Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Model Pembelajaran Homeschooling

Model Pembelajaran Homeschooling

oleh: nasailmuu     Pengarang : moch imron
ª
 
Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam definisi operasional bahwa yangdimaksud dengan model pembelajaran homeschooling adalah kerangkakonseptual yang melukiskan prosedur sistematika dalam mengorganisasikanpengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu.Pada dasarnya homeschooling itu bersifat unique. Karena setiap keluargamempunyai nilai dan latar belakang berbeda, setiap keluarga akan melahirkanpilihan-pilihan model homeschooling yang beragam .Pendekatan homeschooling memiliki rentang yang lebar antara yangsangat tidak terstruktur (unschooling) hingga yang sangat terstruktur sepertibelajar di sekolah (school at-home).Adapun macam-macam bentuk homeschooling antara lain sebagai berikut:1) School At-home Approach adalah model pendidikan yang serupa denganyang diselenggarakan di sekolah. Hanya saja, tempatnya tidak di sekolah,tetapi di rumah. Metode ini juga sering disebut textbook approach,traditional approach, atau school approach.2) Unit Study Approach adalah model pendidikan yang berbasis pada tema(unit study). Pendakatan ini banyak dipakai oleh orang tua homeschooling.Dalam pendekatan ini, siswa tidak belajar satu mata pelajaran tertentu(matematika, bahasa, IPA, IPS), tetapi mempelajari banyak mata pelajaransekaligus melalui sebuah tema yang dipelajari. Metode ini berkembangatas pemikiran bahwa proses belajar seharusnya terintegrasi (integrated),bukan terpecah-pecah (segmented).3) The Living Books Approach adalah model pendidikan melalui pengalamandunia nyata. Metode ini dikembangkan oleh Charlotte Mason.Pendekatannya dengan mengajarkan kebiasaan baik (good habit),keterampilan dasar (membaca, menulis, matematika), serta mengeksposeanak dengan pengalaman nyata, seperti berjalan-jalan, mengunjungi museum, berbelanja ke pasar, mencari informasi di perpustakaan,menghadiri pameran, dan sebagainya.4) The Classical Approach adalah model pendidikan yang dikembangkansejak abad pertengahan. Pendekatan ini menggunakan kurikulum yangdistrukturkan berdasarkan tiga tahap perkembangan anak yang disebutTrivium. Penekanan metode ini adalah kemampuan ekspresi verbal dantertulis. Pendekatannya berbasis teks/ literatur (bukan gambar/ image).5) The Waldorf Approach adalah model pendidikan yang dikembangkan olehRudolph Steiner, banyak ditetapkan di sekolah-sekolah alternatif Waldorfdi Amerika. Karena Steiner berusaha menciptakan setting sekolah yangmirip keadaan rumah, metodenya mudah diadaptasi untuk homeschool.6) The Montessori Approach adalah model pendidikan yang dikembangkanoleh Dr. Maria Montessori. Pendekatan ini mendorong penyiapanlingkungan pendukung yang nyata dan alami, mengamati proses interaksianak-anak di lingkungan, serta terus menumbuhkan lingkungan sehinggaanak-anak dapat mengembangkan potensinya, baik secara fisik, mental,maupun spiritual.7) Unschooling Approach berangkat dari keyakinan bahwa anak-anakmemiliki keinginan natural untuk belajar dan jika keinginan itu difasilitasidan dikenalkan dengan pengalaman di dunia nyata, maka mereka akanbelajar lebih banyak daripada melalui metode lainnya. Unschooling tidakberangkat dari textbook , tetapi dari minat anak yang difasilitasi. 8) The eclectic Approach memberikan kesempatan pada keluarga untukmendesain sendiri program homeschooling yang sesuai, dengan memilihatau menggabungkan dari sistem yang ada. The eclectic Approachmemberikan kesempatan pada keluarga untuk mendesain sendiri programhomeschooling yang sesuai, dengan memilih atau menggabungkan darisistem yang ada
Diterbitkan di: 26 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.