatan pengetahuan.

Bruner mengemukakan 4 dalil yang penting dalam pembelajaran matematika, yaitu: (1) Dalil penyusunan (construction theorem), (2) Dalil notasi (notation theorem), (3) Dalil pengkontrasan dan keanekaragaman (contrast and variation theorem), (4) Dalil pengaitan (connectivity theorem). Sedangkan dalil yang paling erat kaitannya dengan pembelajaran matematika dengan pendekatan Problem Posing adalah dalil penyusunan dan dalil pengaitan.

a. Dalil Penyusunan

Siswa hendaknya belajar melalui partisipasi secara aktif dalam memahami konsep, prinsip, aturan dan teori.

b. Dalil Pengaitan.

Siswa harus diberi kesempatan sebanyak­banyaknya dalam melihat atau mengkaji kaitan antara suatu topik dengan topik yang lain atau satu konsep dengan konsep yang lain, yang dipelajarinya.

Kaitan antara teori belajar Bruner dengan pendekatan Problem Posing dapat dilakukan dengan cara melibatkan siswa secara aktif untuk mengkonstruksi dan mengajukan masalah, soal, atau pertanyaan matematika sesuai dengan situasi yang diberikan.

Diterbitkan di: 09 Februari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.