Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pendekatan-Pendekatan Dalam Konseling

Pendekatan-Pendekatan Dalam Konseling

oleh: lakilakisuksessss     Pengarang : amirul mukminin
ª
 
Dalam konseling ada beberapa pendekatan yang digunakan oleh seorangpembimbing dalam proses konselingnya. Adapun beberapa macam bentukpendekatan dalam pelayanan konseling adalah sebagai berikut :a. Non-direktif konselingPelayanan dalam bentuk konseling non-direktif ini, klienlah yang paling aktif danbanyak memegang peranan dalam aktivitas konseling. Pembimbing selakuinstruktur konseling seolah-olah pasif dalam pelakanaan wawancaranya, akantetapi pembimbing disini senantiasa dituntut untuk ikut simpati dan empatiterhadap masalah emosi klien. b. Direktif konseling Pelayanan dalam konseling direktif ini pembimbing dalam aktivitasnya lebih aktifatau paling berpencar dari pada klien. Pembimbing berusaha mengarahkan klienberdasarkan pada masalah-masalah yang dihadapinya.c. Konseling eklektifBentuk konseling eklektif ini lebih bersifat fleksibel, dimana pembimbingsewaktu-waktu dapat menggunakan cara direktif konseling atau non-direktifkonseling tergantung situasi dalam proses konseling tersesbut.Dalam pendekatan-pendekatan konseling di atas, di dalam pelaksanannyapembimbing harus benar-benar menjalankannya dengan serius dan penuhtanggungjawab. Hal ini karena menyangkut keberhasilan atau kegagalan seorangpembimbing dalam mengkonseling.Dalam konseling direktif ini, pembimbing menganalisis data-data dari sumber,mensintesa data-data tersebut, mendiagnosa, mengkonseling dan follow up.Dalam konseling non-direktif, pembimbing mendorong klien untuk menyatakanperasaan-perasaannya secara bebas tentang masalahnya, pembimbing menerima,mencerminkan sikap yang simpati dan empati, pembimbing menerima perasaanperasaanyang positif dari klien dan klien datang sendiri secara suka rela serta klienyang menentukan situasi konseling.Sedangkan dalam konseling eklektif, situasi bisa berubah-ubah kekonseligdirektif maupun non-direktif sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada dan disinipembimbing perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan yangmuncul dari situasi konseling yang dilakukan.
Diterbitkan di: 29 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.