Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Macam-Macam Metode Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini

Macam-Macam Metode Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini

oleh: sangrajasuksesss     Pengarang : al priyono
ª
 
Didunia pendidikan, banyak ragam metode pembelajaran. Dari
sekian metode yang ada, seorang guru dapat menggunakan dua, tiga
bahkan lebih metode pembelajaran sekaligus dalam proses belajar
mengajar di kelas atau di luar kelas. Hal ini bisa dilakukan agar perhatian
dan minat para murid dapat tercurahkan pada materi pelajaran yang
disampaikan.
Banyaknya macam metode pembelajaran tersebut, disebabkan oleh
karena metode tersebut dipengaruhi oleh berbagai macam faktor berikut
:
a. Tujuan yang berbeda-beda dari masing-masing materi yang
disampaikan.
b. Perbedaan latar belakang dan kemampuan masing-masing peserta
didik/murid.
c. Perbedaan orientasi, sifat dan kepribadian serta kemampuan dari
masing-masing guru.
d. Faktor situasi dan kondisi, dimana proses pendidikan dan pembelajaran
berlangsung. Termasuk dalam hal ini jenis lembaga pendidikan dan
faktor geografis yang berbeda-beda.
e. Tersedianya fasilitas pengajaran yang berbeda-beda, baik secara
kuantitas maupun secara kualitasnya.
Agar tujuan pembelajaran yang hendak dicapai bisa terealisasi
secara optimal, maka seorang guru bisa menggunakan berbagai macam
metode pembelajaran yang digunakan pada pendidikan anak usia dini,
sebagai berikut:
1. Metode Bermain
Bermain adalah aktifitas anak sehari-hari. Sebagaian besar
orang mengerti apa yang dimaksud dengan bermain, namun demikian
mereka tidak dapat memberikan batasan apa yang dimaksud dengan
bermain. Beberapa ahli peneliti memberikan batasan arti bermain
dengan memisahkan aspek-aspek tingkah laku yang berbeda dalam
bermain. Sedikitnya ada lima kreteria dalam bermain, yaitu :
a. Motivasi intrinsik. Tingkah laku bermain dimotivasi dari dalam diri
anak, karena itu dilakukan demi kegiatan itu sendiri dan bukan
karena tuntutan masyarakat atau fungsi-fungsi tubuh.
b. Pengaruh positif. Tingkah laku itu menyenangkan atau
menggembirakan untuk dilakukan.
c. Bukan dikerjakan sambil lalu. Tingkah laku itu bukan dilakukan
sambil lalu, karena itu tidak mengikuti pola atau urutan yang
sebenarnya, melainkan lebih bersifat pura-pura.
d. Cara/tujuan. Cara bermain lebih diutamakan dari pada tujuannya.
Anak lebih tertarik pada tingkah laku itu sendiri dari pada yang
dihasilkan.
e. Kelenturan. Bermain itu perilaku yang lentur. Kelenturan
ditunjukkan baik dalam bentuk maupun hubungan serta berlaku

dalam setiap situasi.
Diterbitkan di: 12 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.