Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Taman Kanak-kanak (TK)

oleh: prakosojayaa     Pengarang : afidatuzu
ª
 
Taman kanak-kanak merupakan jenjang pendidikan setelah PlayGroup sebelum anak masuk Sekolah Dasar. Pada dasarnya jugamerupakan program pendidikan prasekolah bagi anak usia antara 4-6tahun. Di Indonesia, TK ini biasanya dibagi ke dalam dua kelas. Ada kelasnol kecil dan kelas nol besar. Kelas nol kecil diperuntukkan untuk anakusia 4 tahunan. Sedangkan kelas nol besar ditujukan untuk anak usia tahunan.Program pendidikan TK, idealnya diarahkan untuk mendukungpengembangan aspek fisik, sosial, emosional, spiritual, moral sertaintelektual anak yang berusia antara 4-6 tahun. Dengan demikian, programyang dirancang harus benar-benar memperhatikan tingkat usia tersebut.Idealnya pula, program pendidikan TK mesti dapat menjadi fondasibagi proses pembelajaran di jenjang pendidikan selanjutnya, yaitu SekolahDasar untuk bisa menjadi fondasi, pendidikan di tingkat TK ini antara lainharus:1) Menciptakan kesenangan dalam belajar2) Membantu anak menjadi lebih mampu memecahkan masalah3) Membantu anak agar mampu mengamati, mendengar dan berbicaraserta berpikiran sesuai dengan tingkat usianya4) Membantu anak meningkatkan kemandiriannya melalui eksplorasi,tanya jawab dan pemahaman 5) Menjadi fasilitator bagi perkembangan sejumlah keterampilanMenurut The National Association for The Education of YoungChildren, Amerika Serikat, kurikulum yang baik bagi pendidikan dijenjang Taman Kanak-kanak (TK) mesti mencakup antara lain:1) Penyediaan berbagai peluang bagi anak untuk bermain sambil belajardengan cara mengamati dan mengalami langsung berbagai hal yangreal2) Adanya keseimbangan antara kegiatan yang berasal da'i guru dan anak3) Penyediaan kesempatan bagi anak untuk bermain secara spontan4) Tersedianya berbagai aktivitas kelompok di mana aspek kerjasamadapat berlangsung secara alami5) Adanya serangkaian aktivitas bermain yang membutuhkanpenggunaan otot-otot kecil6) Menyediakan wahana bagi anak sehingga anak memperolehkesempatan mengenal literatur dan musik dalam lingkup budayanyasendiri serta budaya lainnya7) Penyediaan kesempatan bagi anak dari berbagai latar belakang dantingkat perkembangan yang berbeda untuk berpartisipasi dalamkegiatan kelompok 8) Penyediaan waktu bagi individu anak atau kelompok anak untukbertemu dengan guru guna mendapatkan bantuan dalam penguasaansejumlah kemampuan dasar anak.40Ada beberapa persamaan dan perbedaan antara Play Group danTaman kanak-kanak (TK), persamaannya adalah:1) Bertujuan mengembangkan seluruh aspek fisik, mental, emosi dansosial anak2) Isi program merupakan penjabaran dari tujuan pendidikan masingmasing3) Tenaga pendidik umumnya lulusan SPG, SGTK dan SMUSedangkan perbedaannya adalah:1) Frekuensi kehadiran, Taman kanak-kanak (TK) masuk setiap hari,sedangkan Play Group hanya beberapa hari (3 hari)2) Taman Kanak-kanak (TK) memiliki kurikulum yang baku, sedangkanKelompok Bermain (Play Group) tidak. Kalaupun memilikikurikulum, maka penerapannya akan lebih fleksibel3) Kelompok Bermain (Play Group) menampung anak usia 3-4 tahun,sedangkan Taman Kanak-kanak (TK) menampung anak usia 4-6tahun. e. TKA (Taman Kanak-kanak Al-Qur'an)Taman Kanak-kanak Al-Qur'an merupakan program pendidikan bagianak usia 4-6 tahun yang materinya lebih menekankan pada materi Al-Qur'an.f. TPA (Taman Pendidikan Al-Qur'an)Taman Pendidikan Al-Qur'an merupakan program pendidikan bagianak usia 7-12 tahun. Yang materinya lebih menekankan pada materi Al-Qur'an.g. SD (Sekolah Dasar)Sekolah dasar merupakan jenjang pendidikan formal pertama setelahtaman kanak-kanak. SD menampung anak usia kurang lebih 7-13 tahun.Dalam hal ini, termasuk dalam kategori usia dini adalah sampai denganusia 8 tahu, yakni SD kelas 1 dan 2 atau 3.h. Pusat pengembangan anak yang terintegrasiPusat pengembangan anak yang terintegrasi merupakan pusat yangbiasanya memberikan berbagai pelayanan yang dibutuhkan anak dengancara mengkombinasikan sarana pendidikan prasekolah dengan pemberiangizi, kesehatan dan kadang-kadang dengan sarana-sarana yang lain dalampusat tersebut. Pelayanan ini dikenal sebagai Posyandu (Pos PelayananTerpadu) Namun, program ini memiliki dampak yaitu menekan angkakematian bayi. Kekurangan gizi yang berat, angka jumlah anak yang tidaknaik kelas di Sekolah Dasar tidak bertambah.i. Pusat kesehatan atau giziBentuk lain dari pelayanan untuk balita adalah pelayanan yangmenekankan pada kesehatan. Pelayanan ini meliputi kesehatan ibu yangmengandung atau kesehatan janin, yang berarti perkembangan anak sejakada di dalam kandungan. Dalam pelayanan ini kesehatan ibu khususnyawanita menjadi tujuan utama. Para ibu hamil mendapat perhatian melaluipemeriksaan berkala, khususnya pada tiga bulan terakhir.j. Pendidikan ibu dan anakLayanan ini diperuntukkan bagi ibu yang memiliki balita. Salah satuprogram tersebut adalah HIPPY (The Home Instruction Programme forPreschool Youngster) yang dilakukan dengan kunjungan rumah duaMinggu sekali oleh pelatih di Indonesia dikenal dengan sebutan BinaKeluarga Balita.k. Program dari anak untuk anakProgram ini diperuntukkan bagi kakak yang memiliki tanggungjawab mengasuh adiknya. kepada pengasuh tersebut diajarkan bagaimana mengasuh yang baik, mendorong adik untuk berbicara, bermain, menyuapidan lain sebagainya.l. Pelayanan melalui media massaProgram ini diperuntukkan bagi orang tua yang memiliki anak danbalita. Program dilakukan melalui media massa seperti media cetak,televisi dan radio. Isi program tersebut berupa teknik-teknik pendidikandan pelayanan bagi anak dan balita.Saat ini, banyak sekolah yang menawarkan program-program di luarprogram yang dijalankan pada umumnya. Program tambahan adalah hal yangsangat positif bagi anak. Tapi, jika tidak diberikan dengan cara yang tepatakan berdampak negatif, seperti munculnya rasa tertekan atau bosan pada dirianak. Agar program-program materi tambahan dapat memberikan hal positifdan menghindari terjadinya efek buruk pada anak, sebaiknya sekolah tersebutmemenuhi kriteria berikut :a. Program disesuaikan dengan minat dan bakat anak, bukan keinginanorang tua.b. Program dilaksanakan sebagai kegiatan yang menarik.c. Tidak menghilangkan waktu anak untuk bersosialisasid. Menyediakan waktu untuk aktivitas fisik.
Diterbitkan di: 25 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.