Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Penilaian pembelajaran

oleh: penulissstoppp     Pengarang : usman alwin
ª
 
Penilaian pembelajaran pada umumnya mencakup pretes, penilaian
proses, dan postes. Selanjutnya akan dijelaskan sebagai berikut :
a. Pretes (Tes awal)
Pada umumnya pelaksanaan proses pembelajaran dimulai dengan
pretes. Pretes ini memiliki banyak keguanaan dalam menjajagi proses
pembelajaran yang akan dilaksanakan. Oleh karena itu, pretes
memegang peranan yang cukup penting dalam proses pembelajaran.
Fungsi pretes ini antara lain dapat dikemukakan sebagai berikut :
1) Untuk mempersiapkan peserta didik dalam proses belajar, karena
dengan pretes maka pikiran siswa akan terfokus pada soal-soal yang
harus mereka jawab/kerjakan.
2) Untuk mengatahui tingkat kemajuan peserta didik sehubungan
dengan proses pembelajaran yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan
dengan membandingkan hasil pretes dengan postes.
3) Untuk mengetahui kemampuan awal yang telah dimiliki peserta
didik mengenai bahan ajar yang akan dijadikan topik dalam proses
pembelajaran.
4) Untuk mengetahui dari mana seharusnya proses pembelajaran
dimulai, tujuan-tujuan mana yang telah dikuasai peserta didik dan
tujuan-tujuan mana yang perlu mendapat penekanan dan perhatian
khusus.
Untuk mencapai fungsi yang ketiga dan keempat maka hasil pretes
harus segera diperiksa, sebelum pelaksanaan proses pembelajaran inti
dilaksanakan secara cepat dan cermat, jangan sampai mengganggu
suasana belajar dan mengalihkan perhatian peserta didik. Untuk itu,
pada waktu memeriksa pretes perlu siswa diberikan kegiatan lain,
misalnya membaca hand out atau buku teks. Dan pretes sebaiknya
dilakukan secara tertulis, meskipun bisa saja dilaksanakan secara lisan
atau perbuatan.
b. Penilaian proses
Penilaian proses dimaksud untuk menilai kualitas pembelajaran dan
pembentukan kompetensi dasar pada peserta didik, termasuk bagaimana
tujuan-tujuan relajar direalisasikan. Kualitas pembelajaran dapat dilihat
dari segi proses dan dari segi hasil. Dari segi proses, pembelajaran
dikatakan berhasil dan berkualitas apabila seluruhnya atau setidaknya
sebagian besar (75 %) peserta didik terlibat secara aktif, baik fisik,
mental, maupun sosial dalam proses pembelajaran, di samping
menunjukkan kegairahan relajar yang tinggi, semangat relajar yang
besar, dan rasa percata pada diri sendiri. Sedangkan dari segi hasil,
proses pembelajaran dikatakan berhasil apabila terjadi perubahan
perilaku yang positif pada diri peserta didik seluruhnya atau setidaknya
sebagian besar (75 %). Lebih lanjut, proses pembelajaran dikatakan
berhasil dan berkualitas apabila masukan merata, menghasilkan output
yang banyak dan bermutu tinggi, serta sesuai dengan kebutuhan,
perkembangan masyarakat dan pembangunan.
c. Postes (Tes akhir)
Pada umumnya pelaksanaan pembelajaran diakhiri dengan postes.
Sama halnya dengan pretes, postes juga memiliki banyak kegunaan,
terutama dalam melihat keberhasilan pembelajaran. Adapun fungsi
postes antara lain sebagai berikut :
1) Untuk mengetahui tingkat penguasaan peserta didik terhadap
kompetensi dasar yang telah ditentukan, baik secara individu
maupun kelompok. Hal ini dapat diketahui dengan membandingkan
antara hasil pretes dan postes.
2) Untuk mengetahui kompetensi dasar dan tujuan yang dapat dikuasai
oleh peserta didik, serta kompetensi dasar dan tujuan yang belum
dikuasainya. Apabila sebagian besar belum menguasainya maka
perlu dilakukan pembelajaran kembali (remedial teaching).
3) Untuk mengetahui peserta didik yang perlu mengikuti kegiatan
remedial dan yang perlu mengikuti kegiatan pengayaan, serta untuk
mengetahui tingkat kesulitan dalam mengerjakan modul (kesulitan
belajar).
4) Sebagai bahan acuan untuk melakukan perbaikan terhadap
komponen-komponen pembelajaran (modul) dan proses
pembelajaran yang telah dilaksanakan, baik terhadap perencanaan,
pelaksanaan, maupun penilaian.
Penilaian pendidikan apapun bentuknya dan bagaimanapun
pelaksanaannya harus dapat memenuhi fungsinya sebagai berikut :
1) Akuntabilitas publik (public accountability), akuntabilitas publik
maksudnya bahwa penilaian pendidikan harus mampu menyediakan
dan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kemajuan
dan prestasi yang dicapai sehubungan dengan manfaat dari setiap
biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan pendidikan.
2) Pengendalian mutu (quality control), pengendalian mutu pendidikan,
maksudnya bahwa penilaian pendidikan harus dapat menjadi
instrumen untuk mengendalikan dan menjamin bahwa setiap
keluaran (output) pendidikan telah memenuhi kualifikasi dan
kompetensi sesuai dengan standar kelulusan (SKL).
3) Motivator (pressure to achieve), motivator maksudnya bahwa
penilaian pendidikan harus menjadi instrumen untuk mendorong
pengelola, penyelenggara dan peserta pendidikan untuk berusaha
lebih keras dan sungguh-sungguh (ijtihad) dalam mewujudkan hasil
yang diharapkan.
4) Seleksi dan penempatan (selection and placement), seleksi dan
penempatan maksudnya bahwa hasil penilaian pendidikan harus
dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pertimbangan untuk
menerima atau menolak seorang pelamar, khsusnya jika di tempat
yang tersedia lebih sedikit dari jumlah yang melamar. Di samping
itu, hasil penilaian juga harus dapat dijadikan sebagai bahan
pertimbangan dalam menentukan kelanjutan pendidikan seseorang,
dan memposisikan seseorang di masyarakat dalam dunia kerja.
5) Diagnostik (diagnostict), diagnostik maksudnya bahwa penilaian
pendidikan yang dilaksanakan harus dapat memberikan umpan balik
(feedback) kepada lembaga tentang kekuatan dan kelemahannya
sehingga dapat ditindak lanjuti dan ditingkatkan pelayanannya.
Fungsi ini sering juga dikaitkan dengan fungsi peningkatan mutu
karena umpan balik yang tepat dapat mendorong dan mendongkrak
kegiatan dan program pendidikan untuk meningkatkan mutu layanan
secara berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hasilnya.
Diterbitkan di: 16 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.