Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pemikiran Hasan Al-Banna

Pemikiran Hasan Al-Banna

oleh: rajauntung     Pengarang : irawanaria
ª
 
Hasan Al-Banna merupakan intelektual muslim, seorang politisi yang berwawasan luas, banyak bergaul dengan orang lain, ahli dalam berbagai ilmu di seantero mesir kala itu.
Untuk mengetahui corak pemikiran Al-Banna, kita dapat mengetahui dari aktifitas kehidupan dan keilmuannya. Secara garis besar yaitu : Beliau menjadi pendiri sekaligus pemimpin pertama pergerakan Ikhwanul Muslimin, mengajar di sebuah sekolah di kota Al-Ismailiyah, mendirikan sekolah Ummahatul Mukminin, serta mencari dalil dalam berfatwa.
1. Kefasihan Bicara
Al-Ustadz Hasan Al-Banna adalah seorang penulis, orator dan juru bicara yang menyampaikan ayat-ayat Al-Qur'an. Di belakang semua itu, Ia telah membaca banyak hal, mencapai pendidikan dan meraih pengalaman. Ia benar-benar menguasai warisan intelektual Islam secara baik. Ia banyak mengenal orang. dari mereka Ia mendengarkan, berdiskusi dan mengetahui pengalaman-pengalaman dan apa saja yang terkait dengan dai dan dakwah.
Dr Manshur Fahmi berkata, Al-Ustadz Hasan Al-Banna memiliki kadar keimanan dan kecerdasan yang luar biasa. Ia adalah pembawa berita diantara orang-orang shalih. Ia berdakwah mengajak umat manusia kepada Allah, sebagai seorang Dai yang mengimani apa yang di katakannya Ia berdakwah sebagai model tabligh yang di sampaikan para mualim terpilih kepada jiwa murid-muridnya dan akal para pendukungnya. aku sering berkumpul dengannya di dalam majelis-majelis yang berbuat demi kemaslahatan umat. Setiap kali Ia ingin mengemukakan pendapat, argumentasi-argumentasi yang rasional mengalir secara sistematis, begitu jelas dan cerdas, Ia juga menyampaikan dengan sikap tawadhu' seperti para Ulama', dan didasari oleh keimanan seorang Da'i yang ikhlas. setiap kali aku mendengarnya berpidato dan berbicara di pengajian-pengajian umum makan-makna mengalir jelas dan sistematis. Kata-kata yang lembut meluncur dari lisannya dengan mudah dan fasih, dalam pada itu, setiap apa yang dikatakan selalu saja diperkuat dengan firman Allah SWT. Dan Hadits-Hadits RasulNya, serta bukti-bukti yang di jumput dari perbuatan Salafus Sholih.
Al-Banna adalah seseorang yang memiliki keistimewaan dalam menjelaskan sesuatu yang dia pahami dan yakini akan kebenarannya. Islam datang sebagai mukjizat yang nyata di saat derajat manusia terangkat dan dengan risalah Al-Bayan, pemikiran dan perkenalan terhadap sunnah-sunnah Allah yang ada pada bangsa-bangsa, kebudayaan-kebudayaan dan tatanan kehidupan masyarakat.
Karena kefasihannya yang jelas, yang mengalirkan kehangatan iman, maka Ia berhasil memobilisasi massa, mengajak mereka pada apa yang dia jalani dan didakwahkannya. Pemahaman terhadap Islam dan penguasaan setiap dilema pemikiran serta masalah-masalah Khilafiyah
Al Ustadz Hasan Al-Banna tidak bergerak melakukan dakwah sebelum Ia benar-benar mengerti dan memahami. Hal itu karena Ia mesti mengunjungi lebih dari empat ribu desa di pelosok negeri. Sementara itu, orang-orang yang dikunjungi bukanlah homogen, semuanya mengimani apa yang di sampaikan olehnya. Tidak jarang diantara mereka terdapat beberapa orang yang sengaja melontarkan kesulitan-kesulitan dan memberikan perlawanan-perlawan, baik itu dimaksudkan sebagai Ta'jiz (melemahkan) atau ingin merasa puas dengan pemahaman Da'i yang sebenarnya.
Tulisan-tulisan Al-Ustadz Hasan Al-Banna, mengalirkan dengan jelas kemampuannya di dalam mendeteksi persoalan-persoalan itu, dan memberikan petunjuk kepada umat manusia untuk kembali kepada sumber asli yang di pahami oleh Rasulullah SAW. Dan para sahabatnya, terjauhkan dari kerancuan-kerancuan seperti yang biasa dilakukan oleh para Da'i dari kalangan Filsuf atau para teolog kalam, baik dari kalangan Mu'tazilah maupun orang-orang Sufi.
Diterbitkan di: 12 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana dengan garis keturunan beliau.. masih adakah? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1.

    harapan

    semoga impian beliau dan kita semua yg Mengharap Cinta-Nya, Allah swt. segera terwujud.. aamiin

    1 Nilai 31 Oktober 2012
X

.