Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pengertian Pendidikan Islam Menurut Prof. Dr. Hasan Langgulung.

Pengertian Pendidikan Islam Menurut Prof. Dr. Hasan Langgulung.

oleh: faqod     Pengarang : Abdullah Mizzul Qo'if
ª
 

Sebelum kita masuk kepada konsep dan sistem pendidikan Islam menurut Prof. Dr. Hasan Langgulung kita perlu mengetahui pengertian dari pada konsep pendidikan baik pengertian secara umum tentang pendidikan ataupun pengertian secara khusus tentang pendidikan Islam. Pendidikan secara umum menurut Prof. Dr. Hasan Langgulung dalam karyanya Asas-asas Pendidikan Islam istilah education, dalam Bahasa Inggris yang berasal dari bahasa latin ‘educere’ berarti memasukkan sesuatu, barangkali bermaksud memasukkan ilmu ke kepala seseorang, kalaulah ilmu itu memang masuk di kepala.5 Ini sebagai salah satu sumber beliau dalam memahami pendidikan, walaupun nanti ada perbandingan dari bahasa lain.

Dalam bahasa Arab ada beberapa istilah yang biasa dipergunakan dalam pengertian pendidikan. Dalam masalah ini ada tiga kata yang sering digunakan oleh para pakar pendidikan, yaitu ta’aliim, tarbiyah dan ta’dib. Biasa dipergunakannya ta’lim sesuai dengan firman Allah SWT, yang berbunyi :

Wa ‘allama aadamal asmaai kullahaa tsumma ‘arhadlahum ‘alal malaaikati faqaala ambiuunii bi asmaai haaulaai inkuntum shaadiqiina. (Q.S. Al Baqarah : 31).

Artinya: “Dan Allah mengajarkan kepada Adam segala nama, kemudian ia berkata kepada malaikat berituhulah Aku nama-nama semua itu jika kamu benar.” (Q.S. Al Baqarah : 31).

Juga kata tarbiyah dipergunakan untuk pendidikan. Seperti firman Allah dalam surat Asra’ yang berbunyi :

...Rabbir hamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiraa. (Q.S. Bani Israil : 24).

Artinya: “... Hai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka mendidikku sewaktu kecil.” (Q.S. Bani Israil : 24).

Di samping itu kata ta’dib dipergunakan, seperti sebuah hadits Rasulullah saw. Yang berbunyi :

AddabaniiRabbi fa ahsana ta’diibii. (Al Hadits)

Artinya: “Allah mendidikku, maka ia memberikan kepadaku sebaik-baik pendidikan.” (Al Hadits).6

Ketiga kata atau istilah tersebut banyak digunakan oleh praktisi akademisi ataupun kalangan pemikir pendidikan untuk memberikan pengertian pendidikan. Walaupun ketiga istilah itu bisa digunakan dengan pengertian sama, namun ada beberapa ahli (Al Attas, 1980) berpendapat bahwa ta’alim hanya berarti pengajaran, jadi lebih sempit dari pendidikan. Dengan kata lain ta’alim hanyalah sebagian dari pendidikan. Sedangkan kata tarbiyah yang lebih luas digunakan sekarang di negara-negara Arab, terlalu luas. Sebab kata tarbiyah juga digunakan untuk binatang dan tumbuh-tumbuhan dengan pengertian memelihara atau membela, menternak dan lain-lain lagi. Sedang pendidikan yang diambil dari education itu hanya untuk manusia saja.7 Demikian dua kata yang menurut Prof. Dr. Hasan Langgulung memiliki kekurangan dari segi pengertian dasarnya jika dihubungan dengan pendidikan untuk manusia.

Jadi ta’dib kata Al Attas lebih tepat, karena tidak terlalu sempit sekedar mengajar saja, dan tidak meliputi makhluk-makhluk lain selain dari manusia. Jadi ta’dib sudah meliputi kata ta’lim dan tarbiyah. Selain daripada itu kata ta’dib itu erat hubungannya dengan kondisi ilmu dalam Islam termasuk dalam sisi pendidikan.8 Ini sebagian kajian mendalam mengenai perbedaan daripada masing-masing kata yang mempunyai kedekatan makna.


Diterbitkan di: 18 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa saja kontribusi dari hasan langgulung Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa saja fungsi pendidikn Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.