Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Permenpan Nomor 16 Tahun 2009 dan Angka Kredit

Permenpan Nomor 16 Tahun 2009 dan Angka Kredit

oleh: tikkoro    
ª
 

Pada bab XIII pasal 46 Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) dan Reformasi Birokrasi nomor 16 Tahun 2009 tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya disebutkan bahwa Dengan berlakunya peraturan Menpan, Keputusan Menpan nomor 84/1993 tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Masih pada peraturan ini pada pasal 47 disebutkan bahwa "Peraturan Menpan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan". Karena peraturan ini ditetapkan pada tanggal 10 November 2009, berarti berdasarkan pasal 47 di atas pemberlakuan peraturan ini mulai
tanggal yang disebutkan di atas.
Selain peraturan menteri terdapat pula peraturan bersama Mendiknas dan Kepala BAKN nomor 03/V/PB/2010 dan nomor 14 Tahun 2010 tentang petunjuk pelaksanaan jabatan fungsional guru dan angka kreditnya. Dalam peraturan bersama ini pada pasal 42 dikatakan bahwa :
"Peraturan bersama ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dan berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2013".
Peraturan bersama ini ditetapkan tanggal 6 Mei 2010. Berdasarkan dua peraturan di atas maka dapat kita pahami bahwa pelaksanaan penilaian sudah bisa dilakukan sejak
ditetapkannya kedua peraturan tersebut dalam arti penyesuaian-penyesuaian jabatan guru yang masih menggunakan peraturan lama (Permeneg PAN nomor 84/1993) dapat dilakukan sampai batas 31 Desember 2012. Selanjutnya pada tanggal 1 Januari 2013 penetapan jabatan fungsional guru dan angka kreditnya bagi semua guru PNS pada berbagai satuan pendidikan sepenuhnya sudah mengacu pada Permenpan tahun 2009.
Setiap penerapan Peraturan-Peraturan Pemerintah memiliki tujuan yang baik demi peningkatan kinerja aparatur negara termasuk didalamnya pendidik dan tenaga kependidikan. Yang menjadi kendala selama ini adalah sosialisasi terhadap peraturan-peraturan yang baru tersebut ke lapisan bawah, artinya ketika ada beberapa orang yang dipercayakan mengikuti
Diklat atau Bimtek tentang penerapan peraturan-peraturan pemerintah yang baru tersebut,
kebanyakan dari mereka jarang yang meneruskannya ke lapisan bawah. Akibatnya hasil yang diharapkan dari pelaksanaan Diklat atau Bimtek tersebut tidak efektif, dalam pengertian masih banyak teman-teman di lapisan bawah yang juga berkepentingan dengan aturan-aturan baru tersebut tidak memperoleh akses yang cukup untuk mengetahuinya.
Ada dua kemungkinan yang menyebabkan hasil Diklat atau Bimtek yang telah diikuti oleh seseorang itu tidak diteruskan ke lapisan bawah. Pertama, mungkin yang bersangkutan tidak paham dengan materi yang diperolehnya melalui Diklat atau Bimtek, dan Kedua
mungkin orang tersebut tidak ingin ilmu yang ia miliki diketahui oleh orang banyak. Terhadap kemungkinan kedua sangat kecil terjadi, tapi kemungkinan pertama sangat mungkin terjadi.
Karena itu, sebagai orang yang bergelut di dunia pendidikan mencoba mengkaji beberapa literatur yang berkaitan dengan Permeneg PAN dan RB Nomor : 16 Tahun 2009 dan mengelaborasinya dengan hasil bimtek yang pernah penulis ikuti untuk dijadikan sebagai bahan informasi berupa artikel kepada teman-teman guru dan/atau para stake holders dalam upaya meningkatkan profesionalisme mereka sekaligus kualitas pendidikan. Semoga melalui ini para teman-teman guru dan/atau para stake holders di lapangan mampu mempersiapkan diri sejak dini sebelum pemberlakuan Permeneg PAN dan RB nomor 16 tahun 2009. (*)
Diterbitkan di: 17 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Mengapa Aplikasi SIM PAK Guru yang telah kami terima dari Instruktur di Bandung bulan Desember 2012 tidak dapat kami buka setelah kembali ke daerah Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.