Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Tahapan-tahapan proses belajar-mengajar (PBM)

Tahapan-tahapan proses belajar-mengajar (PBM)

oleh: hansdar     Pengarang : nuriana
ª
 
Proses belajar-mengajar (PBM) tidak hanya memberikan pengetahuankognitif tetapi segala potensi yang dimiliki siswa harus dapat dikembangkan. Olehkarena itu model pembelajaran harus di rancang dengan memperhatikan karakteranak, problem belajar anak dan hal lain yang mendukung tercapainya proses belajarmengajar(PBM).Adapun tahapan-tahapan proses belajar-mengajar (PBM) sebagai berikut:a. Perencanaan.Ada beberapa pendapat mengidentifikasi apa yang dimaksud denganperencanaan pengajaran, seperti pendapat Banghart dan Albert Trull, mereka tidakmemberikan batasan perencanaan secara khusus melainkan mengatakan bahwa dalammemaknai perencanaan pengajaran dapat diketahui dari tiga dimensi. Dikatakandimensi perencanaan pengajaran dikarenakan berkenaan dengan luas dan cakupanaktifitas perencanaan yang mungkin dalam sistem pendidikan dan yang merupakankarakteristik perencanaan pengajaran adalah:1) Proses rasional, ini berkaitan dengan tujuan dan konsep yang di rancang olehbanyak orang.2) Konsep dinamik, konsep ini dapat dimodifikasi apabila informasi yang masukmengharapkan demikian. 3) Perencanaan terdiri dari beberapa aktifitas tetapi dapat dikategorikan menjadiprosedur-prosedur dan pengarahan.4) Perencanaan pengajaran berkaitan dengan pemilihan sumber dana sehinggamampu mengurangi pemborosan, duplikasi, salah penggunaan dan salahmanajemennya.Batasan lain yang dikemukakan adalah Philip Combs, bahwa:“Perencanaan pengajaran adalah suatu penerapan rasional dari analisissistematis proses perkembangan pendidikan dengan tujuan agar pendidikanitu lebih efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan dan tujuan para muriddan masyarakatnya”.Definisi perencanaan pengajaran di Indonesia tidak jauh berbeda denganperencanaan sektor lain yang semuanya mengarah kepada pola perencanaanBappenas (badan perencanaan pembangunan nasional), yaitu:“Suatu proses penyusunan alternative kebijaksanaan mengatasi masalah yangakan dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan pembangunanpendidikan nasional dengan mempertimbangan kenyataa-kenyataan yang adadi bidang sosial, ekonomi, sosial budaya dan kebudayaan pembangunansecara menyeluruh terhadap pendidikan nasional”.Salah satu aspek tujuan pendidikan adalah memelihara, mempertahankan danmengembangkan bagian dari tujuan yang menjadi dasar integrasi dari perencanaanmasyarakat dan perencanaan pengajaran. Perencanaan pengajaran seharusnya dipandang sebagai suatu alat yang dapat membantu para pengelola pendidikan untuklebih berdaya guna dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Perencanaan dapat menolong pencapaian suatu sasaran secara lebih ekonomis, tepat waktu dan memberipeluang untuk lebih mudah di kontrol dan di monitor pelaksanaannya.b. Pelaksanaan.Yang dimaksud dengan pelaksanaan proses belajar-mengajar (PBM) adalahproses berlangsungnya belajar mengajar di dalam kelas yang merupakan inti darikegiatan pendidikan di sekolah. Jadi pelaksanaan pengajaran adalah interaksi gurudengan murid dalam rangka menyampaikan bahan pelajaran kepada siswa dan untukmencapai tujuan pengajaran.Jadi pelaksanaan proses belajar-mengajar (PBM) bisa disimpulkan sebagaiproses terjadinya interaksi antara guru dengan siswa dalam rangka menyampaikanbahan pelajaran kepada siswa untuk mencapai tujuan pengajaran
Diterbitkan di: 15 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa tujuan dsri proses belajar mengajar?? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.