Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Manajemen Sumber Daya Manusia di Pesantren

Manajemen Sumber Daya Manusia di Pesantren

oleh: penulissuksesssss     Pengarang : romzulwaht
ª
 
Secara umum pesantren masih menghadapi kendala yang serius
menyangkut ketersediaan SDM Profesional dan penerapan manajemen yang
pada umumnya masih konvensional, misalnya tiada pemisahan yang jelas
antara yayasan, pimpinan madrasah, guru dan staf administrasi, tidak adanya
transparansi sumber-sumber keuangan belum terdistribusinya peran
pengelolaan pendidikan, dan banyaknya penyelenggaraan administrasi yang
tidak sesuai dengan standar, serta unit-unit kerja yang tidak sesuai dengan
aturan baku organisasi. Kiai masih merupakan figur sentral dalam penentuan
kebijakan pendidikan pesantren, rekrutment ustadz atau guru, pengembangan
akademik, reward system, bobot kerja juga tidak berdasarkan aturan yang
baku, dan penyelenggaraan pendidikan seringkali tanpa perencanaan.
a. Perencanaan SDM
Perencanaan merupakan inti manajemen karena semua kegiatan
organisasi pondok pesantren di dasarkan atas rencana itu. Dengan
perencanaan akan memungkinkan para pengambil keputusan untuk
menggunakan SDM mereka secara efektif dan efisien. Perencanaan SDM
adalah inti dari manajemen SDM , karena dengan perencanaan maka
kegiatan seleksi, pelatihan, pengembangan, serta kegiatan-kegiatan lain
yang berkaitan dengan SDM akan lebih terarah50
Perencanaan sangat penting dalam mengadakan suatu kegiatan di
masa yang akan datang atau di hari esok, sebagaimana dalam al-Qur’an:
Artinya:
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan
hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya
untuk hari esok, dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah
Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (Q.S. Al-Hasyr: 18)
Perencanaan SDM merupakan serangkaian kegiatan yang di
lakukan untuk mengantisipasi permintaan-permintaan bisnis lingkungan
pada organisasi ponpes masa depan dan untuk memenuhi hal kenutuhankebutuhan
tenaga kerja yang di timbulkan oleh kondisi-kondisi tersebut.
Dari batasan ini, jelas sekurangnya ada empat kegiatan dalam
perencanaan SDM, yakni:
1. Persediaan SDM saat ini,
2. Perkiraan pemenuhan dan permintaan SDM
3. Rencana untuk menambah tenaga kerja yang bermutu, dan
4. Berbagai prosedur pengawasan evaluasi untuk memberikan umpan balik
pada sistem.
Dalam meramalkan kebutuhan SDM yang akan datang perlu
memperhitungkan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan
organisasi pondok pesantren, baik internal maupun eksternal. Faktor-faktor
internal adalah persediaan tenaga, rencana pengembangan organisasi
pondok pesantren dan sebagainya. Sedangkan faktor eksternal adalah dari
luar pondok pesantren.
Faktor-faktor yang mempengaruhi dan harus di perhitungkan dalam
membuat perkiraan kebutuhan SDM akan datang antara lain: Pertama,
faktor-faktor eksternal meliputi; ekonomi, sosial, politik, budaya Hukum
dan peraturan-peraturan, perkembangan iptek dan keberadaan pondok
pesantren lain. Kedua, faktor-faktor internal meliputi; rencana-rencana
perkembangan, anggaran atau pembiayaan, desain organisasi pondok
pesantren dan peluasan usaha dan sebagainya. Ketiga, persediaan personlia
meliputi; mereka yang akan pensiun, mereka yang mengundurkan diri,
mereka yang meninggal dan lain sebagainya
Diterbitkan di: 06 Februari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.