Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Prinsip-prinsip Pembelajaran Kooperatif

Prinsip-prinsip Pembelajaran Kooperatif

oleh: priauntungsekali     Pengarang : ernikholiy
ª
 
Prinsip-prinsip Pembelajaran Kooperatif:a. Prinsip Ketergantungan Positif (Positive Interdependence).Dalam pembelajaran kelompok, keberhasilan suatupenyelesaian tugas sangat tergantung kepada usaha yang dilakukansetiap anggota kelompoknya. Oleh sebab itu, perlu disadari oleh setiapanggota kelompok keberhasilan penyelesaian tugas kelompok akanditentukan oleh kinerja masing-masing anggota. Dengan demikian,semua anggota kelompok akan merasa saling ketergantungan.b. Tanggung Jawab Perseorangan (Individual Accountability).Prinsip ini merupakan konsekuensi dari prinsip yang pertama.Oleh karena keberhasilan kelompok tergantung pada setiapanggotanya, maka setiap anggota kelompok harus memiliki tanggungjawab sesuai dengan tugasnya. Setiap anggota kelompok harusmemberikan yang terbaik untuk keberhasilan kelompoknya. Untukmencapai hal tersebut, guru perlu memberikan penilaian terhadapindividu dan juga kelompok. Penilaian individu bisa berbeda, akantetapi penilaian kelompok harus sama. c. Interaksi Tatap Muka (Face to Face Promotion Interaction).Pembelajaran kooperatif memb eri ruang dan kesempatan yangluas kepada setiap anggota kelompok untuk bertatap muka salingmemberikan informasi dan saling membelajarkan. Interaksi tatapmuka akan memberikan pengalaman yang berharga kepada setiapanggota kelompok untuk bekerja sama, menghargai setiap perbedaanindividu, memanfaatkan kelebihan masing-masing anggota, danmengisi kekurangan masing-masing. Kelompok belajar kooperatifdibentuk secara heterogen, dari segi budaya, latar belakang sosial, dankemampuan akademik yang berbeda. Perbedaan semacam ini akanmenjadi modal utama dalam proses memperkaya antar anggotakelompok.d. Partisipasi dan Komunikasi (Participation Communication).Pembelajaran kooperatif melatih siswa untuk dapat mampuberpartisipasi aktif dan berkomunikasi. Kemampuan ini sangat pentingsebagai bekal mereka dalam kehidupan di masyarakat kelak. Olehsebab itu, sebelum melakukan kooperatif , guru perlu membekalisiswa dengan kemampuan berkomunikasi. Tidak setiap siswamempunyai kemampuan berkomunikasi, misalnya kemampuanmendengarkan dan kemampuan berbicara, padahal keberhasilankelompok ditentukan oleh partisipasi setiap anggotanya.
Diterbitkan di: 30 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.