Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Urgensi rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)

Urgensi rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)

oleh: jayaatulisss     Pengarang : usman alwin
ª
 
Pentingnya rencana pelaksanaan pembelajaran
Perencanaan merupakan bagian penting yang harus diperhatikan
dalam implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan, yang akan
menentukan kualitas pembelajaran secara keseluruhan dan menentukan
kualitas pendidikan serta kualitas sumber daya manusia (SDM), baik di
masa sekarang maupun di masa depan.
Oleh karena itu, dalam kondisi dan situasi bagaimanapun, guru
tetap harus membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), karena
perencanaan merupakan pedoman pembelajaran. Guru boleh saja tidak
membuat kurikulum, boleh juga tidak membuat alat peraga, bahkan
dalam hal tertentu tidak melakukan penilaian, tetapi tidak boleh tidak
membuat perencanaan. Demikian pentingnya perencanaan bagi guru,
sehingga salah kalau ada anggapan bahwa guru cukup mengembangkan
silabus. Silabus itu masih umum dan masih perlu dijabarkan ke dalam
perencanaan atau RPP yang lebih khusus.
Dalam hal ini, silabus belum memuat secara rinci apa yang harus
dilakukan oleh peserta didik, apa yang harus dilakukan guru dalam
membantu peserta didik membentuk kompetensi, apa yang harus
digunakan, bagaimana caranya, serta berapa lama waktu yang
diperlukan. Oleh karena itu, dalam setiap implementasi kurikulum, guru
tetap dituntut dan harus membuat RPP, hanya caranya bisa lebih
disederhanakan.
Dalam implementasi KTSP pada PAI, guru PAI diberikan
kewenangan secara leluasa untuk menganalisis standar kompetensi dan
kompetensi dasar (SK-KD) sesuai dengan karakteristik dan kondisi
sekolah, serta kemampuan guru itu sendiri dalam menjabarkannya
menjadi silabus dan RPP yang siap dijadikan pedoman pembentukan
kompetensi peserta didik. RPP yang baik adalah yang bisa dilaksanakan
secara optimal dalam kegiatan pembelajaran dan pembentukan
kompetensi peserta didik. Oleh karena itu, RPP yang baik memberi
petunjuk yang operasional tentang apa-apa yang harus dilakukan guru
dalam pembelajaran, dari awal guru masuk kelas sampai akhir
pembelajaran. Dalam hal ini, RPP merupakan perencanaan jangka
pendek untuk memperkirakan dan memproyeksikan tentang apa yang
akan dilakukan guru dalam pembelajaran dan pembentukan kompetensi
peserta didik.
Dengan demikian, RPP merupakan upaya untuk memperkirakan
tindakan yang akan dilakukan dalam kegiatan pembelajaran. Upaya
tersebut perlu dilakukan untuk mengkoordinasikan komponenkomponen
pembelajaran, yakni kompetensi dasar, materi standar,
indikator hasil belajar, dan penilaian berbasis kelas (PBK). Kompetensi
dasar berfungsi mengembangkan potensi peserta didik, materi standar
berfungsi memberi makna terhadap kompetensi dasar, indikator hasil
belajar berfungsi menunjukkan keberhasilan pembentukan kompetensi.
Sedangkan PBK berfungsi mengukur pembentukan kompetensi dan
menentukan tindakan yang harus dilakukan apabila kompetensi dasar
belum terbentuk atau belum tercapai.
Mengingat pentingnya RPP dalam implementasi KTSP, yang akan
menentukan berhasil tidaknya pembelajaran, idealnya peserta didik
dilibatkan dalam pengembangannya, untuk mengidentifikasi
kompetensi, menetapkan materi standar, mengembangkan indikator
hasil belajar, dan melakukan penilaian.
Diterbitkan di: 15 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.