Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Aspek-Aspek Kepribadian

Aspek-Aspek Kepribadian

oleh: zasazasa     Pengarang : siti maisyaroh
ª
 
Kepribadian itu mengandung pengertian yang kompleks. Ia terdiridari bermacam-macam aspek, baik fisik maupun psikis Menurut Thorndike, aspek kepribadian dibedakan beberapa bagiansebagai berikut:a. Tempramen, aspek kepribadian yang berhubungan dengan nuansa hati dantingkat kepekaan. Termasuk dalam segmen ini adalah suka cita-pemurung,bersemangat- loyo, dan sebagainyab. Karakter, aspek kepribadian yang berhubungan dengan nilai-nilai sosial.Termasuk didalamnya : kejujuran,baik hati,kerjasama dan kerajinan.c. Penyesuaian, menyangkut seberapa jauh indvidu itu sanggup untuk“berdamai” dengan dirinya sendiri dan dengan dunia disekitarnya.d. Minat, aspek kepribadaian yang berhubungan dengan kecenderunganuntuk mencari dan berpartisipasi denga kegiatan tertentue. Sikap, yang berhubungan dengan penerimaan atau penolakan terhadapindividu/kelompok lain, idea-idea tertentu, atau lembaga tertentu. Dari keterangan diatas bahwasannya manusia sebagai pribadi padahakekatnya adalah merupakan kesatuan yang utuh. Aspek-aspek embagiantersebut tidak terleas antara satu dengan yang lainnyaMenurut Ny. Yoesoef Noesyirwan (1978) menganalisis aspek-aspekkepribadin menj adi 4 bagian yaitu:a. Vitalitas sebagai konstanta dari semangat hidup pribadi b. Tempramen ebagai konstanta dari warna dan corak pengalaman pribadierta cara bereaksi dan bergerakc. Watak sebagai konstanta dari hasrat, perasaan dan kehendak pribadimengenai nilai- nilai.d. Kecerdasan, bakat, daya nalar sebagai konstanta kemampuan diri. Vitalitas adalah pusat tenaga, semangat hidup seseorang yang relatifkonstan atau menetap. Vitalitas merupakan lapisankepribadian yang sangaterat hubungannya dengan proses psikologi atau proses psikologi dalam tubuhdan lebih ditentukan oleh faktor pembawaan. Namun demikian, vitalitasbukanlah merupakan bagian jasmaniah seseorang, karena vitalitas tidak adahubungannya dengan tenaga otot, bentuk tubuh, atau tenaga badaniah.Vitalitas merupakan dasar kepribadian, karena merupakan unsurpenting yang ikut menentukan kemampuan berprestasi, sikap hidup dan sikapterhadap sesama manusia dari seorang individu.Tempramen adalah konstanta, warna, dan bentuk penghayatan ataupengalaman seseorang serta cara bergeraknya. Disebut konstanta karenatempramen merupakan suatu keadaaan atau potensional dari penghayatanalam perasaan yang relatif tetap. Temperamen mencakup dasar-dasar emosiberupa penghayatan dan pengalaman serta dasar-dasar psikomotorik berupacara bereaksi dan cara bergerak yang merupakan bagian dari kepribadianseseorang. Warna penghayatan atau pengalaman merupakan suasana jiwa yangmelatar belakangi rasa kegembiraan dan kesedihan. Ada orang yangmempunyai warna penghayatan gembira, artinya cenderung untuk selaludalam keadaan gembira. Bila ia ditimpa kemalangan, ia dapat menjadi sedihdan muram,namun kesediha itu cepat berlalu dan beberapa saat kemudiansuasana gembira akan pulih kembali.Berangkat dari konsep diatas, maka seorang guru dituntut untukmenjaga perasaan dan emosinya agar stabil, optimis dan enyenangkan.Dengan demikian diharapakan seorang guru dapat memikat hati anakdidiknya, karena setiap anak didik merasa disayangi oleh gurunya.Maka guru yang goncang atau tidak stabil emosinya,misalnya mudahcemas, penakut, pemarah, penyedih da pemurung. Anak didik akanterombang-ambing dibawa oleh arus emosi guru yang goncang tersebutkarena anak didik yang masih dalam pertumbuhan jiwa itu juga dalamkeadaan tidak stabil, karena masih dalam pertumbuhan dan perubahan.Biasanya guru yang tidak stabil emosinya tersebut, tidak menyenangkan bagianak didiknya, karena merka seringkali merasa tidak dimengerti oelh guru.Kegoncangan perasaan anak didik itu akan menyebabkan kurangnyakemampuannya untuk menerima dan memahami pelajaran, sebab konsentrasipikirannya diganggu oleh perasaannya yang goncang karena melihat ataumenghadapi guru yang goncang tadi. Begitu pun juga guru yang pemarah atau keras, akan menyebabkananak didiknya menjadi takut. Ketakutan itu dapat betumbuh atau berkembangmenjadi benci. Karena takut itu menimbulkan derita atau ketegangan dalamhati anak,jika anak sering menderita oleh seorang guru, maka guru tersebutakan dijauhinya agar dapat menghindari derita yang mungkin terjadi.Setelah kedua aspek diatas kemudian muncul aspek ketiga yaituwatak/karakter/tabi’at adalah keseluruhan perasaaan, sistem nilai, hasrat dankehendak. Harat dan kehendak merupakan energi psikis yang menimbulkanmotivasi sebagai penggerak untuk timbulnya suatu tingkah laku.baik hasratmaupun kehendak menunjukkan adanya dinamika yang mengarah pada suatutujuan.Bakat adalah disamakan dengan arti kemampuan yaitu disposisijasmani dan rohaniah untuk melaksanakan kegiatan yang diarahkan dandimotori oleh kemauan sehingga menghasilkan prestasi tertentu.Menurut Drs. Marimba dalam bukunya Filsafat Pendidikan Islammengatakan bahwa aspek-aspek kepribadian digolongkan menjadi 3 hal yaitu:a. Aspek-aspek kejasmanian: meliputi tingkah laku luar yang mudahnampak, dan ketahuan dari luar, misalnya;cara-caranya berbuat, caracaranyaberbicara dan sebagainya.b. Aspek kejiwaan: meliputi aspek-aspek yang tidak segera dapat dilihat danketahuan dari luar, misalnya; cara-caranya berpikir, sikap, minat. c. Aspek-aspek kerohanian yang luhur: meliputi aspek-aspek kejiwaan yanglebih abstrak yaitu filsafat hidup dan kepercayaan. Ini meliputi sistemnilai- nilai yang telah meresap didalam kepribadian itu, yang telah menjadibagian dan mendarah daging dalam kepribadian itu yang mengarahkandan memberi corak seluruh kehidupan individu itu. Bagi orang-orang yangberagama, aspek-aspek inilah yang menuntunnya ke arah kebahagiaan,bukan saja di dunia tetapi juga di akhirat
Diterbitkan di: 27 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa saja yang menjadi aspek-aspek kepribadian dalam karya sastra adanya dibuku apa saja... Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yang termasukkpribdian guru Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa saja yang terasuk kepribadian guru Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    termsuk apa saja yang termasuk kpribadian guru Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.