Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Jenis Pola Asuh Orang Tua Terhadap Anak

Jenis Pola Asuh Orang Tua Terhadap Anak

oleh: RaySamba     Pengarang : Ray SAmba
ª
 

Berikut ini kami paparkan beragam bentuk pola asuh yang biasa dilakukan oleh orang tua terhadap anak-anak mereka.

1. Pola Asuh Otoritative (Otoriter), ciri-ciri sebagai berikut:

a. Cenderung tidak memikirkan apa yang terjadi di kemudian hari ,fokus lebih pada masa kini.

b. Untuk kemudahan orang tua dalam pengasuhan.

c. Menilai dan menuntut anak untuk mematuhi standar mutlak yang ditentukan sepihak oleh orang tua.

Efek pola asuh otoriter terhadap perilaku belajar anak dapat diuraikan sebagai berikut:

a. Anak menjadi tidak percaya diri, kurang spontan ragu-ragu dan pasif, serta memiliki masalah konsentrasi dalam belajar.

b. Ia menjalankan tugas-tugasnya lebih disebabkan oleh takut hukuman.

c. Di sekolah memiliki kecenderungan berperilaku antisosial, agresif, impulsive dan perilaku mal adatif lainnya.

d.

2. Pola Asuh Permisive (Pemanjaan)

Efek pola asuh permisif terhadap perilaku belajar anak adalah sebagai berikut:

a. Anak memang menjadi tampak responsif dalam belajar, namun tampak kurang matang (manja), impulsive dan mementingkan diri sendiri, kurang percaya diri (cengeng) dan mudah menyerah dalam menghadapi hambatan atau kesulitan dalam tugas-tugasnya.

b. Tidak jarang perilakunya disekolah menjadi agresif.

3. Pola Asuh Indulgent (Penelantaran)

Karakter pola asuh penelantaran mempunyai ciri sebagai berikut:

a. Menelantarkan secara psikis.

b. Kurang memperhatikan perkembangan psikis anak.

c. Anak dibiarkan berkembang sendiri.

Efek pola asuh indulgent terhadap perilaku belajar anak :

a. Anak dengan pola asuh ini paling potensial telibat dalam kenakalan remaja seperti penggunaan narkoba, merokok diusia dini dan tindak kriminal lainnya.

b. Impulsive dan agresif serta kurang mampu berkonsentrasi pada suatu aktivitas atau kegiatan.

4. Pola Asuh Autoritatif (Demokratis)

a. Menerima anak sepenuh hati, memiliki wawasan kehidupan masa depan yang dipengaruhi oleh tinakan-tidakan masa kini.

b. Memprioritaskan kepentingan anak, tapi tidak ragu-ragu mengendalikan anak.

c. Membimbing anak kearah kemandirian, menghargai anak yang memiliki emosi dan pikirannya sendiri

Adapunefek pola asuh autoritatif terhadap perilaku belajar anak:

a. Anak lebih mandiri, tegas terhadap diri sendiri dan memiliki kemampuan introspeksi serta pengendalian diri.

b. Mudah bekerjasama dengan orang lain dan kooperatif terhadapo aturan.

c. Lebih percaya diri akan kemampannya menyelesaikan tugas-tugas.

Diterbitkan di: 03 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.