Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Komponen Pokok Yang Perlu di Persiapkan Dalam Pelaksanaan Kelas

Komponen Pokok Yang Perlu di Persiapkan Dalam Pelaksanaan Kelas

oleh: hansdar     Pengarang : apip
ª
 
Pengelolaan kelas bilingual ini, merupakan langkah yang cukupprogresip untuk mempersiapkan para siswa mampu bersaing, berperan aktif,efektif dan cerdas dalam menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan danteknologi, untuk itu penerapannya menjadi penting untuk dicermati,mengingat bahasa Inggris bagi guru maupun siswa merupakan bahasa asing,bukan bahasa kedua. Hal ini, berbeda dengan negara-negara persemakmuranseperti; Australia, India, Malaysia dan Singapura, dimana bahasa Inggrisdigunakan sebagai bahasa kedua. Sehingga siswa terbiasa menggunakannya.18Selanjutnya bagaimana agar proses (input) pelaksanaan kelas bilingual(pembelajaran MIPA dalam pengantar bahasa Inggris) ini dapat berjalandengan efektif dan efisien? Maka sekolah yang akan dan telah melaksanakankelas bilingual ini, tentunya harus bekerja keras untuk mempersiapkan dan meningkatkan keberhasilan pelaksanaannya agar tujuan pembelajaran dapatdicapai sesuai dengan yang diharapkan.Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Yasin ayat19 dan Surat An-Najam ayat 39 sebagai berikut: ?Artinya: Utusan-utusan itu berkata: "Kemalan]gan kamu adalah karena kamusendiri. apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasibmalang)? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampui batas".(Q.S. Yasin: 19) Artinya : Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apayang telah diusahakannya. (Q.S. An-Najm: 39)Dari dua ayat al-Qur’an diatas dijelaskan bahwa agar prosespembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dengan menggunakanbahasa Inggris dapat berhasil, maka bagi sekolah yang menyelenggarakankelas bilingual dianjurkan untuk berusaha mempersiapkan dengan baik apayang menjadi terwujudnya tujuan. Karena usaha atau upaya merupakan kuncikeberhasilan dan tidaknya dalam mencapai suatu tujuan.Ada beberapa komponen pokok yang harus dipersiapkan dalampelaksanaan kelas bilingual. Komponen pokok tersebut sebagai berikut:a. KurikulumKurikulum merupakan komponen dalam proses pembelajaran dansebagai alat untuk mencapai tujuan, maka oleh karena itu, kurikulum harus dikembangkan sesuai dengan kondisi lingkungan atau kebutuhanyang diharapkan.Menurut Tilaar standar kurikulum atau standar isi ditentukandengan mata pelajaran untuk masing-masing jenjang pendiddikan sertapengaturan mengenai alokasi waktu setiap minggu, bulan, tahun. Selainitu kurikulum disusun berdasarkan berbagai sudut pandang sepertikurikulum berorientasi kepada mata pelajaran (subject matterccurriculum), kurikulum berorientasi kepada kebutuhan anak 9cchildcentered curriculum), kurikulum berdasarkan kepada kebutuhankehidupan nyata (life-skill curriculum).19Dalam buku sebagai dasar dan pedoman pelaksanaan kelasbilingual di kemukakan bahwa kurikulum kelas bilingual (pembelajaranMatematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris),kurikulum yang digunakan adalah kurikulum nasional yaitu kurikulum2004 atau Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), yang dikembangkandengan menggunakan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching andLearning (CTL).20 Pengembangan silabus dan pengembangan sistempenilaiannya juga mengaju pada kurikulum tersebut. Namun demikian,meskipun kurikulum 2004 (KBK) yang digunakan sebagai acuannya, sekolah dapat mengembangkan dengan menambah, memperluas, danmemperdalam kurikulum yang berlaku sesuai dengan perkembanganInternasional dalam bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alamdengan tetap memperhatikan nilai- nilai dan budaya Indonesia yang ada.21Sebagaimana juga yang dikemukakan oleh Widowati dan TitikSudarti kurikulum yang di gunakan kelas bilingual adalah kurikulumKBK atau KTSP, yang dalam proses pembelajan MIPA dikembangkandalam bahasa Inggris.22Hal ini, mengacu pada Permendiknas Nomor 24 Tahun 2006tentang standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengahdikemukakan bahwa :“Satuan pendidikan dasar dan menengah mengembangkan danmenetapkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dasar dan menengahsesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan yang bersangkutan”. “Satuanpendidikan dasar dan menengah dapat mengembangkan kurikulumdengan standar yang lebih tinggi dari standar isi sebagaimana diaturPeraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentangstandar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah dan standarkompetensi lulusan sebagaimana diatur dalam Peraturan MenteriPendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Standar KompetensiLulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah”
b. Kesiapan GuruGuru sebagai komponen utama proses belajar mengajar mempunyaiperanan yang penting dan sangat menentukan terhadap berhasil tidaktujuan pendidikan. Sebagaimana yang kemukakan oleh Aan Comariahdalam bukunya “Visionary Leadership” Guru merupakan ujung tombakpendidikan. Keberadaan guru menjadi aspek penting bagi kebarhasilansekolah, terutama guru yang melaksanakan fungsi mengajarnya denganpenuh makna (purposeful teaching).24Untuk mengajarkan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alamdengan menggunakan bahasa Inggris, tentu merupakan tugas yang cukupberat. Oleh karena itu, agar penerapan kelas bilingual ini dapat berjalandengan efektif, maka aspek kesiapan guru sangat diperlukan, disampingmenguasai materi, guru harus belajar mengucapkan dan memahamibahasa Inggris.Maka sekolah yang akan melaksanakan penerapan kelas bilingualini, perlu melakukan seleksi terlebih dahulu terhadap guru-guru yangakan mengajar di kelas bilingual untuk mengetahui tingkat kesiapanmereka mengajar Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalampengantar bahasa Inggris. Sehingga guru tersebut mampu dan sanggup menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pengajar Matematika dan IlmuPengetahuan Alam dengan menggunakan bahasa Inggris.Oleh karena itu, sekolah bersama komite sekolah bertanggungjawab terhadap penyiapan guru dengan bekerja sama dengan DirektoratPLP untuk menyediakan instrumen yang dapat digunakan untukmenyeleksi guru MIPA dalam berbahasa Inggris.Beberapa kriteria minimal yang seharusnya dimiliki oleh guru kelasbilingual diantaranya sebagai berikut:1. Berlatar belakang pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam(biologi, fisika, kimia), minimal Diploma III (D3) atau Sarjana (S1)2. Usia guru tidak lebih dari 45 tahun3. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang cukup bagus yangdiindikasikan oleh nilai TOEFL minimal 450.4. Memahami kurikulum 2004 beserta strategi dan metode pengajaranyang mendukung keterlaksanaan kurikulum 2004 di sekolah. Misalnyapembelajaran Kontektual Teaching dan Learning.5. Memahami konsep dasar pembelajaran Matematika dan IlmuPengetahuan Alam dalam bahasa Inggris.6. Memiliki komitmen yang tinggi untuk melaksanakan program ini c. Kesiapan SiswaSejak awal para siswa telah mengetahui akan adanya kelas bilingualdi sekolah. Maka bagi siswa yang berminat atau yang mau masuk kelasbilingual terlebih dahulu mereka mempersiapkan diri secara mandiri.Dalam artian siswa yang mau masuk kelas bilingual harus memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik dan memiliki pemahamanMatematika dan Ilmu Pengetahuan alam dalam bahasa Inggris di atasrata-rata.
Diterbitkan di: 15 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.