Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Kecemasan dalam Menghadapi Kematian

Kecemasan dalam Menghadapi Kematian

oleh: sangraja     Pengarang : nur laila
ª
 
Membahas soal kematian, bisa menimbulkan pemberontakan yangmenyimpan kepedihan pada setiap jiwa manusia. Seseorang lebih menolakuntuk mati, mereka ingin hidup lebih lama lagi dan selalu menghindar darikematian. Kematian memang termasuk suatu musibah yang besar danpenderitaan yang habit. Kematian merupakan salah satu penyebab timbulnyaperasaan cemas pada sebagian orang. Menurut meraka, kematian adalahperistiwa yang menyakitkan dan penuh misteri, tidak ada misteri yangmengguncang akal dan batin manusia kecuali misteri kematian.1. Kecemasana. Pengertian KecemasanKecemasan adalah suatu keadan tegang yang memotifasi kitauntuk berbuat sesuatu. Menurut Linda L. Davidoff, kecemasanadalah emosi yang ditandai oleh perasaan akan bahaya yangdiantisipasikan, termasuk juga ketegangan dan stress yangmenghadang dan oleh bangkitnya system saraf simpatetik.Kecemasan yang sering dikeluhkan oleh orang-orang adalahkecemasan yang disebabkan oleh kegelisahan (neurosis).Gangguan kecemasan adalah gangguan psikologis yangdicirikan dengan ketegangan motorik (gelisah, gemetar, danketidakmampuan untuk rileks), hiperaktivitas (pusing, jantungberdebar-debar atau berkeringat), dan pikiran serta harapan yangmencemaskan Dari pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa kecemasanadalah suatu keadaan tegang yang ditandai oleh perasaan akan bahayayang diantisipasikan yang timbul ketika terjadinya pertentangan antaradorongan dan usaha individu untuk menyesuaikan diri dan yangmengakibatkan kegelisahan.Dalam pandangan Islam, kecemasan dan ketakutan itu munculkarena adanya pengharapan, dan harapan setiap manuisa adalahkembali kehadirat Allah dengan khusnul khotimah, yakni mendapatkansurga. Dalam Al-Qur’an dijelaskan: Artinya: Dan mereka berdo’a kepada Tuhan kami denganharap dan cemas. (Q.S. Al-Anbiya: 90)Dengan melihat kedua ayat di atas, harap dan cemas, khauf(takut) da raja’ (harap) itu tidak dapat dipisahkan, keduanyamerupakan sayap untuk menghantarkan dekat dengan Allah.b. Gejala KecemasanCemas mempunyai penampilan yang bermacam- macam, antara lain:1. Gejala jasmaniah (fisiologis) yait u: ujung-ujung anggota dingin(tangan dan kaki), keringat berpercikan, gangguan pencernaan cepatnya pukulan jantung, tidur terganggu, kepala pusing, hilangnafsu makan, dan pernapasan terganggu.2. Gejala kejiwaan antara lain, sangat takut, serasa akan terjadi bahayaatau penyakit, tidak mampu memusatkan perhatian, selalu merasaakan terjadi kesuraman, kelemahan dan kemurungan, hilangkepercayaan dan ketenangan, dan ingin lari dari menghadapisuasana kehidupan.Dalam skripsi ini, gejala fisik nampak pada klien yakni, sejakmengalami kecemasan dalam menghadapi kematian klien sering sakitsampai badannya kurus, tidak dapat tidur dengan tenang, dan seringsesak napas. Sedangkan gejala kejiwaan yang nampak pada klienadalah klien sering merasa takut dan dibayang-bayangi akan kematianyang akan menimpanya, ia menjadi sering menyendiri, dan hilangketenangan dalam hidupnya.c. Akibat KecemasanAdapun akibat dari kecemasan adalah:1). Kecemasan mengganggu dan mengancam ketenangan setiap orang.2). Kecemasan menghilangkan rasa aman.3). Kecemasan mengakibatkan neurosis.4). Kecemasan mengakibatkan depresi.d. Batasan Kecemasana Batasan cemas adalah keadaan tegang yang umum yang timbultimbul ketika terjadinya pertentangan antara dorongan-dorongan danusaha inividu untuk menyesuaikan diri. Seseorang yang menderitacemas yang umum, hidup tiap hari dalam ketegangan yang tinggi, iasecara samar-samar merasa takut dan cemas pada hampir sebagianbesar waktunya dan cenderung bereaksi secara berlebihan terhadapstres yang ringan pun. Cemas adalah bentuk lahir dari proses emosiyang bercampu baur, yang terjadi ketika terjadinya konflik.2. Pengertian MatiKematian atau mati adalah kejadian yang paling berat, palingmenakutkan, dan paling mengerikan. Satu kejadian yang pasti akandihadapi dan dialami oleh setiap manusia, satu kejadian yang tak dapatdihindari dengan cara bagaimanapun juga, para Nabi dan Rasul, jin danmalaikat sekalipun tak dapat menghindar dari mati. Kematian adalah proses terpisahnya antara unsur ruh dan unsurtubuh. Unsur tubuh ini terdiri dari daging, tulang, darah, kulit, dan bulu.Sedangkan ruh adalah termasuk unsur Ilahi yang hanya Allah SWT sajayang tahu akan rahasianya, ia bukan dari benda atau materi
Diterbitkan di: 12 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.