Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Instrumentasi Bimbingan dan Konseling

Instrumentasi Bimbingan dan Konseling

oleh: laskarilmubro     Pengarang : anapuspita
ª
 
Instrumentasi Bimbingan dan Konseling.Yaitu kegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling untukmengumpulkan data dan keterangan tentang peserta didik (klien),keterangan tentang lingkungan peserta didik dan “lingkungan yang lebihluas”. Pengumpulan data ini dapat dilakukan dengan berbagai instrument,baik tes maupun non tes.1) Instrumen tesTes merupakan prosedur untuk mengungkapkan tingkah lakuseseorang dan menggambarkannya dalam bentuk skala angka atauklasifikasi tertentu. Ada bermacam- macam tes, seperti tes intelegensi,bakat, kepribadian, hasil belajar dan tes diagnostik.Berbagai hal yang diperoleh konselor dari hasil tesdipergunakan konselor untuk menetapkan jenis layanan yang perludiberikan kepada individu yang dimaksudkan. 2) Instrumen Non-Tesa) Pengamatan dan wawancara, dilakukan dengan mempergunakanpedoman pengamatan atau pedoman wawancara.b) Catatan anekdot, hasil pengamatan, khususnya tingkah laku yangtidak biasa atau khusus yang perlu mendapatkan perhatian tersendiri .c) Angket dan daftar isian, untuk mengungkapkan berbagai hal,biasanya tentang diri individu, oleh individu sendiri. d) Sosiometri, untuk melihat dan memberikan gambaran tentang polahubungan sosial di antara individu-individu dalam kelompok.e) Inventori yang dibakukan, dapat diungkapkan berbagai hal yangbiasanya merupakan pokok pembahasan dalam rangka pelayananBimbingan dan Konseling secara lebih luas, seperti pengungkapanjenis-jenis masalah yang dialami individu, sikap dan kebiasaanbelajar siswa.b. Penyelenggaraan himpunan dataYaitu kegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling untukmenghimpun seluruh data dan keterangan yang relevan dengan keperluanpengembangan peserta didik (klien).1) Himpunan Data PribadiData pribadi siswa di sekolah, misal meliputi berbagai hal dalampokok-pokok berikut:a) Identitas pribadib) Latar belakang rumah dan keluargac) Kemampuan mental, bakat dan kondisi kepribadiand) Sejarah pendidikan, hasil belajar, nilai- nilai mata pelajaran.e) Hasil tes diagnostik.f) Sejarah kesehatan.g) Pengalaman ekstra kulikuler dan kegiatan di luar sekolah.h) Minat dan cita-cita pendidikan dan pekerjaan atau jabatan. i) Prestasi khusus yang pernah diperoleh. 2) Himpunan Data UmumYaitu data yang menyangkut berbagai informasi dan berbagai haltentang “lingkungan yang lebih luas”. Pengumpulan data umum itudapat dilakukan dengan pengamatan, wawancara, angket ataupun daftarisian.3) Himpunan Data KelompokYaitu data tentang berbagai aspek perkembangan dan kehidupansejumlah siswa atau individu di luar sekolah, misalnya gambaran umumtentang cita-cita pendidikan dan jabatan, masalah-masalah yang dialami,penyebaran prestasi belajar, sikap dan kebiasaan belajar, hubungansosial antar anggota kelompok.60c. Konferensi KasusYaitu kegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling untukmembahas permasalahan yang dialami oleh peserta didik (klien) dalamsuatu forum pertemuan yang dihadiri oleh berbagai pihak yang diharapkandapat memberikan bahan, keterangan, kemudahan dan komitmen bagiterentaskannya permasalahan tersebut. Pertemuan dalam konferensi kasusbersifat terbatas dan tertutup. Tujuan konferensi kasus secara khusus antara lain untukmendapatkan suatu konsensus dari para ahli dalam menafsirkan data atauinformasi yang cukup memadai dan konprehensif tentang diri siswa ataukasus guna memudahkan pengambilan keputusan, menetapkan cara yangterbaik untuk menangani kasus, sebagai langkah awal dalam penetapanrujukan bila dibutuhkan bantuan di luar kemampuan dan tanggung jawabguru pembimbing atau konselor dan adanya koordinasi dalampenanggulangan masalah oleh berbagai pihak yang berkepentingan.d. Kunjungan RumahYaitu kegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling untukmemperoleh data, keterangan, kemudahan dan komitmen bagiterentaskannya permasalahan peserta didik (klien) melalui kunjungan kerumahnya.Kegiatan kunjungan rumah dan juga pemanggilan orang tua kesekolah, memiliki tiga tujuan utama, yaitu:1) Memperoleh data tambahan tentang permasalahan siswa, khususnyayang bersangkut paut dengan keadaan rumah atau orang tua.2) Menyampaikan kepada orang tua tentang permasalahan anaknya.3) Membangun komitmen orang tua terhadap penanganan masalahanaknya e. Alih TanganYaitu kegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling untukmendapatkan penanganan yang lebih tepat dan tuntas atas masalah yangdialami peserta didik (klien) dengan memindahkan penanganan kasus darisatu pihak ke pihak lain yang lebih ahli.
Diterbitkan di: 26 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.