Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Ciri-ciri kecerdasan emosi

Ciri-ciri kecerdasan emosi

oleh: BintuNahel     Pengarang : ikafaizatu
ª
 
Adapun ciri-ciri kecerdasan emosi ada lima yaitu:
1. Kesadaran diri (self-awareness) merupakan kemampuan mengenali perasaan
sehingga dimungkinkan mampu melakukan pengambilan keputusan masalah
secara cepat.
Terdapat tiga unsur kesadaran diri yaitu.
a. Kesadaran emosi ( emotional awarences) meliputi mengenali emosi sendiri
dan efeknya
b. Penilaian diri secara teliti (accurate self-awarences) yaitu kemampuan
mengetahui kekuatan dan batas-batas diri sendiri
c. Percaya diri (self-confidence) adalah keyakinan tentang harga diri dan
kemampuan sendiri
2. Pengaturan diri (self-regulation) merupakan kemampuan mengelola dan
menangani emosi sedemikian sehingga dapat teraktualisasi dengan tepat
sesuai kondisi dilingkungan sekitarnya. Self -regulation ini memiliki unsurunsur
:
a. Kendali diri (self-control) yaitu kemampuan mengelola emosi-emosi dan
desakan-desakan hati yang merusak
b. Sifat dapat dipercaya (trustworthiness) yaitu kemampuan memelihara
norma kejujuran dan inttegritas
c. Kehati-kehatian (conscientiousness) merupakan kemampuan untuk
bertanggung jawab atas kinerja pribadi
d. Adaptabilitas (adaptality) yaitu kemampuan keluwesan dalam menghadapi
perubahan
e. Inovasi (innovation) yaitu kemampuan untuk mudah menerima dan terbuka
terhadap gagasan, pendekatan, dan informasi-informasi baru.
3. Motivasi (motivation) merupakan kemampuan menggunakan hasrat kita yang
paling dalam untuk menggerakkan dan menuntun menuju sasaran, membantu
kita mengambil inisiatif dan bertindak sangat efektif, serta bertahan untuk
menghadapi kegagalan dan frustasi. Motivasi memiliki unsur-unsur:
a. Dorongan prestasi (achievement drive) merupakan suatu dorongan untuk
menjadi yang lebih baik atau memenuhi standar keberhasilan.
b. Komitmen (commitment) yaitu kemampuan untuk menyesuaikan diri
dengan sasaran kelompok atau lembaga.
c. Inisiatif (iniative) adalah kesiapan untuk memanfaatkan kesempatan
d. Optimisme (optimism) adalah kegigihan dalam memperjuangkan sasaran
kendati ada halangan dan kegagalan.
4. Empati (empathy) merupakan kemampuan untuk merasakan apa yang
dirasakan orang lain, mampu memahami pespektif mereka, menumbuhkan
hubungan saling percaya dan menyelaraskan diri dengan bermacam-macam
orang. Unsur-unsur empati, adalah :
a. Memahami orang lain (understanding others) merupakan kemampuan
mengindra perasaan dan prespektif orang lain dan menunjukkan minat aktif
terhadap kepentingan mereka;
b. Mengembangkan orang lain (developing others) merupakan kemampuan
untuk merasakan kebutuhan perkembangan orang lain dan berusaha
menumbuhkan kemampuan mereka;
c. Orientasi pelayanan (service orientation) adalah kemampuan untuk
mengantisipasi, mengenali, dan berusaha memenuhi kebutuhan pelanggan
d. Memanfaatkan keragaman (leveraging diversity) adalah kemampuan dalam
menumbuhkan peluang melalui pergaulan dengan bermacam-macam orang
e. Kesadaran politis (political awareness) merupakan kemampuan untuk
membaca arus-arus emosi sebuah kelompok dan hubungannya dengan
perasaan.
5. Keterampilan sosial (social skill) merupakan kemampuan menangani emosi
dengan baik ketika berhubungan dengan orang lain dan dengan cermat
membaca situasi dan jaringan sosial berinteraksi dengan lancar, menggunakan
keterampilan-keterampilan ini untuk mempengaruhi dan memimpin,
bermusyawarah dan menyelesaikan perselisihan, serta untuk bekerja dalam
tim. Unsur-unsur keterampilan sosial adalah:
a. Pengaruh (influence) merupakan untuk memilih taktik untuk melakukan
persuasi
b. Komunikasi (communication) merupakan kemampuan untuk mengirim
pesan yang jelas dan meyakinkan
c. Manajemen konflik (conclict management) kemampuan untuk negoisasi
dan pemecahan silang pendapat
d. Kepemimpinan (leadership) yaitu kemampuan untuk membangkitkan
inspirasi dan memadu kelompok dan orang lain
e. Katalisator perubahan (change catalyst) yaitu kemampuan untuk memulai
dan mengelola perusahaan
f. Membangun hubungan (building bonds) yaitu kemampuan untuk
menumbuhkan hubungan yang bermanfaat
g. Kolaborasi dan kooperasi (collaboration and cooperation) merupakan
kerja sama dengan orang lain demi tujuan bersama.
h. Kemampuan tim (team capabilities) adalah kemampuan untuk
menciptakan sinergi kelompok dalam memperjuangkan tujuan bersama.
Seluruh komponen di atas merupakan indikator dari kecerdasan
emosional seseorang, sehingga dapat dikatakan indikator tersebut merupakan
kemampuan yang berkaitan dengan sikap. Dalam penelitian ini peneliti
memanfaatkan data hasil tes kecerdasan emosional yang dilakukan sekolah
bekerja sama dengan suatu lembaga psikologi.
Diterbitkan di: 23 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.