Setiap model pembelajaran yang
diterapkan dalam proses belajar mengajar memiliki kelebihan dan kekurangan.
Model pembelajaran inkuiri terbimbing memiliki kelebihan tertentu. Kelebihan
model pembelajaran inkuiri terbimbing yang dikemukakan oleh Bruner (Wartono,
2003) yaitu :
Model pembelajaran inkuiri meningkatkan
potensi intelektual siswa. Hal ini dikarenakan siswa diberi kesempatan untuk
mencari dan menemukan sendiri jawaban dari permasalahan yang diberikan dengan
pengamatan dan pengalaman sendiri.
Ketergantungan siswa terhadap kepuasan
ekstrinsik bergeser kearah kepuasan intrinsik. Siswa yang telah berhasil
menemukan sendiri sampai dapat memecahkan masalah yang ada akan meningkatkan
kepuasan intelektualnya yang datang dar dalam diri siswa.
Siswa memperoleh pengetahuan yang
bersifat penyelidikan karena terlibat langsung dalam proses penemuan.
Belajar melalui inkuiri dapat
memperpanjang proses ingatan. Pengetahuan yang diperoleh dari hasil pemikiran
sendiri akan lebih mudah diingat.
Belajar dengan inkuiri, siswa dapat
memahami konsepkonsep sains dan ideide dengan baik.
Pengajaran menjadi terpusat pada siswa,
salah satu prinsip psikologi belajar menyatakan bahwa semakin besar
keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, maka semakin besar pula kemampuan
belajar siswa tersebut. Dalam pembelajaran inkuiri tidak hanya ditujukan untuk
belajar konsepkonsep dan prinsipprinsip saja tetapi juga belajar pengarahan
diri sendiri, tanggung jawab, komunikasi dan sebagainya.
Proses pembelajaran inkuiri dapat
membentuk dan mengembangkan konsep diri siswa. Keterlibatan siswa dalam proses
pembelajaran inkuiri lebih besar, sehingga memberikan kemungkinan kepada siswa
untuk memperluas wawasan dan mengembangkan konsep diri secara baik.
Tingkat harapan meningkat, tingkat
harapan merupakan bagian dari konsep diri. Ini berarti bahwa siswa memiliki
keyakinan atau harapan dapat menyelesaikan tugasnya secara mandiri berdasarkan
pengalaman penemuannya.
Model pembelajaran inkuiri dapat
mengembangkan bakat. Manusia memiliki berbagai macam bakat, salah satunya
adalah bakat akademik, semakin banyak kebebasan dalam proses pembelajaran maka
semakin besar kemungkinan siswa untuk mengembangkan bakatbakat lainnya,
seperti kreatif, social, dan sebagainya.
Model pembelajaran inkuiri dapat
menghindarkan siswa belajar dengan hafalan. Pembelajaran inkuiri menekankan
kepada siswa untuk menemukan makna lingkungan sekelilingnya.
Model pembelajaran inkuiri memberikan
kesempatan kepada siswa untuk mencerna dan mengatur informasi yang didapatkan.
Selain memiliki kelebihan, model
pembelajaran inkuiri terbimbing juga memiliki kekurangan. Adapun kekurangan
dari model pembelajaran inkuiri terbimbing, yaitu:
Model pembelajaran inkuiri mengandalkan
suatu kesiapan berpikir tertentu siswasiswa yang mempunyai kemampuan berpikir
lambat bisa kebingungan dalam berpikir secara luas membuat abstraksi, menemukan
hubungan antara konsepkonsep dalam suatu mata pelajaran, atau menyusun apa
yang telah mereka peroleh secara tertulis atau lisan. Siswa siswa yang
mempunyai kemampuan berpikir tinggi bisa memonopoli strategi penemuan, sehingga
menyebabkan frustasi bagi siswasiswa lain.
Tidak efisien, khususnya untuk mengajar
siswa yang berjumlah besar sebagai contoh banyak waktu yang dihabiskan untuk
membantu seorang siswa dalam menemukan teoriteori tertentu.
Harapanharapan dalam model pembelajaran
ini dapat terganggu oleh siswasiswa dan guruguru yang telah terbiasa dengan
pengajaran tradisional.
Dalam beberapa bidang ilmu (misalnya
sains), fasilitas yang dibutuhkan
untuk menguji ideide tertentu tidak
tersedia.
Beberapa pendidik menyatakan bahwa
pembelajaran inkuiri tidak memberikan kesempatan untuk berpikir kreatif, karena
konsepkonsep yang ditemukan telah dipilih guru dan prosesproses penemuannya
dibawah bimbingan guru.