Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Karakter

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Karakter

oleh: garaspati     Pengarang : diasulisti
ª
 
Ratna Megawangi menjelaskan bahwa terbentuknya karakter ituadalah ditentukan oleh 2 faktor, yaitu:
1) Nature (Faktor Alami Atau Fitrah)Agama mengajarkan bahwa setiap manusia mempunyaikecenderungan (fitrah) untuk mencintai kebaikan. Namun fitrah iniadalah bersifat potensial, atau belum termanifestasikan ketika anakdilahirkan. Confucius, seorang filsuf dari Cina pada abad V SM jugamenyatakan bahwa walaupun manusia mempunyai fitrah kebaikan,namun tanpa diikuti dengan instruksi (pendidikan dan sosialisasi),maka manusia dapat berubah menjadi binatang, bahkan lebih buruklagi (dikutip dari Brooks dan Goble, 1997).Seorang sufi, Bawa Muhaiyaddeen, menggambarkan bahwamanusia – yang seharusnya tumbuh sesuai dengan fitrahnya – ibaratsebuah pohon yang sedang tumbuh, diokulasi atau ditempel denganjenis pohon lainnya yang tidak sesuai dengan fitrahnya. Denganbegitu, potensi "pohon" tersebut, yang seharusnya berbuah kemuliaan,ternyata berbuah kemudharatan. Namun, potensinya (akar ataufitrahnya) masih tetap berada dalam kesucian.22Setiap anak terlahir belum memiliki pengendalian terhadapdirinya sendiri. Ia belum mampu mengelola keinginan-keinginannya.Oleh sebab itulah, penanaman dan pembiasaan karakter pada anak dapat dilakukan sedini mungkin. Sebab, sekali kita lengah, fitrahtersebut akan segera diisi oleh karakter buruk yang ada di sekitar.Masalahnya, mampu atau tidak setiap orang tua menepis rasabosan, menjaga keikhlasan dan kesabaran dalam mengajarkankarakter-karakter baik tersebut.2) Nurture (Faktor Lingkungan)Secara garis besar faktor lingkungan yang mempengaruhikarakter menurut Ratna Megawangi terbagi dalam dua bagian:a) PendidikanPendidikan sangat berperan di dalam menentukanpembentukan karakter anak. Hal ini dapat dipahami dari ayat dibawah ini: "Dan ALLAH mengeluarkan kamu dari perut ibumudalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun dan Dia memberikamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamubersyukur. (QS. Al-Nahl, 16: 78)."23Ayat tersebut memberi petunjuk bahwa manusia memilikipotensi untuk dididik, yaitu penglihatan, pendengaran, dan hati sanubari. Potensi tersebut harus disyukuri dengan cara mengisinyadengan ajaran dan pendidikan.Zakiah Daradjat juga menyatakan bahwa setiap orang tuadan guru ingin membina anaknya menjadi orang yang baik,mempunyai kepribadian dan sikap mental yang kuat serta akhlakyang terpuji. Semuanya itu dapat diusahakan melalui pendidikan,baik pendidikan di sekolah atau di luar sekolah. Setiap pengalamanyang dilalui anak baik melalui penglihatan dan pendengaran akanmenentukan pribadinya.Hal ini sesuai pula dengan yang dilakukan LuqmanulHakim kepada anaknya,
b) SosialisasiSosialisasi juga sangat berperan penting dalampembentukan karakter anak seperti sosialisasi di dalam keluarga,sekolah dan masyarakat.(1). Sosialisasi Di Dalam KeluargaKeluarga merupakan tempat pertama dan utama dimana seorang anak dididik dan dibesarkan. Fungsi utamakeluarga seperti yang diuraikan dalam resolusi majelis umumPBB adalah "keluarga sebagai wahana untuk mendidik,mengasuh dan mensosialisasikan anak, mengembangkankemampuan seluruh anggotanya agar dapat menjalankanfungsinya di masyarakat dengan baik serta memberikan kepuasan dan lingkungan yang sehat guna tercapainya keluargasejahtera".27Sedangkan kondisi keluarga yang broken home,kurangnya kebersamaan dan interaksi antar keluarga, orang tuayang otoriter, adanya konflik dalam keluarga, adanyakekerasan baik kekerasan suami terhadap istri atau sebaliknya,kekerasan ibu terhadap anaknya atau sebaliknya akanberpengaruh negatif terhadap perkembangan jiwa dan karakteranak.Tetapi akan berbeda jika para orang tua yang selalumemperingati dan mencegah anaknya dari sifat-sifat buruksejak dini, memberikan kasih sayang, baik secara verbal(diberikan kata-kata cinta dan kasih sayang, kata-kata yangmembesarkan hati, dorongan dan pujian), maupun secara fisik(ciuman, elusan di kepala, pelukan dan kontak mata yangmesra) karena dengan demikian, berarti mereka telahmenyiapkan dasar kuat bagi kehidupan anak di masa datang
Diterbitkan di: 18 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.