Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pengertian Model Problem Based Learning (PBL)

Pengertian Model Problem Based Learning (PBL)

oleh: BintuNahel     Pengarang : khoirumas
ª
 
Problem Based Learning (PBL) telah dikenal sejak zaman John
Dewey, yang sekarang ini mulai diangkat sebab ditinjau secara umum PBL
menyajikan kepada siswa situasi masalah yang otentik dan bermakna yang
dapat memberikan kemudahan kepada siswa untuk melakukan penyelidikan
dan inkuiri.Menurut Dewey (dalam Trianto) belajar berdasarkan masalah
adalah interaksi antara stimulus dengan respon, merupakan hubungan antara
dua arah belajar dan lingkungan. Lingkungan memberi masukan kepada siswa
berupa bantuan dan masalah, sedangkan sistem saraf otak berfungsi
menafsirkan bantuan itu secara efektif sehingga masalah yang dihadapi dapat
diselidiki, dinilai, dianalisis serta dicari pemecahannya dengan baik.
Pengalaman siswa yang diperoleh dari lingkungan akan dijadikan bahan dan
materi guna memperoleh pengertian serta bisa dijadikan pedoman dan tujuan
belajarnya.
Menurut Arrends (1997), PBL merupakan suatu pendekatan
pembelajaran di mana siswa mengerjakan permasalahan yang otentik dengan
maksud untuk menyusun pengetahuan mereka sendiri, mengembangkan
inkuiri dan keterampilan berpikir tingkat tinggi, mengembangkan kemandirian
dan percaya diri. Sedangkan menurut Wina Sanjaya PBL dapat diartikan
sebagai rangkaian aktivitas pembelajaran yang menekankan kepada proses
penyelesaian masalah yang dihadapi secara ilmiah.Adapun menurut Sugiarso
Model PBL adalah suatu kegiatan pembelajaran yang berpusat pada masalah.
Berdasarkan beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa
model PBL adalah suatu pendekatan pembelajaran dimana siswa dihadapkan
pada suatu masalah yang kemudian dengan melalui pemecahan masalah itu
siswa belajar keterampilan-keterampilan melalui penyelidikan dan berpikir
sehingga dapat memandirikan peserta didik dalam belajar dan memecahkan
masalah. . . .
Diterbitkan di: 23 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.