Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pengertian Kedisiplinan

Pengertian Kedisiplinan

oleh: irzu     Pengarang : ashari
ª
 
Sebelum membahas terlalu jauh tentang kedisiplinan maka perlu
terlebih dahulu mengetahui pengertian apa sebenarnya maksud dari
kedisiplinan itu sendiri, dilihat dari aspek kata kedisiplinan mempunyai
kata dasar “disiplin“ yang mendapat awalan “ke” dan akhiran “an”.
Adapun pengertian kata kedisiplinan bisa dilihat dari dua aspek
yakni secara etimologis dan secara terminologis. Secara etimologis,
kedisiplinan bisa berarti:
a. Pelatihan batin dan watak untuk mematuhi tata tertib yang ada
b. Ketaatan pada aturan dan tata tertib
Sedangkan secara terminologis, pengertian kedisiplinan bisa dilihat
dari pendapat yang dikemukakan oleh para ahli sebagaimana berikut:
a. Menurut Piet A Sahertian
Kedisiplinan adalah pengembangan personal pada jiwa yang
terdidik yang muncul dari dirinya sendiri tanpa adanya suatu
paksaan dalam pengembangan personal itu.
b. Menurut Hadari Nawawi
Kedisiplinan adalah pembinaan secara terus menerus akan
kesadaran untuk memenuhi peraturan-peraturan.
c. Menurut Amir Daien IK
Kedisiplinan adalah kesediaan dan kesadaran seseorang untuk
mematuhi peraturan yang ada mengingat sangat penting ketaatan itu
pada dirinya.
d. Menurut Subari
Kedisiplinan adalah ketaatan pada peraturan yang dilandasi
dari kesadaran diri sendiri.
e. Menurut Sukarna75
Kedisiplinan adalah pengembangan dan pengendalian akan
perasaan, pikiran dan kehendak untuk mematuhi peraturanperaturan.
Dari beberapa pengertian kedisiplinan yang telah dikemukakan oleh
beberapa ahli diatas bisa ditarik kesimpulan bahwa disiplin adalah
merupakan suatu pengembangan, pengendalian yang timbul dari diri
sendiri bukan atas paksaan seseorang untuk memenuhi peraturanperaturan
yang berlaku . . . . . . . . . . . . . .
Diterbitkan di: 30 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.