Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Hasil Belajar Kognitif, Psikomotorik Dan Afektif

Hasil Belajar Kognitif, Psikomotorik Dan Afektif

oleh: JhoNY008     Pengarang : kira
ª
 
Hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki oleh siswa setelah menerima pengalaman belajarnya, baik dari segi kognitif, afektif maupun psikomotor. Hasil belajar akan terlihat setelah diberikan perlakuan pada proses pemberian pengalaman belajar. Hasil belajar mengharapkan terjadinya perubahan tingkah laku yang terjadi pada diri siswa. Hasil belajar pada umumnya dikelompokkan menjadi tiga ranah yaitu ranah kognitif, ranah psikomotorik dan ranah afektif.

Hasil belajar yang mencakup tiga ranah ini memiliki penekanan pada masing­masing ranahnya. Menurut Bloom dalam kemampuan kognitif terdiri dari beberapa tingkatan, yaitu:

Tingkat Pengetahuan (Knowledge), pad tingkat ini siswa dituntut untuk mampu mengingat (recall) bermacam informasi yang telah diterima.

Tingkat Pemahaman (Comprehension), pada tingkat ini siswa diharapkan mampu menerjemahkan atau menjelaskan kembali apa yang telah diterima dengan menggunakan kata­kata atau redaksi siswa itu sendiri.

Tingkat Penerapan (Application), pada tingkat ini siswa diharapkan mampu menerapkan informasi yang telah diterima ke dalam situasi baru juga dalam kegiatan keseharian.

Tingkat Analisis (Analyze), pada tingkat ini siswa dituntut menunjukkan kaitan berbagai gagasan, prinsip juga prosedur yang telah dipelajari.

Tingkat Sintesis (Synthesis), pada tingkat ini siswa diharapkan dapat mengaitkan atau menggabungkan berbagai elemen atau unsur pengetahuan yang telah dipelajari sehingga membentuk pola baru yang lebih komprehensif.

Tingkat Evaluasi (Evaluation), pada tingkat ini siswa diharapkan untuk dapat membuat penilaian dan sebuah keputusan tentang gagasan, metode atau produk dengan kriteria tertentu.

Pada ranah Psikomotorik orientasi penilaian menitikberatkan pada gerakan dan jugareaksi­reaksi secara fisik termasuk keterampilan. Penilaian hasil belajar dalam ranah psikomotorik dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu:

Mengadakan pengamatan langsung serta penilaian tingkah laku siswa selama proses belajar mengajar (praktek berlangsung),

Melakukan tes untuk mengukur pengetahuan setelah proses belajar berlangsung,

Melakukan penilaian saat beberapa waktu setelah proses belajar selesai dan

selebihnya dalam lingkungan kerja siswa.

Untuk ranah Afektif orientasi hasil belajar mengacu pada kemampuan emosional yang mencakup sikap, minat, konsep diri, nilai dan moral. Sikap merupakan suatu situasi atau posisi yang tercipta sebagai respon baik positif maupun negatif terhadap suatu obyek, konsep, maupun orang. Minat merupakan disposisi yang terorganisir lewat pengalaman yang mendorong seseorang untuk memperoleh sesuatu dengan tujuan pencapaian. Konsep diri adalah evaluasi atau penilaian terhadap kemampuan dan juga ketidakmampuan dari diri seseorang. Nilai adalah sebuah obyek, kegiatan atau ide yang dinyatakan oleh individu dalam mengarahkan minat, sikap dan kepuasan. Moral adalah tata cara, adat dan kebiasaan yang sifatnya cenderung tetap atau permanen dengan tujuan menjaga ketertiban dan kesejahteraan.

Diterbitkan di: 25 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.