Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Langkah-langkah Pembelajaran Efektif

Langkah-langkah Pembelajaran Efektif

oleh: priaberuntangggg     Pengarang : mardiyah
ª
 
Menurut Kenneth D. Moore ada enam langkah dalammengimplementasikan pembelajaran efektif yaitu perencanaan,perumusan tujuan, pemaparan perencanaan pembelajaran kepada pesertadidik, proses pembelajaran dengan menggunakan berbagai strategi,penutupan proses pembelajaran dan evaluasi. 5Dalam setiap penyelenggaraan pembelajaran perlu menguasailangkah-langkah pendekatan sistem perancangan pembelajaran agartujuan dapat tercapai. Langkah- langkah dalam pembelajaran efektifadalah sebagai berikut:6a. Siapkan segala sesuatunya dengan baik. Bahan ajar harus jelas, caramemberikannya juga harus baik, bicaranya jelas, dan buatlah evaluasiagar siswa mengetahui peraturan yang harus dipatuhi dalam mengikutipendidikan.b. Buatlah motivasi di kelas agar siswa dapat berinteraksi atauberpartisipasi dalam kegiatan kelas dan memberikan kesempatankepada siswa untuk mengutarakan pendapatnya.c. Tumbuhkan dinamika, dalam arti bahwa pendidik harus menyenangipekerjaan sebagai pendidik, menyenangi dan menguasai bahan ajar yang diberikan, dan juga senang mendorong siswa untuk mempelajaritentang apa yang diberikan.d. Ciptakan kesempatan untuk berkomunikasi dengan siswa. Pendidikharus meluangkan waktu untuk siswa yang barangkali menanyakansesuatu dari bahan ajar yang tidak mereka mengerti. Konsultasi adalahcara yang baik bagi siswa dan juga bagi pendidik sendiri untukmengevaluasi hasil pendidikan yang dilakukan.e. Perbaiki terus isi atau kualitas bahan ajar, agar bahan ajar tersebutmenjadi up to date (mengikuti perkembangan terhadap hal-hal yangbaru) atau agar tidak ketinggalan zaman. Sebaiknya, janganmemberikan pendidikan dengan isi bahan ajar yang itu- itu saja.Dari beberapa penjelasan tentang upaya-upaya yang dapatdilakukan oleh pendidik dalam pembelajaran efektif, secara garis besarupaya tersebut mencakup tiga tahap, yaitu persiapan atau perencanaan,pelaksanaan, dan penilaian (evaluasi). Penjelasan dari ketiga hal tersebut,sebagai berikut :a. Tahap Persiapan atau PerencanaanKegiatan penting yang perlu dilakukan pada persiapan iniadalah sebagai berikut :1) Mengecek atau membuat silabi 2) Menentukan Tujuan Instruksional Umum (TIU) dan TujuanInstruksional Khusus (TIK)3) Menentukan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi.4) Menentukan cara penilaian atau evaluasi yang akan dipakai untukmengetahui kemajuan belajar siswa.5) Menentukan pendidikan dimulai dan tempat pendidikan itudilaksanakan.6) Menentukan buku bacaan wajib dan pilihan.7) Membuat ringkasan informasi atau handout yang dibagikan kepadasiswa.Selain mempersiapkan hal-hal yang bersifat teknis, pendidikperlu juga untuk melakukan persiapan akademis dalam arti bahwaseorang pendidik juga harus belajar dan menguasai apa yang akandiajarkan. Bila pendidik khawatir lupa atau khawatir kalau bahan ajaryang diberikan itu tidak sistematis, pendidik harus membuat catatanberupa ringkasan bahan ajar atau sekedar garis-garis besar dari apayang akan diberikan.b. Tahap PelaksanaanPada tahap pelaksanaan, ada beberapa faktor penting yangperlu diperhatikan agar pembelajaran efektif dapat terlaksana denganbaik, yaitu: 1) Datang Tepat WaktuDalam kegiatan belajar mengajar di kelas, seorang pendidiksenantiasa mengupayakan untuk selalu hadir tepat waktu ataubeberapa menit sebelum pendidikan dimulai. Kehadiran pendidiktepat waktu di dalam kelas akan menyebabkan waktu tidakterbuang sia-sia dan bahkan dapat menjadi contoh serta motivasibagi siswa untuk selalu hadir lebih awal2) Upayakan untuk Menumbuhkan motivasi pada siswaSiswa akan termotivasi belajarnya dan akan bergairahuntuk belajar serta terhindar dari rasa jenuh jika pendidik pandaiuntuk memotivasi belajar, sebaliknya siswa akan malas belajar,jenuh, atau lesu dalam belajar jika pendidik kurang bisa untukmembangkitkan motivasi belajar pada siswa tersebut.Upaya untuk menumbuhkan motivasi pada siswa dapatdilakukan dengan cara sebagai berikut :a. Tumbuhkan motivasi pada awal pendidikan dimulai. Caranyadapat dilakukan dengan menanyakan pekerjaan rumah ataumengecek apakah pendidikan saat ini sudah diketahui olehsiswa atau belum.Dari sini pendidik dapat membaca situasikelas apakah siswa siap mengikuti pengajaran atau belum. b. Pada saat membuka pelajaran, upayakan untuk mengulangipelajaran minggu lalu/ pertemuan sebelumnya denganmemberi beberapa pertanyaan kepada siswa.c. Pada saat menyampaikan materi pelajaran, upayakan untukmenyelipi dengan humor dan atau cerita-cerita lucu.d. Tayangkan gambar karikatur lucu pada OHPe. Upaya untuk menggunakan model pembelajaran yang dapatmenciptakan interaksi baik antar pendidik dengan siswamaupun antara siswa dengan siswa lainnya.f. Memberikan semangat dan applause kepada siswa setiapselesai beraktivitas, misalnya setelah siswa melaksanakankegiatan bermain peran, simulasi, komunikasi interaktifataupun ketika menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pendidikataupun pertanyaan teman dalam diskusi, dan lain- lain.3) Ciptakan Komunikasi yang baik (Interaksi dalam ProsesPembelajaran).Dalam penyampaian materi pelajaran, pendidik perlumemperhatikan hal-hal sebagai berikut :a) Sampaikan materi pelajaran dengan tepat dan jelas.b) Lontarkan pertanyaan yang cukup merangsang untuk berfikir,mendidik dan mengenai sasaran. c) Berikan kesempatan atau ciptakan kondisi yang dapatmemungkinkan pertanyaan dari siswa.d) Berikan materi dan kegiatan dengan variasi- variasie) Sampaikan materi jangan terlalu cepat dan terlalu bertele-tele.f) Berikan pujian atau penghargaan bagi jawaban-jawaban yangtepat bagi siswa dan sebaliknya arahkan jawaban yang kurangtepat.g) Usahakan menyampaikan materi pelajaran denganmenyelipkan kata-kata humor.Dalam menciptakan interaksi dalam proses pembelajaran,pendidik dapat menggunakan model pembelajaran yang tepat,tentunya harus disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang ingindicapai..4) Gunakan Media Pembelajaran yang Baik dan BervariasiAda beberapa jenis media pembelajaran yang bisa digunakandalam proses pembelajaran Pertama, media grafis seperti gambar,foto, grafik, bagan atau diagram, poster, dan kartun. Media grafissering disebut media dua dimensi, yakni media yang mempunyaiukuran panjang dan lebar. Kedua, media tiga dimensi yaitu dalambentuk model seperti model padat, model penampang, modelsusun, model mock up, diorama, Ketiga, media proyeksi seperti slide, film, strips, film, penggunaan OHP dan lain- lain. Keempat,penggunaan lingkungan sebagai media pembelajaran.5) Gunakan Model Pembelajaran yang Baik dan BervariasiPemilihan model mengajar merupakan usaha pendidik dalammenyesuaikan berbagai tujuan. Tidak ada suatu model mengajartunggal yang dapat merangkum semua tujuan. Model pembelajaranbanyak jenisnya, namun tidak semua model cocok dipergunakanuntuk setiap materi. Model pembelajaran yang baik ialah jikamodel tersebut dapat digunakan untuk mencapai tujuanpembelajaran yang diinginkan. Dan untuk mencapai pembelajaranefektif, pendidik harus berupaya untuk menggunakan modelpembelajaran yang bervariasi guna mengurangi kejenuhan.6) Berikan Ringkasan Materi di Akhir Pertemuan dan atau Hand OutAgar siswa memperoleh intisari dari materi yang telahdijelaskan atau topik yang telah dipelajari, maka sebaiknyapendidik selalu mengupayakan untuk menyimpulkan atau memberiringkasan pada materi setiap akhir kegiatan pembelajaran.Ringkasan materi yang telah disampaikan oleh pendidik langsungditulis oleh pendidik di papan tulis atau dapat ditayangkan denganmenggunakan OHP setelah kegiatan pendidikan beakhir.
Diterbitkan di: 28 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.