Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Ciri-ciri Etos Kerja Guru Yang Baik

Ciri-ciri Etos Kerja Guru Yang Baik

oleh: santaitapipasti     Pengarang : ita rahmat
ª
 

Sebelum membahas tentang ciri-ciri etos kerja yang baik, akan di
kemukakan tugas guru sebagai tenaga professional yaitu: 
1. Meningkatkan kemampuan merencanakan proses belajar – mengajar ,
2. Meningkatkan kemampuan melaksanakan proses belajar – mengajar yaitu
dengan mengubah cara belajar yang hanya terdiri dari aktivitas duduk,
dengar, catat, dan hafalkan ke arah belajar secara siswa aktif.
3. Maningkatkan kemampuan menilai proses dan hasil belajar.
Selanjutnya keadaan etos kerja seseorang dikatakan baik itu setidaktidaknya
dapat dibidik dari cara kerjanya yang memiliki tiga ciri dasar, yaitu
(1) keinginan untuk menjunjung tinggi mutu pekerjaan (job quality) (2)
menjaga harga diri dalam melaksanakan pekerjaan dan (3) keinginan untuk
memberikan la yanan kepada masyarakat melalui kerja profesionalnya. Ciri-ciri diatas juga terdapat dalam pola pemahaman sistem tenaga
kependidikan di Indonesia, dimana terdapat tiga dimensi umum yang saling
menunjang dalam membentuk kompetensi profesional tenaga kepend idikan,
yaitu: (1) kompetensi personal, (2) kompetensi sosial dan (3) kompetensi
professional. Dilihat dari sisi ini maka, ketiga ciri dasar tersebut diatas pada
dasarnya terkait dengan kualifikasi yang harus dimiliki oleh guru pada
umumnya, yaitu kualifik asi personal dan professional (Sahertian, 1994 ).
Dimana ciri yang pertama terkait dengan kualifikasi professional, sedangkan
ciri kedua dan ketiga terkait dengan kualifikasi personal dan sosial. 
Pada ciri dasar yang pertama ; kompetensi profesional adalah
menyangkut kemampuan dan kesediaan serta tekad seorang guru untuk
mewujudkan tujuan-tujuan pendidikan yang telah dirancang melalui proses
dan produk kerja yang bermutu. Dilihat dari dimensi profesionalnya, Imam al
Ghazali, Al Nahlawy, Al Abrasyi, Al Kailany, Al Qurasyi menyatakan bahwa
seorang guru harus mempelajari kehidupan psikis (tabiat, minat, kebiasaan,
perasaan dan kemampuan) peserta didik selaras dengan masa
perkembangannya sehingga dalam menyajikan pelajaran akan tepat pada
sasarannya, menguasai bidang yang diajarkan serta berusaha mendalami dan
mengembangannya, mempunyai kemampuan mengajar, dan tanggap terhadap
berbagai kondisi dan perkembangan kehidupan modern yang dapat
mempengaruhi sikap, pola pikir dan tingkah laku peserta didik, serta mampu
mencari solusi dalam menghadapi masalah.Selanjutnya, ciri dasar yang kedua; kompetensi personal adalah
menyangkut ciri hakiki dari kepribadian seorang guru, untuk menjaga harga
diri dalam melaksanakan pekerjaannya guna mencapai tujuan pendidikan yang
telah ditetapkan. Ciri dasar yang kedua ini terkait dengan kompetensi social.
Dilihat dari dimensi ini, Imam al Ghozali, Al Nahlawy (1979), Al Kailany
(1986), Al Qurasyi (1984) juga menyatakan, bahwa seorang guru harus
meneladani Rasulullah dalam arti tujuan, tingkah laku, dan pola pikirnya;
ikhlas dalam bekerja atau bekerja karena keridhaan Allah, menjaga harga diri
dan kehormatan, menjadi teladan bagi peserta didiknya, sabar dalam
mengajarkan ilmunya kepada peserta didik dan tidak mau meremehkan mata
pelajaran lainnya.
Sedangkan ciri dasar yang ketiga; kompetensi sosial yaitu
menyangkut perilaku seorang guru yang berkeinginan dan bersedia
memberikan layanan kepada masyarakat melalui karya profesionalnya untuk
mencapai tujuan pendidikan. Dilihat dari dimensi ya ng ketiga ini, Imam al
Ghozali, Al Nahlawy, Al Abrasyi, Al Kailany, Al Qurasyi, menyatakan bahwa
seorang guru harus lemah lembut dan kasih sayang terhadap peserta didik,
suka memaafkan peserta didik, mampu menahan diri, menahan amarah,
lapang dada, sabar, sedapat mungkin mampu mencegah peserta didik dari
akhlak yang jelek, dan bersikap adil diantara peserta didik.
Dalam kaitannya dengan ciri-ciri diatas, maka perlu diketahui agar
guru dapat meningkatkan etos kerja yang sesuai dengan dengan konsep KBK
secara efektif serta dapat meningkatkan kualitas pendidikannya, khususnya dalam peningkatan prestasi belajar peserta didik, guru perlu memiliki hal-hal
berikut (1) Menguasai dan memahami bahan dan hubungannya dengan bahan
lain dengan baik, (2) menyukai apa yang diajarkannya dan menyukai
mengajar sebagai suatu profesi, (3) memahami peserta didik, pengalaman,
kemampuan, dan prestasinya, (4) menggunakan metode yang bervariasi dalam
mengajar (5) selalu mengikuti perkembangan pengetahuan mutakhir, (6)
proses pembelajaran selalu dipersiapkan, (7) mendorong peserta didiknya
untuk memperoleh hasil ya ng lebih baik. Sedangkan untuk mengetahui
kualitas guru tersebut dapat di tinjau dari dia segi, yaitu (1) segi proses; guru
dikatakan berhasil apabila mampu melibatkan sebagian besar peserta didik
secara aktif, baik fisik, mental, maupun sosial dalam pembelajaran.
Disamping itu dapat dilihat dari gairah dan semangat mengajarnya, serta
adanya rasa percaya diri. (2) segi hasil; guru dikatakan berhasil apabila
pembelajaran yang di berikan mampu mengadakan perubahan perilaku pada
sebagian besar peserta didik kearah yang lebih baik. 
Selanjutnya untuk memenuhi tuntutan tersebut diperlukan berbagai
kemampuan mengajar. Adapun sikap dan karakteristik guru yang sukses
mengajar secara efektif dapat di identifikasikan sebagai berikut: (1) respek
dan memahami dirinya serta dapat mengontrol dirinya (emosi stabil) (2)
antusias dan bergairah terhadap bahan kelasnya dan seluruh pengajarannya (3)
berbicara dengan jelas dan komunikatif (dapat mengkomunikasikan idenya
terhadap siswa) (4) memperhatikan perbedaan individual (5) memiliki banyak pengetahuan, inisiatif, kreatif dan banyak akal (6) menghindari sarkasme dan
ejekan terhadap siswanya (7) tidak menonjolkan diri, dan (8) menjadi tauladan
bagi siswanya
Diterbitkan di: 01 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.