Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pengertian Perbedaan Daya Serap Siswa

Pengertian Perbedaan Daya Serap Siswa

oleh: masajayaa     Pengarang : innany fitri
ª
 
Daya serap adalah Kemampuan atau kekuatan untuk melakukansesuatu, untuk bertindak dalam menyerap.42Jadi, yang dimaksud dengan Perbedaan daya serap siswa adalahKemampuan atau kekuatan untuk melakukan sesuatu, untuk bertindakdalam menyerap pelajaran oleh setiap siswa.Pada diri siswa terdiri berbagai daya serap, yaitu antara lain daya mengingat, berfikir, merasakan, kemauan, dan sebagainya. Tiap dayamempunyai fungsi sendiri-sendiri. Tiap orang memiliki daya-dayatersebut, hanya berbeda kekuatannya saja. Agar daya-daya ituberkembang (terbentuk) dengan baik maka daya-daya itu perlu dilatih,sehingga dapat berfungsi sesuai dengan sungfinya masing-masing.Sering terjadi, melempemnya daya serap siswa di sekolahdikarenakan mereka tidak biasa dengan budanya sekolah sehingga merekalambat dalam menyikapinya. Kebiasaan dalam belajar yang tidak sesuaidengan yang diharapkan siswa, akan menyebabkan minat danmotivasinya semakin pudar. Sehingga dalam belajar ada keterpaksaanyang tidak diinginkan oleh siswa dan mengakibatkan proses belajarmengajar tidak optimal.Suatu yang sangat menyulitkan dalam pembelajaran adalahadanya perbedaan daya serap individual diantara anak satu dengan anakyang lainnya walaupun dalam umur yang sama dan kelas yang sama.Makin tinggi kelasnya makin besar pula perbedaannya.Pembelajaran individual akan senantiasa merupakan masalahperhatian para pendidik. Sejak lama diketahui adanya perbedaan antaraberbagai individu yang harus diperhatikan. Berbagai hasil penelitian membuktikan bahwa kemampuan dasar atau kemampuan potensial (intelejensi dan bakat) seseorang berbeda-bedasatu sama yang lain, memperhatikan pentingnya perbedaan individualdalam pengajaran sungguh suatu keharusan. Namun demikian dalampraktek hal ini merupan sesuatu yang ideal untuk mewujudkannya, guruharus memahami dan mampu mengembangkan strategi belajar denganpendekatan individual.Strategi belajar mengajar tersebut memungkinkan setiap siswadapat belajar sesuai dengan kemampuan potensialnya. Jugamemungkinkan setiap siswa dapat menguasai seluruh bahan pelajaransecara penuh, ini merupakan ide tersendiri yang melandasi berbagaisistem pengajaran individual. Disini prinsip individualisasi diberikan berbentuk pengajaranindividual, mula-mula dilakukan oleh Fredirick Burke, kemudian HelenParkhur di Dalton dan juga oleh Carteton W. Washburne di Winnetka.Pelajaran seperti, berhitung, sejarah ilmu bumi dan bahasa, diberikan,diajarkan secara individual tanpa menggunakan situasi kelas. Muridmelaporkan hasil pelajarannya kepada guru, murid melakukan tugasindividual menurut kecepatannya sendiri.Setiap individu memiliki ciri dan sifat atau karekteristik bawaan(heredity) dan karekteristik yang diperoleh dari pengaruh lingkungan Karekteristik bawaan merupakan karekteristik keturunan yang dimilikisejak lahir, baik yang menyangkut faktor biologis maupun faktor sosialpsikologis.Karekteristik siswa adalah keseluruhan pola kelakuan dankemampuan yang ada pada siswa sebagai ha sil dari pembawaan danlingkungan sosial sehingga menentukan pola aktivitas dalam meraih citacita
Diterbitkan di: 26 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.