Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Tahapan model pembelajaran Treffinger

Tahapan model pembelajaran Treffinger

oleh: BintuNahel     Pengarang : chotmilhud
ª
 
Semiawan menyatakan model pembelajaran Treffinger terdiri dari tiga
tahap:
1. Tahap pertama :
Pokok tugas pembelajarannya adalah keterbukaan terhadap aneka
gagasan baru dan melihat sebanyak-banyaknya kemungkinan atau
alternatif jawaban dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Kegiatan
ini bertujuan untuk mempersiapkan materi yang akan diajarkan kepada
siswa dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengungkapkan
gagasan dalam menjawab. Kegiatan ini tidak hanya mengarah pada
ditemukannya satu jawaban yang benar tetapi pada kemungkinan jawaban
dari penerimaan gagasan yang berbeda.
Pada tahap ini, kemampuan afektif yang dapat dikembangkan
meliputi keberanian dalam penerimaan dan pengungkapan gagasan atau
ide-ide baru dari dan untuk orang lain dalam menjawab segala rasa ingin
tahu terhadap sesuatu. Kemampuan kognitif dapat berupa kelancaran dan
kelenturan dalam menemukan gagasan-gagasan atau ide secara rinci dan
orisinal (produk asli) dari pemikiran sendiri.
Pada tahapan ini, siswa dihadapkan pada permasalahan baru
sebagai proses pemanasan dalam rangka memberikan stimulus atau
rangsangan terhadap pembelajaran. Pada proses ini, siswa berusaha
memahami dan menerima rangsangan dengan cara menemukan hubungan
rangsangan dengan pengetahuan awal yang dimiliki.
2. Tahap kedua :
Pada tahapan ini, kunci tugas utamanya adalah penggunaan
gagasan kreatif dalam situasi pemikiran kompleks yang disertai
ketegangan dan konflik dalam pemecahan masalah.
Kemapuan afektif yang dapat dimiliki meliputi, menggunakan
pengetahuan dan pengalaman terdahulu, kesadaran akan pengalaman yang
lalu untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dan lebih kompleks
dibandingkan dengan sebelumnya. Sedangkan kemampuan kognitiff
meliputi mengaplikasikan pengetahuan sebelumnya sebagai hasil evaluasi
dalam suatu percobaan atau kegiatan dengan menganalisis, menyimpulkan
kelebihan, dan menganalogikan sehingga dihasilkan jawaban.
3. Tahap ketiga:
Pada tahap ini, kunci tugas utamanya adalah penggunaan proses
perasaan dan pemikiran kreatif untuk pemecahan masalah secara mandiri
dalam menghadapi segala tantangan dan permasalahan yang nyata.
Kemampuan yang dikembangkan yang dimiliki meliputi
kemampuan afektif yaitu kemampuan dalam membentuk jati diri,
kepercayaan diri, dan mewujudkan diri menjadi pribadi yang produktif
menghasilkan sesuatu yang baru. Sedangkan kemampuan kognitifnya
meliputi kemamapuan untuk menjawab masalah yang ada dengan
mengelola sumber dan pengalaman hasil menyelesaikan masalah (produk)
untuk menjawab masalah yang ada.
Diterbitkan di: 23 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ni judul bukunya apa ia.. trus pengarangnya siapa..? mohon di bantu ia Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.