Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pendekatan Model pembelajaran Accelerated Learning

Pendekatan Model pembelajaran Accelerated Learning

oleh: sanghokyrezqi     Pengarang : mudrikatur
ª
 
Pembelajaran tidak otomatis meningkat dengan menyuruh orangberdiri dan bergerak ke sana kemari. Akan tetapi menggabungkan gerakanfisik dengan aktivitas intelektual dan penggunaan semua indra dapatberpengaruh besar pada pembelajaran. Pemilik konsep ini, Dave Meier,menyarankan kepada guru agar dalam mengelola kelas menggunakanpendekatan Somatic, Auditory, Visual dan Intellectual (SAVI). Somaticdimaksudkan sebagai learning by doing (belajar dengan bergerak danberbuat). Auditory adalah learning by talking and hearing (belajar denganberbicara dan mendengarkan). Visual diartikan learning by observing andpicturing (belajar dengan mengamati dan menggambarkan). Intellectualmaksudnya adalah learning by problem solving and reflecting (belajar denganpemecahan masalah dan melakukan refleksi ).a. Belajar Somatis“Somatis” berasal dari bahasa yunani yang berarti tubuh-soma(seperti dalam psikosomatis). Jadi, belajar somatis berarti belajar denganindra peraba, kinestetis, praktis-melibatkan fisik dan menggunakan sertamenggerakkan tubuh sewaktu belajar. Penelitian neurologist telah membongkar keyakinan kebudayaan barat yang keliru bahwa pikiran dantubuh adalah dua entitas yang terpisah. Temuan mereka menununjukkanbahwa pikiran tersebar diseluruh tubuh. Intinya tubuh ADALAH pikiran.Pikiran ADALAH tubuh. Jadi, dengan menghalangi peserta didik somatismenggunakan tubuh mereka sepenuhnya dalam belajar, kita menghalangifungsi pikiran mereka sepenuhnya. Untuk merangsang hubungan pikirantubuh, ciptakanlah suasana belajar yang dapat membuat orang bangkit danberdiri dari tempat duduk dan aktif secara fisik dari waktu kewaktu. 10b. Belajar AuditoriBelajar auditori adalah belajar dengan berbicara dan mendengar.Dalam merancang pembelajaran yang menarik bagi auditori yang kuatdalam diri pembelajaran, carilah cara untuk mengajak mereka untukmembicarakan apa yang sedang mereka pelajari. Ajak mereka berbicarasaat mereka memecahkan masalah, mengumpulkan informasi, membuattinjauan pengalaman belajar, atau menciptakan makna- makna pribadi bagidiri merka sendiri. Disamp ing itu bisa juga dengan meminta peserta didikuntuk berpasang-pasangan memperbincangkan secara terperinci apa yangbaru saja mereka pelajari dan bagaimana mereka akan menerapkannya Guru hendaknya mengetahui ciri-ciri anak auditori. Dalam bukuAccelerated Learning yang lain disebutkan, bahwa tipe anak auditoriadalah:1) Suka mendengar radio, musik, sandiwara drama. (anak-anak auditorisuka cerita yang dibacakan kepadanya dengan berbagai ekspresi).2) Ingat dengan baik nama orang. Bagus dalam mengingat fakta. Sukaberbicara dan punya perbendaraan kata yang luas.3) Menerima dan memberikan penjelasan arah dengan kata-kata (verbal).Senang menerima instruksi secara verbal.4) Mengungkapkan emosi secara verbal melalui perubahan nada bicaraatau vokal.5) Aktivitas kreatif: menyanyi, mendongeng (mengobrol apa saja),bermain musik, membuat cerita lucu dan lain sebagainya.6) Berbicara dengan kecepatan sedang. Suka bicara bahkan dalam kelas.7) Dalam keadaan diam suka bercakap-cakap dengan dirinya sendiri ataubersenandung.8) Cenderung mengingat dengan baik dan menghafal kata-kata dangagasan-gagasan yang pernah diucapkan
Diterbitkan di: 09 Agustus, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    saya mau bertanya tentang buku panduan Pendekatan Model pembelajaran Accelerated Learning Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.