Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Fungsi Guru dalam Proses Pembelajaran

Fungsi Guru dalam Proses Pembelajaran

oleh: irzu     Pengarang : ledilizzah
ª
 
Pendidik dalam pengertian lain, ada beberapa istilah, seperti
usta>dh, mu’a>lim, mu’adib, murabbi dan lain sebagainya. Dari istilahistilah
itu pada dasarnya mempunyai makna yang sama, yakni sama-sama
pendidik (guru). Pada hakikatnya pendidik dalam Islam adalah orangorang
yang bertanggungjawab terhadap perkembangan peserta didik
dengan mengupayakan seluruh potensi anak didik, baik afektif, kognitif
dan psikomotor.36
Senada dengan ini, Moh. Fadhil al-Jamali menyebutkan bahwa
pendidik adalah orang yang mengarahkan manusia kepada kehidupan
yang baik sehingga terangkat derajat kemanusiaannya sesuai dengan
kemampuan dasar yang dimiliki oleh manusia.37 Sedangkan menurut al
Aziz, bahwa pendidik adalah orang yang bertanggungjawab dalam
menginternalisasikan nilai-nilai religius dan berupaya menciptakan
individu yang memiliki pola pikir ilmiah dan pribadi yang sempurna.38
Masing-masing definisi tersebut, mengisyaratkan bahwa peran,
tugas dan tanggungjawab sebagai seorang pendidik tidaklah gampang,
karena dalam diri anak didik harus terjadi perkembangan baik secara
afektif, kognitif maupun psikomotor. Dalam setiap individu terdidik harus
terdapat perubahan ke arah yang lebih baik. Jika dalam ajaran Islam anak
didik harus mampu menginternalisasikan ajaran-ajaran dalam dirinya,
sehingga mampu menjadi pribadi yang bertaqwa dan ber-akhlaq alkari>
mah yang akan bahagia baik di dunia dan di akhirat.
Adapun syarat dan sifat yang harus dimiliki oleh guru, menurut al-
Abrasyi, sebagaimana dikutip Ahmad Tafsir, antara lain adalah:
a. Guru harus selalu mengetahui karakter murid
b. Guru harus selalu berusaha meningkatkan keahliannya, baik dalam
bidang yang diajarkannya maupun dalam cara mengajarkannya.
c. Guru harus mengamalkan ilmunya dan jangan berbuat berlawanan
dengan ilmu yang diajarkannya.39
Oleh karena itu, proses dan hasil pembelajaran sebagian besar
ditentukan oleh peranan dan kompetensi guru. Guru yang kompeten akan
lebih mampu menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan akan lebih
mampu mengelola kelasnya sehingga hasil belajar siswa berada pada
tingkat optimal. Anggapan bahwa guru adalah satu-satunya sumber
belajar, di lain pihak siswa hanya menyimak dan mendengarkan informasi
atau pengetahuan yang diberikan gurunya sehingga guru mendominasi
proses pembelajaran dari awal sampai akhir adalah anggapan yang salah.
Bahkan kadang-kadang masih ada anggapan yang keliru bahwa siswa
dipandangnya sebagai obyek sehingga siswa kurang dapat dikembangkan
potensinya.
Dalam konsep belajar mengajar, siswa adalah subyek belajar, bukan
obyek. Siswa sebagai unsur pokok dan sentral, bukan unsur pendukung
dan tambahan. Yang penting dalam proses pembelajaran guru hanya
membantu menciptakan kondisi yang kondusif serta memberikan motivasi
dan bimbingan agar siswa dapat mengembangkan potensi dan
kreativitasnya ke arah yang baik. Diharapkan dengan pola pembelajaran
seperti itu akan terbentuk manusia-manusia yang aktif dan kreatif.
Peranan dan kompetensi guru dalam proses pembelajaran meliputi
banyak hal, yaitu guru sebagai pengajar, pengelola kelas, pemimpin kelas,
pembimbing, pengatur lingkungan, partisipan, ekspeditor, perencana,
demonstrator, supervisor, motivator, dan konselor.40 Yang akan
dikemukakan di sini adalah peranan yang dianggap paling dominan dan
diklasifikasikan sebagai berikut:
a. Guru sebagai demonstrator
Sebagai demonstrator guru dituntut mampu memperagakan materi
yang diajarkannya secara didaktis. Maksudnya agar materi yang
disampaikannya itu betul-betul dimiliki oleh siswa.
b. Guru sebagai pengelola kelas
Dalam hal ini guru dituntut untuk menyediakan dan menggunakan
fasilitas kelas untuk bermacam-macam kegiatan pembelajaran agar
mencapai hasil yang baik. Guru juga bertanggung jawab memelihara
lingkungan fisik kelasnya agar senantiasa menyenangkan untuk
belajar dan mengarahkan atau membimbing proses intelektual dan
sosial di dalam kelasnya. Guru hendaknya mampu memimpin kegiatan
belajar yang efektif dan efisien dengan hasil optimal.
Diterbitkan di: 31 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.