Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pengertian Anggaran Pendidikan

Pengertian Anggaran Pendidikan

oleh: sehatjaya     Pengarang : muchmad
ª
 
Secara singkat, anggaran (budget) dapat didefinisikan sebagai hasilperencanaan yang berkaitan dengan bermacam-macam kegiatan secaraterpadu yang dinyatakan dalam satuan uang dalam jangka waktu tertentu.Dapat pula di nyatakan, anggaran merupakan sederetan daftar ataupernyataan-pernyataan terperinci mengenahi penerimaan dan pengeluaranyang diharapkan dalam jangka waktu tertentu. Lebih detail lagi, anggarandapat didefinisikan sebagai hasil perencanaan berupa daftar mengenahiberbagai macam kegiatan terpadu, baik yang berkenaan dengan penerimaanmaupun pengeluaran, serta di nyatakan dalam satuan uang dan berlaku dalamkurun waktu tertentu. Anggaran juga dapat di artikan sebagai “suatu pendekatan yang formaldan sistematis dari pada pelaksanaan tanggung jawab manajemen didalamperencanaan, koordinasi, dan pengawasan”. 19Pengertian dasar tentang anggaran diatas, menggambarkan berbagaiunsur yang harus di penuhi dalam menyusun sebuah anggaran, yakni.Pertama, unsur rencana yang berarti menunjuk adanya inventarisasi berbagaikegiatan yang akan direncanakan dalam jangka waktu tertentu. Kedua, anggaran harus mencakup seluruh kegiatan organisasi termasuk kegiatankegiatanyang akan dilakukan oleh divisi atau departemen-departemen yangada dalam organisasi tersebut. Ketiga, anggaran dinyatakan melalui unitmoneter atau mata uang tertentu. Unsur ketiga ini untuk memudahkanpenjumlahan, membandingkan, maupun menganalisa jika organisasi tersebutdalam menjalankan aktifitasnya tidak hanya bersentuhan dengan satuanmoneter tertentu, melainkan beragam mata uang asing. Misalnya, organisasimenjalin kerja sama dengan Uni Eropa yang menggunakan mata uang Euro,atau Amerika (Dollar), Jepang (Yen), dan lain-lain. Keempat, unsur waktuyang berarti bahwa anggaran secara eksplisit juga harus mencantumkan waktuberlaku dimasa selanjutnya, baik strategis maupun taktis.Selain empat unsur diatas, unsur-unsur lain yang harus dipenuhi dalamanggaran adalah formalitas, sistematis, akuntabilitas, dan managerial.Pertama, anggaran harus bersifat formal yang disusun secara sengaja dalambentuk tertulis. Kedua, anggaran juga harus sistematis yang berarti disusundengan berurutan dan berdasarkan suatu logika. Ketiga, anggaran tersusunmelalui proses pengambilan keputusan yang nantinya akan dipertanggungjawabkan, khususnya oleh pimpinan organisasi. Keempat, pengambilankeputusan yang berkaitan dengan anggaran tetap berada dalam koridormanajemen (perencanaan, koordinasi, dan pengawasan).Pada hakikatnya anggaran merupakan pendapatan dan belanja suatuprogram yang berkaitan dengan sumber penerimaan dan alokasi pengeluaran uang. Anggaran disini merupakan sebuah alat untuk: (1) menentukan sumberdana. (2) membuat perkiraan atau prediksi. (3) membandingkan pengeluarandan pemasukan. (4) menentukan prioritas. (5) mengkaji nilai rencanaalternatif. (6) melaksanakan rencana. (7) Mengkoordinasikan kegiatansekolah.(8) memperkokoh tanggung jawab.Dalam masyarakat yang berkembang terdapat tiga definisi tentanganggaran pendidikan. Pertama, anggaran pendidikan mencakup semua sektorpendidikan. Hal itu berarti, semua anggaran yang terkait dengan pendidikanadalah termasuk anggaran pendidikan, baik yang diselenggarakan olehDepartemen Pendidikan Nasio nal maupun Departemen lain. Oleh karena itu,anggaran pendidikan militer, anggaran pendidikan pegawai negeri sipil,anggaran pendidikan kepolisian, dan lain- lain termasuk bagian dari anggaranpendidikan. Kedua, anggaran yang hanya berkait dengan DepartemenPendidikan Nasional (Depdiknas), baik anggaran rutin maupun anggaranpembangunan. Ketiga, anggaran pendidikan adalah semua anggaranpendidikan nasional, tepatnya, keseluruhan anggaran pendidikan di semuaDepartemen.Kecenderungan para pakar pendidikan mendefinisikan anggaranpendidikan adalah, keseluruhan anggaran yang hanya berkaitan dengan sistem pendidikan nasional sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) tentangSistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Dengan kata lain, bahwa aggaranpendidikan merupakan keseluruhan anggaran yang diarahkan padapemenuhan pendidikan masyarakat umum dan semua hal yang menunjangpendidikan di kelas atau sekolah.Kebutuhan tentang anggaran pendidikan dalam organisasi inidipergunakan dalam membiayai setiap kegiatannya. Salah satu dari bagianorganisasi adalah lembaga pendidikan yang tentu juga membutuhkan biayaatau pendanaan dalam rangka melakukan pengelolaan dan penyelenggaraanpendidikan. Kebutuhan biaya atau pendanaan didasarkan atas kenyataansebagai organisasi tentu mencerminkan adanya wadah dengan berbagaiaktifitas-aktifitasnya yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam rangkamencapai tujuan tertentu.Dalam gambaran lebih luas dapat dinyatakan, lembaga pendidikanjuga dapat dinyatakan memiliki dua arah yang berjalan sekaligus, secarastruktural statis dan secara behavioral bersifat dinamis. Masing-masing agardapat berjalan secara berkelanjutan membutuhkan pembiayaan yang cukupbesar, dan biaya itu sendiri menjadi faktor dominan keberhasilanmempertahankan keberlangsungan organisasi, baik yang bersifat struktural maupun behavioral. Lembaga pendidikan membutuhkan biaya administrasi,perlengkapan, dan biaya program pembelajaran.Pertama, Biaya administrasi (administration expenses budget) adalahkeseluruhan anggaran atau dana yang diperuntukkan pada pemenuhankebutuhan lingkungan kerja administrasi.Termasuk biaya-biayaadministrasi, seperti biaya gaji pegawai dilingkungan kerja, pemenuhanbahan-bahan yang diperlukan oleh masing-masing bagian di BagianAdministrasi, pemeliharaan sarana dan prasarana gedung lembaga pendidikan,pemeliharaan alat-alat untuk masing-masing bagian di Bagian Administrasi,listrik, biaya telekomunikasi, dan lain- lain.Kedua, biaya perlengkapan merupakan seluruh anggaran yangberhubungan dengan sarana dan prasarana pendidikan. Sarana pendidikanadalah keseluruhan perangkat peralatan, bahan, dan perabot yang secaralangsung digunakan dalam proses pendidikan disekolah. Sedangkan,prasarana adalah semua perlengkapan dasar yang dapat mendukung ataumenunjang proses pendidikan di sekolah .Termasuk sarana dan prasaranalembaga pendidikan, diantaranya kantor sekolah, ruang teori atau kelas, ruangkepustakaan, ruang laboratorium, ruang UKS/BP, ruang sebaguna/senam/kesenian, ruang kepala sekolah/administrasi, ruang guru, gudang, kamar mandi/WC murid, kamar mandi/WC guru, kantin, bangsal kendaraan,ruang ibadah, ruang penjaga, halaman sekolah, lapangan upacara, lapanganolah raga, kebun, pagar, fasilitas air, falisitas penerangan, rumah kepalasekolah, dan rumah guru.Ketiga, biaya program pembelajaran disebut juga seluruh anggaranyang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan program pembelajaran. Diantarabiaya yang diperlukan dalam program pembelajaran adalah, biaya untukmemenuhi kebutuhan perabot kelas dan media pengajaran. Kebutuhan perabotkelas misalnya, papan tulis, meja dan kursi guru, meja dan kursi murid, lemarikelas, papan daftar hadir murid, papan daftar piket, papan pemajangan karyamurid, meja pemajangan murid, papan grafik pencapaian target kurikulum,papan daftar pengelompokan murid, dan papan grafik kehadiran murid.Sedangkan, biaya media pengajaran adalah semua kebutuhan terkait dengankepentingan efektifitas proses belajar mengajar dikelas. Termasuk kebutuhanbiaya media pengajaran, diantaranya media pandang diproyeksikan, mediapandang tidak di proyeksikan, media dengar, dan media pandang dengar.Selain itu, juga dibutuhkan biaya gaji tenaga pendidikan (guru dan kepalasekolah) yang juga sebagai bagian dari biaya program pembelajaran.
Diterbitkan di: 09 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.