Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Fiqih Islam Lengkap

oleh: khaeri     Pengarang : Drs. H. Moh. Rifai
ª
 
Shalat Sunnat Taubat
Adalah shalat yang disunatkan karena seseorang telah melakukan atau merasa berbuat dosa, lalu bertaubat kepada Allah SWT. Bertaubat berarti mengakui perbuatan, menyesali, dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi, dengan disertai permohonan ampun secara sungguh-sungguh kepada Allah SWT. Jumlah raka’at shalat taubat bisa 2, 4, atau 6 raka’at.
Nabi bersabda, “Setiap orang yang pernah berbuat dosa, kemudian segera bergerak dan berwudlu, kemudian shalat lalu memohon ampunan dari Allah, pasti Allah akan memberikan ampunan baginya. Setelah itu dibacanya surah ini 'Mereka yang pernah mengerjakan kejahatan atau telah berbuat dosa terhadap dirinya sendiri, lalu mereka segera mengingat Allah, terus memohon ampunan atas dosanya, siapa pula yang akan mengampuni dosanya selain Allah SWT. Sesudah itu mereka insaf dan sadar bahwa tidak akan mengulangi lagi perbuatan dosa seperti yang sudah-sudah, maka mereka itu akan diganjar dengan suatu pengampunan dari Allah dan akan diberi pahala dengan sorga di mana di bawahnya mengalir air sungai, dan disitulah tempat mereka kekal abadi. (H.R Abu Dawud, Nas’I, Ibnu Majah, dan Baihaqi).
Setelah selesai shalat taubat, sangat lebih baik jika memperbanyak istighfar dan membaca do’a:
" Saya mohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung, saya mengaku bahwa tiada Tuhan yang hidup terus selalu jaga. Saya memohon taubat kepada-Nya, selaku taubatnya seorang hamba yang banyak berdosa, yang tidak mempunyai daya upaya untuk berbuat madharat atau manfaat, untuk mati atau hidup maupun bangkit nanti".

‘Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tiada Tuhan melainkan Engkau yang telah menciptakan aku, dan akulah Hamba-Mu. Dan akupun dalam ketentuan serta janji-Mu sedapat mungkin aku lakukan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku kerjakan, aku mengakui nikmat-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, karena itu berilah ampunan kepadaku, sebab tidak ada yang dapat member pengampunan, kecuali hanya Engkau sendiri. Aku mohon perlindungan dari segala kejahatan apa yang kulakukan”.
Diterbitkan di: 17 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana kedudukan ilmu fiqih Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.