Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pengertian Kesehatan Mental

Pengertian Kesehatan Mental

oleh: sangsejathi     Pengarang : agus etikit
ª
 
Manusia dalam menjalani kehidupan di dunia ini pasti menginginkanketenangan dan kebahagiaan dalam hidupnya. Dan semua orang akanberusaha mencarinya, meskipun tidak semuanya dapat mencapai yangdiinginkannya itu. Bermacam-macam sebab dan rintangan untuk mencapaitujuan mungkin terjadi. Sehingga akibatnya banyak orang yang mengalamikegelisahan, kecemasan dan ketidakpuasan.Sesungguhnya ketenangan hidup, ketentraman jiwa atau kebahagiaanbatin, tidak banyak tergantung pada faktor-faktor luar seperti keadaan sosial,ekonomi, politik, adat kebiasaan dan sebagainya. Akan tetapi lebih tergantungkepada acara dan sikap menghadapi faktor-faktor tersebut. Kita tidakmengadakan faktor luar itu secara langsung, akan tetapi tidak bisamenghadapi faktor tersebut dengan wajar, serta tidak dapat memikirkan apa yang akan dilakukannya untuk menghendaki perubahan yang drastis danmendadak itu akibatnya ia dihinggapi oleh rasa gelisah yang sangat, yangkadang-kadang membawa kepada keabnormalan tindakan dan sikap dalamhidupnya.Jadi yang menentukan ketenangan dan kebahagiaan hidup adalahkesehatan mental. Kesehatan mental itulah yang menentukan tanggapanseseorang terhadap suatu persoalan, dan kemampuan yang menyesuaikan diri.Kesehatan mental pulalah yang menentukan apakah orang akan mempunyaikegairahan untuk hidup, atau akan pasif dan tidak bersemangat.Dengan demikian kesehatan mental mempunyai tema sentral,bagaimana seseorang memecahkan segenap keruwetan batin manusia yang ditimbulkan oleh macam-macam kesulitan hidup. Dalam pengertian tidakterganggu oleh macam-macam ketegangan, keruwetan dan konflik terbukaserta konflik batin.Untuk memperjelas pembahasan tentang kesehatan mental, maka dibawah ini akan di kemukakan beberapa definisi dari beberapa ahli diantaranya:“Al-Qousy mendifinisikan kesehatan mental adalah paduan antaraberbagai fungsi psikologis dengan kesanggupan menghadapi krisis-krisis psikologis yang biasanya menimpa manusia dengan perasaan positif terhadapkebahagiaan dan kepuasan.”Prof. Dr. Zakiah Drajat mendifinisikan, kesehatan mental adalahterwujudnya keserasian yang sungguh, antara fungsi-fungsi kejiwaan danterciptanya penyesuaian diri antara manusia dengan dirinya sendiri danlingkungan yang berlandaskan keimanan dan ketaqwaan, serta bertujuanuntuk mencapai hidup yang bermakna dan bahagia di dunia dan akhirat.Beberapa para ahli juga berpendapat bahwa kesehatan mental adalahterhindar dari segala gangguan dan penyakit kejiwaan. Ada yang berpendapatpula, bahwa kesehatan mental adalah kemampuan dalam menyesuaikan diridalam menghadapi masalah dan goncangan biasa. Pendapat yang lainmengatakan, bahwa kesehatan jiwa/mental harus mengandung keserasianfungsi-fungsi jiwa. Di samping itu pula ada yang berpendapat bahwa, sehatmental adalah kemampuan merasakan kebahagiaan, kekuatan, dan keagungandirinya.Marie Jahoda memberikan batasan yang luas tentang kesehatanmental, menurutnya kesehatan mental tidak hanya terbatas pada terhindarnyaseseorang dari gangguan penyakit kejiwaan, akan tetapi, orang yang sehatmentalnya memiliki karakter utama sebagai berikut: a) Sikap kepribadian yang baik terhadap diri sendiri dalam arti dapatmengenal dirinya dengan baik.b) Pertumbuhan, perkembangan dan perwujudan diri yang baik.c) Integritas dirinya meliputi keseimbangan mental, kesatuan pandangan,dan tahan terhadap tekanan-tekanan yang terjadi.d) Otonomi diri yang mencakup unsur-unsur pengaturan kelakuan daridalam atau kelakuan-kelakuan bebas.e) Persepsi mengenai realitas bebas, bebas dari pnyimpangan kebutuhanserta memiliki empati dan kepekaan sosial.f) Kemampuan untuk menguasai lingkungan dan berintegritas dengannyasecara baik.Pendapat yang lain datang dari Zakiah Drajat, yang mengatakanbahwa kesehatan mental adalah terhindarnya dari gangguan dan penyakitkejiwaan, mampu menyesuaikan diri, sanggup menghadapi masalah-masalahkegoncangan-kegoncangan biasa, adanya keserasian fungsi-fungsi jiwa (tidakada konflik) dan merasa bahwa dirinya berharga, berguna dengan bahagia,serta dapat menggunakan potensi-potensi yang ada pada dirinya seoptimalmungkin.Zakiah Drajat juga mengatakan kesehatan mental adalah: terwujudnyakeserasian yang sungguh-sungguh antara fungsi-fungsi kejiwaan dan terciptanya penyesuaian diri antara manusia dengan dirinya danlingkungannya, berlandaskan keimanan dan ketaqwaan serta bertujuan untukmencapai hidup yang bermakna dan berbahagia di dunia dan akhirat. Denganrumusan lain, kesehatan mental ialah suatu ilmu yang berpautan dengankesejahteraan dan kebahagiaan manusia, yang mencakup semua bidanghubungan dengan orang lain, hubungan dengan alam dan lingkungan sertahubungan dengan Tuhan.Dengan masuknya aspek agama seperti keimanan dan ketaqwaankepada Tuhan Yang Maha Esa dalam kesehatan mental, maka pengertiannyaterasa luas karena sudah mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Aspekagama dalam perumusan kesehatan mental harus masuk, karena agamamemiliki peranan yang besar dalam kehidupan manusia. Agama merupakansalah satu kebutuhan psikis manusia yang perlu dipenuhi oleh setiap orangyang merindukan ketentraman dan kebahagian. Kebutuhan psikis manusiaakan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT tidak akan terpenuhikecuali dengan agama.Memahami kesehatan mental secara luas adalah penting di zamanyang serba modern ini, walaupun kemajuan ilmu, teknik dan industri dapatmemberikan kemudahan dan kesenangan kepada manusia, akan tetapikesemuanya itu belum dapat menjamin kesejahteraan dan kebahagiaan jiwa. Ini disebabkan karena kemajuan tersebut membawa perubahan-perubahandalam kehidupan sosial dan budaya manusia yang sudah tentu pulamempengaruhi kehidupan jiwa. Semakin maju kebudayaan dan peradaban,semakin kompleks pulalah masalah kebutuhan manusia. Adalah suatukenyataan bahwa kesehatan mental berhubungan dengan banyak segikesejahteraan masyarakat, seperti kemiskinan, pendidikan, pekerjaan, danperumahan. Misalnya kemiskinan menyebabkan kesejahteraan masyarakatterganggu, sehingga menyebabkan terganggu pula kesehatan mentalnya.Banyak kasus bunuh diri yang terjadi dimana penyebabnya bukan saja karenafrustasi, akan tetapi karena kemiskinan dan kurangnya tingkat pendidikanyang di miliki seseorang. Untuk mengatasi masalah ini, agama dapatmembantu manusia dalam mencapai kesejahteraan dan kebahagiaannya baikdi dunia maupun akhirat. Agama Islam adalah jalan bagi pembinaan danpeningkatan jiwa manusia. Karena agama Islam memotivasi manusia untukberbuat baik dan mencegah untuk berbuat dosa, menghidupkan hati sanubaridan membangun perasaan, meningkatkan diri dan menjaga jiwa agar tidaklalai dan tidak lupa mensucikan jiwa dan menguatkan spiritual, mengobatidan mencegah jiwa dari gangguan penyakit mental, serta menunjuki danmemimpin perkembangan jiwa kepada kesempurnaan dan idealnya.
Diterbitkan di: 22 Agustus, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.