Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Mengatasi ANak Putus Sekolah

Mengatasi ANak Putus Sekolah

oleh: RaySamba     Pengarang : Ray SAmba
ª
 
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; line-heigh t:115%; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif";}

Banyak tindakan yang dapat dilakukan untuk menangani anak putus sekolah, tindakan tersebut antara lain:

1. Sekolah Memberikan Beasiswa kepada Siswa tidak Mampu

Sekolah haruslah memberikan kebijakan yang adil terhadap siswa tidak mampu. Misalnya memprioritaskan beasiswa kepada siswa yang tidak mampu. Meski biaya pendidikan telah gratis, namun beban pendidikan tidaklah sedikit. Diharapkan beasiswa yang diberikan dapat dipergunakan untuk melengkapi sarana belajar sehingga dapat menunjang prestasi belajar siswa.

Saat ini banyak beasiswa yang diberikan oleh pemerintah maupun oleh pihak swasta. Oleh karena itu, pihak sekolah harus benar-benar dapat memilah dan memilih dengan baik siapa saja siswa yang layak untuk menerima beasiswa tersebut.

2. Melakukan Pendekatan Pribadi bagi Siswa yang Terancam Putus Sekolah

Pendekatan ini lebih baik dilakukan oleh mereka yang sangat dekat terhadap anak yang terancam putus sekolah. Misalnya dilakukan oleh guru atau rekan sekelasnya. Pendekatan dilakukan untuk memberikan motivasi dan pencerahan agar siswa tersebut terus melanjutkan pendidikan. Selain dari itu, pendekatan juga diharapkan dengan memberikan solusi yang nyata bagi permasalahan yang dihadapi.

3. Mendatangi Orang Tua

Sama halnya dengan hal di atas, mendatangi orang tua dilakukan agar orang tua mengerti akan resiko yang diambil apabila anaknya sampai putus sekolah. Diharapkan orang tua dapat memberikan nasihat atau bimbingan kepada anaknya agar mereka terus melanjutkan pendidikannya.

4. Bekerjasama dengan LSM

Banyak sekali LSM yang peduli akan pendidikan. Mereka mempunyai links dan relasi yang cukup banyak sehingga dapat menjadi alternative bagi masalah yang dihadapi siswa. LSM biasanya mempunyai program-program bantuan pendidikan, baik itu berupa beasiswa, pendampingan, penyediaan buku pelajaran, program orang tua asuh dan lain sebagainya.

Diterbitkan di: 03 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.