Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pengertian Pengkoordinasian (Coordinating)

Pengertian Pengkoordinasian (Coordinating)

oleh: sehatjaya     Pengarang : amin musthofa
ª
 
Koordinasi dalam operasionalnya mengerjakan unit- unit, orangorang,lalu lintas informasi, dan pengawasan seefektif mungkin, semuanyaharus seimbang dengan tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.Organisasi yang baik memberikan susunan administratif, aturan-aturan,mekanisme pengkoordinasian yang dibutuhkan untuk memudahkanmenjalankan aktivitas organisasi secara maksimal. Sebagaimana dikemukakan Henry L. Sisk bahwa manajemen adalah koordinasi darisemua sumber melalui proses perencanaan, pengorganisasian pimpinan,dan pengawasan agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Sedangkan koordinasi (coordination) mengandung makna menjaga agartugas-tugas yang telah dibagi, tidak dikerjakan menurut kehendak yangmengerjakan saja, tetapi menurut aturan sehingga menyumbangpenyampaian tujuan.Pengkoordinasian menurut The Liang Gie merupakan rangkaianaktivitas menghubungkan, menyatupadukan dan menyelaraskan orangorangdan pekerjaannya sehingga semuanya berlangsung secara tertib danseirama menuju kearah tercapainya tujuan tanpa terjadi kekacauan,percekcokan, kekembaran kerja atau kekosongan kerja.SedangkanOteng Sutisna merumuskan koordinasi ialah mempersatukan sumbangansumbangandari orang-orang, bahan, dan sumber-sumber lain ke arahtercapainya maksud yang ditetapkan.Purwanto mengemukakan koordinasi adalah aktivitas membawaorang-orang, materiil, pikiran-pikiran, teknik-teknik, dan tujuan-tujuan kedalam hubungan yang harmonis dan produktif dalam mencapai suatutujuan. Dari pengertian ini dapat ditegaskan bahwa pengkoordinasiandalam organisasi sekolah adalah mempersatukan rangkaian aktivitaspenyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di sekolah dengan menghubungkan, menyatu padukan dan menyelaraskan kepala sekolah,guru, tenaga kependidikan, dan personal lainnya dan pekerjaannyadibawah tanggung jawab kepala sekolah sehingga semuanya berlangsungsecara tertib kearah tercapainya maksud yang telah ditetapkan. Koordinasiharus dapat meningkatkan kerjasama antara kepala sekolah dan personalsekolah sebagai anggota organisasi semaksimal mungkin pada tatarsekolah maupun unit kerja sekolah.Koordinasi harus menghasilkan penyatuan arah dalammelaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dari tiap-tiapbagian maupun personal dalam keseluruhan agar terdapat hubungan yangbaik, segala sesuatu berjalan menurut rencana pada waktu yang tepat.Pengkoordinasian mutlak diperlukan dalam organisasi pendidikankhususnya sekolah, karena dalam organisasi sekolah ada pembagian kerjayang amat pokok yaitu pekerjaan mendidik, pekerjaan manajemen sekolahdan manajemen pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan sesuaimutu yang dipersyaratkan.Setiap orang harus mengetahui tugas masing-masing, sehinggayang tumpang tindih dan pekerjaan yang tidak perlu dapat dihindarkan.Dalam menjalankan tugas pendidikan di sekolah, pengatur waktumerupakan hal yang terpenting, karena ada kegiatan yang harusdidahulukan, dan ada yang harus dilakukan kemudian atau bersamaan,semua dikoordinasikan oleh kepala sekolah sebagai seorang pimpinan. Tanpa pengkoordinasian yang benar maka tiap komponen seperti guru,tenaga kependidikan dan karyawan pendidikan lainnya akan berjalansendiri-sendiri tanpa arah yang jelas. Suatu usaha kerjasama sekolah yangbaik, pengkoordinasian yang efektif merupakan suatu keharusan, dankoordinasi itu tidaklah timbul dengan sendirinya, melainkan harusdiusahakan oleh manajer sekolah pada setiap unit kerja pendidikan disekolah dengan sungguh-sungguh dan terencana.Pembagian kerja dan spesialisasi atas dasar tanggung jawabprofesionalnya masing-masing berjalan menuju kesatu titik tercapainyatujuan pendidikan. Titik fokus dari koordinasi tersebut terselenggaranyaseluruh program sekolah sesuai yang direncanakan dan mencapai tujuansesuai yang ditargetkan. Koordinasi yang baik akan berhasil dengan syarat(1) pembagian kerja yang jelas dalam organisasi sekolah; (2) membangunsemangat kerja sama yang besar diantara kepala sekolah, guru, tenagakependidikan dan personal sekolah lain dan adanya organisasi informalyang sehat dalam tubuh organisasi yang bersangkutan; (3) tersedianyafasilitas kerja dan kontrak hubungan yang cukup lancar bagi semua pihakdalam organisasi; (4) memulai tahapan suatu kegiatan dengan benar danmempertahankan kualitas pekerjaan sebagai proses yang kontinu
Diterbitkan di: 09 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    umpan balik Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.