Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Manfaat hukuman bagi siswa

Manfaat hukuman bagi siswa

oleh: penulissuksesssss     Pengarang : fitriani
ª
 
perkembangan kepribadian siswa. Lingkungan sekolah sebagai faktor ekstenal formal
juga yang mempengaruhi dalam membangun kepribadian siswa. Terlebih lagi
sekolah yang mempunyai otoritas secara formal dalam diri siswa, diharapkan mampu
memberikan nilai-nilai pribadi yang baik sehingga dalam masa depannya siswa telah
siap dengan otoritas yang ada di lingkungannya.
Dari beberapa faktor diatas dalam menanamkan sikap disiplin perlu adanya
suatu metode yang dapat memotivasi (karena motivasi secara sederhana adalah hasil
dari reinforcement), siswa sehingga disiplin menjadi bagian yang penting dalam
dirinya. Metode dalam penanamkan sikap disiplin dapat berupa adanya peraturan,
hukuman, hadiah, pembiasaan, keteladanan, serta konsiten. Semua metode tersebut
penerapannya saling terkait dan mendukung satu sama lain dalam membentuk
kedisiplinan pada diri siswa.
Setiap sekolah selalu menerapkan suatu peraturan sesuai dengan kebutuhan
masyarakat sekolah terkait, terlebih lagi bagi siswa yang bersangkutan. Namun tidak
sedikit peraturan sekolah tidak berfungsi sebagaimana mestinya, hanya merupakan
sebagai suatu legal formal dari sekolah.
Hukuman adalah tindakan yang dijatuhkan kepada anak secara sadar dan
sengaja sehingga menimbulkan nestapa. Dan dengan nestapa itu anak menjadi
sadar akan perbuatannya dan berjanji di dalam hatinya untuk tidak
mengulanginya lagi Kedisiplinan merupakan kekuatan dari dalam maupun dari luar individu
yang menyangkut adanya kepatuhan terhadap peraturan, prosedur, tata tertib yang
berlaku dan ditetapkan bersama. Hal ini sesuai dengan pendapat sebagai berikut.
”Disiplin berarti adanya kesediaan untuk mematuhi peraturan dan larangan”.
Kepatuhan disini bukan hanya patuh karena adanya tekanan-tekanan dari luar,
melainkan kepatuhan yang disadari oleh adanya kesadaran tentang nilai dan
pentingnya peraturan dan larangan tersebut.
Dengan demikian perilaku disiplin perlu ditanamkan dan dimiliki oleh
siswa di sekolah dengan tujuan menolong siswa menjadi matang pribadinya,
menghilangkan sifat ketergantungan dan membimbing siswa untuk memperoleh
keseimbangan antara kebutuhan untuk berdikari dan penghargaan kepada orang
lain. Secara umum, disiplin di sekolah bertujuan untuk melaksanakan kurikulum
secara baik, sehingga dapat menunjang peningkatan mutu pendidikan.
Adapun yang menjadi sasaran disiplin itu antara lain adalah disiplin
waktu, disiplin terhadap tata tertib dan peraturan serta disiplin terhadap prosedur
kerja. Dalam disiplin waktu, hubungan antara hukuman terhadap kedisiplinan
siswa yang kaitannya dengan disiplin waktu yaitu dengan adanya hukuman di
sekolah, maka siswa akan dapat menaati waktu seperti datang ke sekolah tepat
waktu, masuk kelas, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan pulang sekolah
dengan tepat waktu. Sedangkan hubungan antara hukuman terhadap kedisiplinan
siswa yang kaitannya dengan disiplin terhadap tata tertib dan peraturan yaitu
dengan adanya hukuman di sekolah, maka siswa akan menaati tata tertib dan
peraturan yang dibuat oleh sekolah seperti berpakaian rapi, menjaga kebersihan,
bersikap sopan dan sebagainya. Serta hubungan antara hukuman terhadap
kedisiplinan siswa yang kaitannya dengan prosedur kerja yaitu dengan adanya
hukuman yang diberikan kepada siswa yang melanggar aturan, maka siswa akan
siswa akan mematuhi /menaati peraturan. Misalnya, siswa akan selalu
melaksanakan perintah guru, mengerjakan PR, dan mempunyai buku pegangan
yang wajib dimiliki siswa.
Diterbitkan di: 03 Februari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.