Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pengertian Kromatografi

Pengertian Kromatografi

oleh: HestiSolBonita    
ª
 

Pengertian Kromatografi


Kromatografi adalah suatu metode yang digunakan untuk memisahkan senyawa organik dan anorganik, sehingga senyawa tersebut dapat dianalisis dan dipelajari. Dengan menganalisis senyawa, seorangilmuwan dapat mengetahui apa yang menyusun senyawa tersebut. Kromatografi merupakan suatu metode fisik yang baik sekali untuk mengamati dan menyelidiki suatu campuran dan pelarutnya. Kata kromatografi berarti “tulisan barwarna”, kromatografi pertama kali diperkenalkan oleh seorang botani Rusia M. S. Tswett pada tahun 1903.


Metode kromatografi didasarkan pada perbedaan migrasi dan distribusi senyawa atau ion-ion tersebut di dalam dua fase yang berbeda (fase gerak dan fase diam). Dua fase ini bisa berwujud padat-cair, cair-cair, atau gas-cair. Zat terlarut dalam fase gerak mengalir pada suatu fase diam. Zat terlarut yang memiliki afinitas terhadap fase gerak yang lebih besar akan tertahan lebih lama pada fase gerak, sedangkan zat terlarut yang afinitasnya lebih rendah terhadap fase gerak, akan tertahan lebih lama pada fase diam. Dengan demikian, senyawa-senyawa dapat dipisahkan komponen demi komponen akibat perbedaan migrasi di dalam fase gerak dan fase diam.


Dalam semua metode kromatografi, terdapat fase gerak dan fase diam. Fase diam (adsorben) adalah fase yang tidak bergerak, sedangkan fase gerak (eluen) adalah fase yang bergerak melalui fase diam dan membawa komponen-komponen senyawa yang akan dipisahkan. Dalam kromatografi kertas dan kromatografi lapis tipis, fase gerak adalah pelarut. Fase diam pada kromatografi kertas adalah kertas yang menyerap pelarut polar, sedangkan pada kromatografi lapis tipis fase diamnya adalah pelat yang dilapisi adsorben tertentu.


Keakuratan hasilpemisahan dengan kromatografi bergantung pada beberapa faktor berikut :

· Pemilihan adsorben sebagai fase diam

· Kepolaran pelarut atau pemilihan pelarut yang sesuai dengan fase gerak

· Ukuran kolom (panjang atau diameter) relatif terhadap jumlah material yang akan dipisahkan

· Laju elusi atau aliran fase gerak


Kromatografi dapat digunakan untuk :

· Menentukan konsentrasi suatu zat sampel

· Menentukan komponen-komponen yang terdapat dalam suatu zat sampel dengan menghitung harga Rf tiap


komponen

· Menentukan kemurnian zat sampel

· Memisahkan komponen-komponen yang terdapat dalam suatu zat

Diterbitkan di: 17 September, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pemilihan fase gerak berdasarkan apa?? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    artikelnya bermanfaat sekali. Bagaimana memilih eluen yang cocok dengan senyawa aktif yang akan kita pisahkan? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.