Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Model Pembelajaran Project Based Learning

Model Pembelajaran Project Based Learning

oleh: faqod     Pengarang : fulan/h
ª
 

Model Pembelajaran Project Based Learning

Pembelajaran Project Based Learning adalah pembelajaran yang terfokus pada konsep inti dan prinsip displin, melibatkan siswa di dalam pemecahan masalah, penyelidikan dan tugas-tugas lain yang bermanfaat, membuat siswa bekerja secara otonomi untuk membentuk pengetahuan mereka dan menghasilkan suatu produk tertentu.

Regie stites of SRI, International, 1998

Several points should be kept in mind when considering the finding research that compare the relative impacts of PBL and more traditional learning activities on student achievement:

Project-based learning is typically implemented in the context of comprehensive educational reforms and therefore it is difficult to isolate the effects of PBL on student learning.

Project-based learning and closely related instructional strategies (such as problem based learning and the project approach) are implemented differently in different context and therefore it is difficult to compare results across cases.

Project based learning is linked to a theory of learning (constructivism) that entails a shift in learning objectives (stressing higher order thinking skills and performance-based, authentic assessments) and therefore standardized achievement tests may not be the best measures of PBL’ impact.

Di dalam kelas, PBL memberikan kesempatan luas kepada guru untuk menjalin hubungan dengan siswa. Guru dapat menjadi pembina, fasilitator dan rekan kerja. Pembahasan penyelesaian produk, perencanaan dan pemecahan masalah adalah pokok bahasan yang dilakukan baik di dalam kelas maupun di luar kelas.

Produk yang diselesaikan oleh siswa dapat digunakan sebagai bahan untuk berkomunikasi antar guru, untuk dijadikan perbandingan dan kajian ulang tentang teknik pengajaran sehingga dapat diharapkan akan menghasilkan suatu kesimpulan tentang teknik pengajaran yang efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran.

PBL membantu pengembangan:

Kemampuan kerja secara berkelompok.

Kecakapan hidup / life skill, contohnya memimpin kerja kelompok dan membuat rencana kerja.

Pemaksimalan penggunaan teknologi / media apa saja untuk melengkapi tampilan produk.

Kemampuan kognitif, contohnya membuat keputusan, memberikan penilaian, pemecahan masalah.

Kemampuan pengaturan diri, pengaturan tempat kerja, penyusunan tugas dan pengaturan waktu.

Sikap, menyukai belajar dan ketertarikan untuk belajar lebih lanjut.

Kecakapan, pengendalian diri, keinginan untuk berprestasi.

Hasil dari PBL adalah hasil yang produktif, karena PBL dapat memperkenalkan ketrampilan professional dan strategi disiplin. Menyatukan penerapan ketrampilan yang dihubungkan dengan perencanaan, penyelesaian, pemantauan dan penilaian di dalam penyelidikan intellectual / penelitian ilmiah. Mengembangkan kemampuan untuk berinisiatif, berusaha dan mandiri. Mengembangkan kemampuan metakognitif, contohnya pemantauan dan evaluasi terhadap diri sendiri. Membuat pembelajaran lebih berarti dengan menyatukan konsep antar mata pelajaran. Menghubungkan kemampuan kognitif, sosial dan pengaturan diri.

Diterbitkan di: 29 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa nama buku dan siapa pengarang buku project based learning...??? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.