Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Standar Sarana Prasarana Dalam Bimbingan Konseling

Standar Sarana Prasarana Dalam Bimbingan Konseling

oleh: penulissuksesssss     Pengarang : azmiulfiaf
ª
 
Sebagaimana yang telah digambarkan dalam Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 24 tahun 2007, bahwa standar
sarana dan prasarana ini mencakup:
a. Kriteria minimum sarana yang terdiri dari perabot, peralatan pendidikan,
media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, teknologi informasi
dan komunikasi, serta perlengkapan lain yang wajib dimiliki oleh setiap
sekolah/madrasah,
b. Kriteria minimum prasarana yang terdiri dari lahan, bangunan, ruang
ruang, dan instalasi daya dan jasa yang wajib dimiliki oleh setiap
sekolah/madrasah.
Ruang konseling adalah ruang untuk siswa memperoleh layanan
konseling yang berkaitan dengan pengembangan pribadi, social, belajar, dan
karier. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik
Indonesia nomor 24 tahun 2007 bahwa standar sarana prasarana bimbingan
konseling sebagai berikut :
a. Luas minimum ruang konseling adalah 9 m2.
b. Ruang konseling dapat memberikan kenyamanan suasana dan menjamin
privasi peserta didik.
c. Ruang konseling dilengkapi sarana
Sementara itu, ABKIN pada tahun 2007 memberikan gambaran yang
berbeda tentang standar sarana yang terkait dengan ruang Bimbingan dan
Konseling di sekolah, ABKIN merekomendasikan ruang Bimbingan dan
Konseling di sekolah yang dianggap standar, dengan kriteria sebagai berikut:
a. Letak lokasi ruang Bimbingan dan Konseling mudah diakses (strategis)
oleh konseli tetapi tidak terlalu terbuka sehingga prinsip-prinsip
konfidensial tetap terjaga.
b. Jumlah ruang bimbingan dan konseling disesuaikan dengan kebutuhan
jenis layanan dan jumlah ruangan
c. Antar ruangan sebaiknya tidak tembus pandang
d. Jenis ruangan yang diperlukan meliputi: ruang kerja,ruang
administrasi/data, ruang konseling individual, ruang bimbingan dan
konseling kelompok, ruang biblio terapi, ruang relaksasi/desensitisasi, dan
ruang tamu.
Dari ketiga pendapat diatas, dapat disimpulkan bahwa standar sarana
yang terkait dengan ruang bimbingan konseling sebagai berikut :
a. Letak lokasi ruang Bimbingan dan Konseling mudah diakses (strategis)
oleh konseli tetapi tidak terlalu terbuka sehingga prinsip-prinsip
konfidensial tetap terjaga.
b. Luas minimum ruang konseling adalah 9 m2
c. Ruang konseling dapat memberikan kenyamanan suasana dan menjamin
privasi peserta didik
d. Ruang konseling dilengkapi berbagai sarana penunjang lainnya.
Diterbitkan di: 03 Februari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.