Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Bentuk-Bentuk Tes

oleh: garaspati     Pengarang : laila fitri
ª
 
Dari bentuk soalnya, tes dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:a. Tes SubyektifTes subyektif disebut juga tes uraian (esay). Tes berbentuk esai adalahsejenis tes kemajuan belajr yang memerlukan jawaban yang bersifatpembahasan atau uraian kata-kata. Ciri-ciri pertanyaannya didahuluidengan kata-kata seperti; uraikan, jelaskan, mengapa, bagaimana,bandingkan, simpulkan, dan sebagainya. Soal-soal bentuk esai biasanyajumlahnya tidak banyak, hanya sekitar 5-10 buah soal dalam waktu kira kira 90 s/d 120 menit. Sola-soal bentuk esai ini menuntut kemampuansiswa untuk dapat mengorganisir, menginterpretasi, menghubungkanpengertian-pengertian yang telah dimiliki.Kebaikan-kebaikan tes esai:1) Mudah disiapkan dan disusun2) Tidak memberikan banyak kesempatan untuk berspekulasi ataukeuntungan-keuntungan3) Mendorong siswa untuk berani mengemukakan pendapat sertamenyusun dalam bentuk kalimat yang bagus4) Memberi kesempatan kepada siswa untuk mengutarakan maksudnyadengan gaya bahasa dan caranya sendiri5) Dapat diketahui sejauh mana siswa mendalami sesuatu masalah yangditeskanKelemahan-kelamahan tes esai:1) Kadar validitas dan reliabilitas rendah karena sukar diketahui segi-segimana dari pengetahuan siswa yang betul-betul telah dikuasai2) Kurang representative dalam hal mewakili seluruh scope bahanpelajaran yang akan dites karena soalnya hanya beberapa saja(terbatas).3) Cara memeriksanya banyak dipengaruhi oleh unsure-unsur subyektif.4) Pemeriksaannya lebih sulit sebab membutuhkan pertimbanganindividual lebih banyak dari penilai.5) Waktu untuk koreksinya lama dan tidak dapat diwakilkan kepadaorang lain.36Tes uraian dapat dibedakan menjadi dua bentuk, yaitu:371) Tes uraian bentuk terbatas, artinya butir soal itu hanya menyangkutmasalah utama yang dibicarakan, jawaban yang dikehendaki munculdari testee adalah jawaban yang sifatnya sudah lebih terarah (yangdibatasi).Contoh : Diantara obyek pembahasan dalam ilmu kalam adalahmengenai perbuatan manusia dan kekuasaan tuhan. Dalam masalahini, ke empat aliran besar dalam ilmu kalam yaitu Muktazilah,Asy’ariyah, Maturidiyah, Bukhara, dan Maturidiyah Samarkand,mempunyai pendapat yang tidak sama. Jelaskan pendapat keempataliran tersebut!2) Tes uraian bentuk bebas atau terbuka, yaitu peserta didik diberikebebasan untuk menjawab soal yang ditanyakan, jawaban yangdikehedaki muncul dari testee sepenuhnya diserahkan kepada testee itusendiri. Artinya, testee mempunyai kebebasan yang seluas-luasnyadalam merumuskan, mengorganisasikan dan menyajikan jawabannyadalam bentuk uraian. Contoh: Allah telah melimpahkan nikmatnya kepada kita kita yangamat banyak, sehingga kita tak mampu menghitungnya. Oleh Karenaitu sudah seoatutnya kita mensyukuri nikmat tersebut kepada AllahSwt. Jelaskan, bagaimana caranya kita mensyukuri nikmat allah itusesuai dengan ajaran Rosulullah!b. Tes ObyektifTes Obyektif ayang dikenal dengan istilah tes jawaban pendek, tes “Ya-Tidak”, dan tes model baru, adalah salah satu jenis tes hasil belajar yangterdiri dari butir-butir soal yang dapat dijawab oleh testee dengan jalanmemilih salah satu (atau lebih) diantara beberapa kemungkinan jawabanyang telah di pasangkan pada masing-masing item; atau dengan jalanmenuliskan (mengisikan) jawabannya berupa kata-kata atau symbolsimboltertentu pada tempat atau ruang yang telah di sediakan untukmasing-masing butir item yang bersangkutan.38Kebaikan-kebaikan tes obyektif :1) Mengandung lebih banyak segi-segi yang positif, misalnya lebihrepresentative mewakili isi dan luas bahan, lebih obyektif, dapatdihindari campur tangannya unsure-unsur subyektif baik dari segisiswa mauoun segi guru yang memeriksa.2) Lebih mudah dan cepat cara memeriksanya karena dapatmenggunakan kunci tes bahkan alat-alat hasil kemajuan teknologi. 3) Pemeriksaanya dapat di serahkan orang lain.4) Dalam pemeriksaan, tidak ada unsure subyektif yang mempengaruhi.Kelemahan-kelemahan tes obyektif :1) Persipan untuk menyususnnya jauh lebih sulit dari pada tes esai karenasoalnya banyak dan harus teliti untuk menghindari kelemahankelemahanyang lain.2) Soal-soalnya cenderung untuk mengugkapkan ingatan dan dayapengenalan kembali saja, dan sukar untuk mengukur proses mentalyang tinggi.3) Banyak kesempatan untuk main un tung-untungan.4) “Kerjasama sama” antar siswa pada waktu mengerjakan soal tes lebihterbuka.39Bentuk-bentuk tes obyektif, yaitu:401) Bentuk soal jawaban singkat2) Bentuk solal benar-salah3) Bentuk soal menjodohkan4) Bentuk soal pilihan ganda
Diterbitkan di: 18 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.