Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Karakteristik Tes Yang baik

Karakteristik Tes Yang baik

oleh: garaspati     Pengarang : laila fitri
ª
 
Sebuah tes harus memenuhi syarat-syarat tertentu sebagai alat pengukur,sebab memang tidak jarang kesimpulan penting ditarik dan keputusan pentingdiambil berdasarkan informasi-informasi yang berhasil diperoleh melaluipenggunaan tes, padahal di lain pihak kita menyadari kelemahan-kelemahannyayang sebagaian terletak pada kurang cermatnya kita memerikasa alat pengukut(tes) itu sendiri. Kadang-kadang tes yang dipergunakan tidak benar-benarmengukur apa yang mau diukur, kadang-kadang tes itu kurang men-sampleaspek-aspek tingkah laku yang mau diukur itu secara memadai, kadang hasilpengukuran tidak cukup mantap, kadang tidak ada patokan interpretasi yangcukup tegas tentang benar tidaknya suatu jawaban, dan kadang tes itu tidak cukupmampu menunjukkan perbedaan-perbedaan kemampuan yang kurang menyolok.Pada umumnya suatu tes dikatakan baik dalam hubungan dengan sesuatutujuan tertentu, biasanya dalam mengukur prestasi siswa dalam arti seberapa jauhtujuan pengajaran tercapai, sedangkan tercakup dalam tujuan ini adalah tujuanuntuk memperlancar proses belajar belajar dalam rangka lebih menyempurnakancara-cara mengajar guru diwaktu-waktu yang akan datang.1. ValiditasValiditas berasal dari kata “validity” yang mempunyai arti sejauh manaketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dala melakukan fungsi ukurnya Kata “valid” sering diartikan dengan: tepat, benar, shahih, abash; jadi katavaliditas dapat diartikan dengan ketepatan, kebenaran, keshahihan ataukeabsahan.42Apabila kata valid itu dikaitkan dengan fungsi tes sebagai alat pengukur,maka sebuah tes dikatakan valid apabila tes tersebut dengan secara tepat,secara benar, secara shahih, atau secara absah dapat mengukur apa yangseharusnya diukur. Dengan kata lain sebuah tes dikatakan telah memiliki“validitas” apabila tes tersebut denagn secara tepat, benar, shahih atau absahtelah dapat mengungkap atau mengukur apa yang seharusnya diungkap ataudiukur lewat tes tersebut.Jadi tes hasil belajar dapat dinyatakan valid apabila tes hasil belajartersebut (sebagai alat pengukur keberhasilan belajar peserta didik) dengansecara tepat, benar, shahih atau absah telah dapat mengukur atau mengungkaphasil-hasil belajar yang telah dicapai oleh peserta didik, setelah merekamenempuh proses belajar mengajar dalam jangka waktu tertentu.Suatu tes dapat memiliki validitas yang bertingkat-tingkat: tinggi, sedang,rendah, bergantung pada tujuannya. Sehubungan dengan itu ada beberapajenis validitas, yaitu:43a. Content Validity (Validitas Isi).
Suatu tes dikatakan memiliki content validity jika scope dan isi tes itusesuai dengan scope dan isi kurikulum yang sudah diajarkan.b. Construct Validity (Validitas Konstruksi)Untuk menentukan adanya construct validity, suatu tes dikorelasikandengan sutu konsepsi atau teori. Item dalam tes itu harus sesuai dengancirri-ciri yang disebutkan dalam konsepsi tadi, yaitu konsepsi tentnagobjek yang akan dites. Dengan kata lain hasil-haisl tes itu disesuaikandengan tujuan atua cirri-ciri tingkah laku yang hendak diukur.c. Predictive Validity (Validitas Ramalan)Suatu tes dikatakan memiliki predictive validity jika hasil korelasi tes itudapat meramalkan dengan tepat keberhasilan seseorang pada masamendatang di dalam lapangan tertentu.d. Concurrent Validity (Validitas kesamaan/bandingan)Jika hasil suatu tes mempunyai korelasi yang tinggi dengan hasil suatualat ukur lain terhadap bidang yang sama pada waktu yang sama pula,maka dikatakan tes itu memiliki concurrent validity.2. ReliabilitasReliabilitas merupakan penerjemahan dari kata “reliability” yangmempunyai asal kata “rely” dan “ability”.44Kata “reliabilitas” sering diterjemahkan dengan keajegan(= stability) ataukemantapan (= concistency)
Apabila istilah tersebut dikaitkan dengan funsi tes sebagai alat pengukurmengenai keberhasilan belajar peserta didik, maka sebuah tes hasil belajardapat dinyatakan reliabel apabila hasil-hasil pengukuran yang dilakukanberulangkali terhadap subyek yang sama, senantiasa menunjukkan hasil yangtetap sama atau sifatnya ajeg dan stabil.Dengan demikian suatu tes dikatakan telah memiliki reliabilitas (dayakeajegan mengukur) apabila skor-skor atau nilai-nilai yang diperoleh parapeserta tes untuk pekerjaan ujiannya adalah stabil, kapan saja-dimana saja-danoleh siapa saja tes itu dilaksanakan.3. ObjektivitasSebuah tes hasil belajar dapat dikatakan sebagai tes hasil belajar yangobjektif, apabila tes tersebut disusun dan dilaksnakan “menurut apa adanya”.Di tinjau dari segi isi atau materi tesnya, maka istilah “apa adanya” itumengandung pengertian bahwa materi tes tersebut adalah diambilkan ataubersumber dari materi atau bahan pelajaran yang telah diberikan sesuai atausejalan dengan tujuan instruksional khusus yang telah ditentukan. Ditilik darisegi pemberian skor dan penentuan nilai hasil tesnya, maka istilah “apaadanya” itu terkandung pengertian bahwa pekerjaan koreksi, pemberian skordan penentuan nilainya terhindar dari unsur-unsur subyektifitas yang melekatpada diri penyususn tes. 4. Praktikabilitas (Practicability)Sebuah tes dikatakan memiliki praktikabilitas yang tinggi apabila testersebut bersifat praktis, mudah pengadministrasiannya.Tes yang praktis adalah tes yang:a. Mudah dilaksanakan, misalnya tidak menuntut peralatan yang banyak atauyang sulit pengadaannya.b. Mudah pemeriksaannya, artinya bahwa tes itu dilengkapi dengan kuncijawaban maupun pedoman skoringnya.c. Dilengkapi dengan petunjuk-petunjuk yang jelas.465. EkonomisYang dimaksud dengan ekonomis disini adalah bahwa pelaksanaan testersebut tidak membutuhkan ongkos atau biaya yang mahal, tenaga yangbanyak, dan waktu yang lama.
Diterbitkan di: 18 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.