Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Strategi Team Teaching

oleh: BintuNahel     Pengarang : lilik priha
ª
 
Pada era sekarang ini, kurikulum pendidikan di Indonesia sudah makin
berkembang. Telah banyak tuntutan-tuntutan yang ditujukan kepada guru. Saat
ini, guru dituntut untuk lebih inovatif dan kreatif dalam menentukan/ memilih
metode pembelajaran yang digunakan, yang tentunya harus disesuaikan dengan
materi pelajaran yang akan disampaikan kepada siswa. Jika melihat beberapa
masalah yang terjadi dalam dunia pendidikan, dalam hal ini pihak sekolah dan
guru-guru dituntut daya kreatifitasnya dalam memilih strategi yang tepat agar
segala tuntutan yang ditujukan terhadap guru khususnya itu dapat terpenuhi
dengan maksimal. Tampaknya strategi team teaching merupakan cara tepat. team
teaching merupakan strategi pembelajaran yang kegiatan pembelajarannya
dilakukan oleh satu orang guru atau lebih dengan pembagian peran dan tanggung
jawabnya masing-masing. 21
Menurut Harley dalam buku Ahmad Sudrajat salah satu strategi mengajar
yang digunakan oleh guru adalah team teaching. Berikut definisi tentang team
teaching:
“team teaching is best defined as that form of instruction in which several
teachers work together in planning, presenting, and evaluating the learning
experiences of their pupils”
Dari penjelasan di atas, team teaching merupakan bentuk pembelajaran
dimana beberapa guru bekerja sama dalam merencanakan, mempresentasikan,
dan mengevaluasi pengalaman belajar siswa22. Menurut Adrian team teaching
adalah suatu strategi mengajar dimana pendidiknya lebih dari satu orang yang
masing-masing mempunyai tugas, salah seorang pendidik ditunjuk sebagai
koordinator.23
Jenis – jenis strategi team teaching, di antaranya adalah :
1. Semi team teaching
a) Tipe 1 : Sejumlah guru mengajar pelajaran yang sama di kelas yang
berbeda, perencanaan materi dan metode disepakati bersama.
b) Tipe 2a : satu mata pelajaran disajikan oleh sejumlah guru secara
bergantian dengan pembagian tugas, materi dan evaluasi oleh masingmasing
guru.
c) Tipe 2b : satu mata pelajaran disajikan oleh sejumlah guru dengan
mendesain siswa secara berkelompok.
2. Team teaching penuh
a) Tipe 3 : satu tim terdiri dari dua orang guru atau lebih, waktu kelas sama,
pembelajaran mata pelajaran atau materi tertentu. Perencanaan,
pelaksanaan, dan evaluasi secara bersama dan sepakat.24
Dari jenis-jenis team teaching di atas, maka peneliti menggunakan
team teaching full tipe 3, di mana dalam satu kelas terdiri dari satu orang
guru atau lebih sehingga memudahkan siswa dalam pembelajaran di kelas.
Tahapan Pembelajaran dengan Strategi Team Teaching:
1. Tahap Awal
a. Perencanaan Pembelajaran disusun secara bersama
Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) harus disusun bersamasama
oleh guru yang tergabung dalam team teaching. Agar setiap guru
yang tergabung dalam team teaching memahami tentang apa-apa yang
tercantum dalam isi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tersebut,
mulai dari standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator yang
harus diraih oleh siswa dari proses pembelajaran, sampai kepada sistem
penilaian hasil evaluasi siswa.
b. Metode Pembelajaran disusun Bersama
Selain Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang harus
disusun bersama oleh team, metode yang akan digunakan oleh mereka
dalam proses pembelajaran team teaching pun harus direncanakan
bersama-sama oleh anggota team teaching. Perencanaan metode secara
bersama ini dilakukan agar setiap guru team teaching mengetahui alur
proses pembelajaran dan tidak kehilangan arah pembelajaran.
c. Partner Team Teaching Memahami Materi dan Isi Pembelajaran
Guru sebagai partner dalam team teaching bukan hanya harus
mengetahui tema dari materi yang akan disampaikan kepada siswa saja,
lebih jauh dari itu, mereka juga harus sama-sama mengetahui dan
memahami isi dari materi pelajaran tersebut. Hal ini agar keduanya bisa
saling melengkapi kekurangan pengetahuan yang ada di dalam diri
masing-masing. Terutama ini dapat dirasakan manfaatnya dalam
penyampaian materi pada siswa dan menjawab pertanyaan-pertanyaan
siswa atas penjelasan guru.
d. Pembagian Peran dan Tanggung Jawab Secara Jelas
Dalam team teaching, pembagian peran dan tanggung jawab
masing-masing guru harus dibicarakan secara jelas ketika merencanakan
proses pembelajaran yang akan dilaksanakan, agar ketika proses
pembelajaran berlangsung di dalam kelas, mereka tahu peran dan tugasnya
masing-masing. Tidak ada lagi yang namanya ketidakjelasan peran dan
tanggung jawab dalam hal ini.
2. Tahap Inti
Satu guru sebagai pemateri dalam dua jam mata pelajaran penuh, dan
satu orang sebagai pengawas dan pembantu team. Dua orang guru bergantian
sebagai pemateri dalam dua jam pelajaran, dalam hal ini berarti tugas sebagai
pemateri dibagi dua dalam dua jam pelajaran yang ada.
Diterbitkan di: 24 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.