Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Tujuan, Kajian Teori dan Tinjuan Kepustakaan

Tujuan, Kajian Teori dan Tinjuan Kepustakaan

oleh: faqod     Pengarang : Syamsul Hadi
ª
 
Tujuan, Kajian Teori dan Tinjauan kepustakaan

Setiap kegiatan dan tindakan manusia bertujuan. Dalam kegiatan penelitian, tujuan yang hendak dicapai harus dinyakatakan dan dirumuskan dengan tegas, jelas, dan eksplisit. Kemudian antara masalah, tujuan dan kesimpulan yang muncul harus sejalan dan saling berkaitan logis satu dengan yang lain. Tidak boleh terjadi antara masalah, tujuan, dan kesimpulan penelitian tidak besinggungan secara logis dan atau diletakkan sebagai serpihan-serpihan konsep yang terpisah alias tidak memiliki benang merah yang saling merajut.

Dalam penelitian kualitatif, tujuan diletakkan dan diarahkan untuk memahami (understanding) suatu fenomena. Tujuan didudukkan kedalam kerangka filosofi yangbernuansa hermeneutik. Tidak diletakkan dan diarahkan untuk menjelaskan (explain) serentetan variabel. Karena itu penelitian kualitatif juga sering disebut dengan penelitian pemahaman, bukan penelitian penjelasan. Jadi dengan demikian, dalam menyusun kerangka penelitian kualitatif tujuan dinyatakan untuk memahami sebuah fenomena sosial tertentu, bukan untuk menjelaskan hubungan atau pengaruh antar variabel untuk kemudian diuji dengan menggunakan rumus-rumus statistik.


Kajian Teori dan Tinjuan Kepustakaan

Rancangan penelitian yang baik perlu menyertakan kajian teoritis serta penelusuran bajan-bahan kepustakaan. Mengapa demikian?. Pertama, dapat menyajikan kerangka konsepsi penelitian serta memberi alasan kuat dari kacamata teoretis tentang pentingnya penelitian itu dilakukan. Kedua, dapat menjadi acuan dalam membuat pertanyaan-pertanyaan penelitian secara mendasar dan tajam menyangkut pokok masalah yang diteliti. Ketiga, memberi akses untuk membandingkan pokok masalah yang kita pilih dengan pokok masalah dari topik serupa berikut temuan-temuannya, yang pernah ada. Jadi , kitapun akan mendapatkan kekayaan informasi mengenai penelitian-penelitian terdahulu, juga memperkaya wawasan. Keempat, dengan begitu kita dapat memposisikan dengan baik penelitian yang hendak dilakukan. Kelima, dapat membangkitkan rasa percaya diri serta meneguhkan keyakinan karena penelusuran kepustakaan dapat memberikan kepastian bahwa konstruk yang berhubungan dengan penelitian yang akan dilakukan tersedia adanya.

Perlu ditegaskan bahwa kajian teori untuk rancangan penelitian kualitatif tidak dimaksudkan meletakkan suatu teori untuk diuji ataupun menjadi jawaban atas pokok masalah yang diajukan, melainkan teori diposisikan sebagai perspektif yang diharapkan dapat membantu memahami pokok persoalan dari sebuah fenomena yang diteliti. Jadi, sifatnya lebih fasif.

Diterbitkan di: 02 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.