Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Jenis-Jenis Asesmen Autentik Portofolio

Jenis-Jenis Asesmen Autentik Portofolio

oleh: wanitamandiriiiiiiii     Pengarang : sahudi
ª
 
Menurut Batzle ada tiga jenis portofolio yang dapat digunakan
sebagai asesmen/ penilaian portofolio yaitu:
a. Portofolio Proses (working)
Portofolio Proses berisi karya siswa yang sedang dalam
perkembangan, dapat berisi hasil usaha terbaik dan terjelek siswa.
Umumnya portofolio proses tidak langsung dievaluasi tetapi dapat
digunakan untuk mengakses strategi pembelajaran yang akan
datang dan mereview kemajuan siswa dalam waktu tertentu.
b. Portofolio Hasil Kerja (show case)
Portofolio Hasil Kerja berisi hasil akhir (makalah, laporan
proyek, dan contoh-contoh dari upaya terbaik) yang merefleksikan
upaya terbaik siswa. Dalam memilih hasil akhir dalam
portofolio hasil kerja ini dapat ditentukan sepenuhnya oleh guru
tetapi seringkali mempertimbangkan masukan dari siswa.
c. Portofolio Penilaian (evaluative)
Portofolio penilaian berisi semua hasil catatan yang diperlukan
oleh guru untuk mengevaluasi siswa dan berisi lebih dari
hasil karya terbaik siswa. Dalam portofolio penilaian dapat ditambahkan
hasil tes atau hasil strategi penilaian lain untuk dimasukkan
dalam evaluasi akhir siswa.
Pada akhir semester atau akhir waktu penyusunan portofolio,
siswa diminta untuk mengubah suatu portofolio proses menjadi portofolio
hasil kerja (dengan memilih karya terbaik dan membuang karya
yang kurang memuaskan). Sehingga pada gilirannya portofolio tersebut
dapat dijadikan portofolio penilaian dengan menambahkan kelangkapan
lainnya termasuk hasil refleksi diri siswa.
Portofolio evaluasi/penilaian dapat dibuat oleh guru ataupun
siswa. Portofolio evaluasi siswa berisi bukti-bukti yang diperlukan oleh
guru untuk menilai siswa. Sedangkan portofolio evaluasi guru berisi bukti
hasil penilaian portofolio siswa.
Untuk menilai portofolio yang telah dibuat siswa, diperlukan alat
untuk mengaksesnya. Adapun bentuk-bentuk alat yang dapat digunakan
diantaranya sebagai berikut:
1). Catatan Anekdotal, yaitu berupa lembaran khusus yang mencatat
segala bentuk kejadian mengenai perilaku siswa, khususnya selama
berlangsungnya proses pembelajaran. Lembaran ini memuat hal yang
diamati, waktu pengamatan, dan lembar rekaman kejadiannya.
2). Ceklis atau daftar cek, yaitu daftar yang telah disusun berdasarkan
tujuan perkembangan yang hendak dicapai siswa.
3). Skala penilaian yang mencatat gambaran kemajuan perkembangan
siswa
4). Respon-respon siswa terhadap pertanyaan
5). Tes skrining berguna untuk mengidentifikasi keterampilan siswa
setelah pengajaran dilakukan, misalnya siswa mengerjakan tes hasil
belajar, PR, LKS, laporan kegiatan lapangan setelah pengajaran
dilakukan.
Berdasarkan uraian di atas, dalam tulisan ini siswa diminta membuat
portofolio evaluasi. Portofolio tersebut berupa bukti-bukti yang
diperlukan untuk mengevaluasi proses dan hasil belajar siswa. Sedangkan,
alat yang digunakan untuk menilai portofolio siswa adalah skala penilaian
yang terdapat dalam rubrik penskoran. Hasil penilaian portofolio siswa
digunakan sebagai dokumen portofolio guru.
Diterbitkan di: 09 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.