Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kedisiplinan

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kedisiplinan

oleh: priasangatsangattttttberuntung     Pengarang : akhmadafif
ª
 
Sifat disiplin yang dimilki oleh siswa merupakan hasil interaksiberbagai unsur di sekelilingnya. Disiplin juga merupakan sikap yang bersifatlahir dan batin yang pembentukannya memerlukan latihan-latihan yang disertai oleh rasa kesadaran dan pengabdian, dimana perbuatan setiap perilakumerupakan pilihan yang paling tepat bagi dirinya. Hal ini tidak terlepas karenasikap disiplin seseorang sangat relatif tergantung pada dorongan yang ada disekelilingnya, dimana dorongan tersebut sangat mudah mengalami perubahan,bisa meningkat, menurun bahkan bisa hilang. Itu artinya sikap disiplin yangada pada diri siswa tergantung dengan keadaan lingkungan sekitarnya.Faktor-faktor yang mempengaruhi adanya sikap disiplin siswa tidakterlepas dari faktor yang mempengaruhi belajar, karena adanya pada dasarnyasikap disiplin adalah tahap belajar siswa dari sikap tidak teratur menjadi sikapteratur. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi belajar banyak jenisnya,tetapi dapat di golongkan menjadi dua golongan saja yaitu faktor intern danfaktor ekstern.a. Faktor internDi dalam membicarakan faktor intern ini, akan di bahas menjadi tigafaktor yaitu: faktor jasmani, faktor psikologis dan faktor kelelahan.1) Faktor kesehatana) Faktor kesehatanAnak didik tidak akan mempunyai sikap disiplin tinggi ketikasegenap badan mereka mempunyai penyakit, itu artinya bahwa kesehatan yang dimilki oleh anak didik amatlah penting ketika anakdidik ingin mempunyai disiplin diri yang tinggi.b) Cacat tubuhCacat tubuh adalah sesuatu yang menyebabkan kurang baik ataukurang sempurna mengenai tubuh dan badan. Seorang anak didikketika mempunyai cacat tubuh maka proses kegiatan sehari-harinyaakan tergantung karena kondisi tubuh mereka tidak memungkinkanuntuk melakukan sesuatu yang sempurna di bandingkan dengan anakdidik yang tidak mempunyai cacat tubuh.2) Faktor psikologisKurang lebih ada tujuh faktor yang tergolong dalam faktorpsikologi yang mempengaruhi belajar. Faktor-faktor itu adalahintelejensi (kecakapan yang terdiri dari tiga jenis yaitu kecakapan yangmenghadapi dan menyesuaikan ke dalam situasi yang baru dengan cepatdan efektif. Mengetahui atau menggunakan konsep-konsep yang abstraksecara efektif, mengetahui relasi dan mempelajarinya dengan cepat),perhatian (menurut Ghazali perhatian keaktifan jiwa yang tertinggi, jiwaitupun semata-mata tertuju kepada suatu objek atau sekumpulan objek),minat (Hilgard memberikan rumusan tentang minat adalahkecenderungan yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang kesehatan yang dimilki oleh anak didik amatlah penting ketika anakdidik ingin mempunyai disiplin diri yang tinggi.b) Cacat tubuhCacat tubuh adalah sesuatu yang menyebabkan kurang baik ataukurang sempurna mengenai tubuh dan badan. Seorang anak didikketika mempunyai cacat tubuh maka proses kegiatan sehari-harinyaakan tergantung karena kondisi tubuh mereka tidak memungkinkanuntuk melakukan sesuatu yang sempurna di bandingkan dengan anakdidik yang tidak mempunyai cacat tubuh.2) Faktor psikologisKurang lebih ada tujuh faktor yang tergolong dalam faktorpsikologi yang mempengaruhi belajar. Faktor-faktor itu adalahintelejensi (kecakapan yang terdiri dari tiga jenis yaitu kecakapan yangmenghadapi dan menyesuaikan ke dalam situasi yang baru dengan cepatdan efektif. Mengetahui atau menggunakan konsep-konsep yang abstraksecara efektif, mengetahui relasi dan mempelajarinya dengan cepat),perhatian (menurut Ghazali perhatian keaktifan jiwa yang tertinggi, jiwaitupun semata-mata tertuju kepada suatu objek atau sekumpulan objek),minat (Hilgard memberikan rumusan tentang minat adalahkecenderungan yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang menyebabkan siswa malas dalam melakukan sesuatu tepat padawaktunya dan itu berarti bahwa kedisiplinan siswa tergantung.b. Faktor eksternDalam pembahasan faktor ekstern ini akan di bahas beberapa faktor,yaitu antara lain:1) Faktor keluargaKeluarga merupakan pusat pendidikan yang pertama dan utama,tapi juga dapat menjadi penyebab kesulitan disiplin dalam belajar. Ituartinya keluarga adalah salah satu lembaga pendidikan yang pertamakali yang mendidik anak menjadi baik. Dalam keluarga inilah anak didikmendapat pengetahuan pertama kali tentang apapun, begitu juga dengansikap disiplin harus pertama kali ditanamkan pada anak ketika masihberada dalam lingkungan keluarga, karena keluarga adalah komunitassosial kecil yang pertama yang di terjuni anak. Ketika disiplin sudahditanamkan sejak kecil atau dini dalam lingkungan keluarga maka sikapdisiplin pada anak akan menjadi suatu kebiasaan ketika mereka beradadi luar rumah atau lingkungan keluarga. Hal ini terjadi karena “tiappengaruh lingkungan yang menentukan tingkah laku si anak yangterutama ialah dari keluarga” 2) Lingkungan sekolahLingkungan sekolah ini menyangkut faktor guru, faktor alatsekolah, faktor kondisi gedung dan faktor waktu sekolah. Semua faktoryang termasuk lingkungan sekolah tersebut dapat berpengaruh terhadapdisiplin siswa ketika mereka berada di lingkungan sekolah.Di antara faktor-faktor yang mempengauhi kedisiplinan siswaadalah faktor guru, hal ini disebabkan karena kadang-kadang guru tidakkulifiet, misalnya sebagi berikut:1) Dalam pengambilan metode yang ia gunakan atau dalam matapelajaran yang dipegangnya, sehingga dalam penyampaian matapelajaran kurang pas dengan metodenya yang menyebabkan anakdidik malas mengikuti pelajaran atau kurang.2) Hubungan guru dengan murid kurang baik, yang bermula pada sikapguru yang tidak di senangi oleh murid- muridnya seperti kasar, tidakpernah senyum, menjengkelkan, suka membengkak dan lain- lain.3) Guru tidak memiliki kecakapan dalam usaha di agnosis kesulitanbelajar, misalnya dalam bakat, minat, sifat, kebutuhan-kebutuhananak dan sebagainya.4) Guru menuntut standar pelajaran di atas kemampuan anak.12 Artinyaketika guru menyampaikan pelajaran sedangkan siswa tidakmemahaminya, maka guru masih terus melanjutkan peljaran yang ia sampaikan pada murid karena dia menganggap bahwa pelajaran yangia sampaikan pada siswa sudah sesuai dengan standar. Padahal materiyang di berikan oleh guru tidak di pahami oleh siswa, sehinggamenyebabkan malasnya belajar pada diri siswa.
Diterbitkan di: 04 Agustus, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.