Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Faktor-Faktor Pendukung yang Mempengaruhi Peningkatan Mutu Pendidikan

Faktor-Faktor Pendukung yang Mempengaruhi Peningkatan Mutu Pendidikan

oleh: mbahbarokkaahhhh     Pengarang : chusnul khotimah
ª
 
Untuk meningkatkan mutu pendidikan terlebih dahulu kita harus
mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhinya. Adapun faktor-faktor yang
mempengaruhi peningkatan mutu pendidikan adalah diantaranya :
a. Kurikulum
Kurikulum dalam arti sempit/tradisional adalah sejumlah mata pelajaran
di sekolah atau di perguruan tinggi yang harus di tempuh oleh peserta didik
untuk mendapatkan ijazah atau naik tingkat. Menurut pendapat Carter V.
Good kurikulum merupakan sekumpulan mata pelajaran atau sekwens yang
bersifat sistematis yang diperlukan oleh perserta didik agar lulus atau
mendapatkan ijazah dalam bidang studi pokok tertentu. Sedangkan
kurikulum dalam arti luas adalah semua pengalaman, kegiatan dan
pengetahuan murid di bawah bimbingan dan tanggung jawab sekolah/guru.
Kurikulum dapat dipandang sebagai sesuatu yang memiliki sejumlah
komponen yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi sebagai
kesatuan yang bulat untuk mencapai tujuan. Dalam kurikulum akan dijumpai
sejumlah komponen-komponen sebagai berikut :
1. Komponen tujuan kurikulum
2. Komponen isi/bahan kurikulum
3. Komponen Strategi pelaksanaan kurikulum
4. Komponen evaluasi kurikulum
b. Guru
Guru (pendidik) adalah orang dewasa yang bertanggung jawab memberi
pertolongan kepada anak didik dalam perkembangan jasmani dan rohaninya,
agar mencapai tingkat kedewasaannya mampu berdiri sendiri, memenuhi
tugas sebagai makhluk Tuhan, makhluk sosial dan sebagai individu yang
mandairi. Sedangkan menurut Dwi Nugroho Hidayanto bahwa pendidik
(guru) ialah orang yang memikul tanggung jawab untuk mendidik.
Dalam proses belajar mengajar guru memegang peranan sangat penting
dalam upaya pencapaian tujuan pendidikannya, Maka gurulah tugas tanggung
jawab merencanakan melaksanakan pengajaran disekolah dan guru juga
merupakan faktor belajar mengajar.
c. Siswa
Siswa memiliki kemampuan dasar kematangan dan kecerdasan yang
berbeda-beda. Maka dari itu, guru harus mempersiapkan siswa-siswanya
dalam menerima ilmu pengetahuan yang sistematis, berencana dan
berkesinambungan antara satu tingkat dengan tingkat yang lain, semakin baik
persiapan mereka semakin baik pula mutu dan kemampuan mereka dalam
menerima pelajaran.
Di samping faktor kemampuan yang dimiliki siswa, juga ada faktor lain
seperti motivasi belajar, minat dan perhatian, sikap dan kebiasaan belajar,
ketekunan, sosial ekonomi, faktor fisik dan psikis. Dalam hal meningkatkan
mutu pendidikan yang harus diperhatikan adalah siswa, karena siswa adalah
objek utama dalam pendidikan.
d. Metode Mengajar
Apabila dalam proses belajar mengajar tanpa adanya metode yang tepat
dan baik, maka kegiatan belajar mengajar tidak akan berhasil, walaupun guru
yang mengajarnya pandai. Oleh karena itu, guru harus memperhatikan
beberapa kriteria metode yang baik yang harus digunakan antara lain :
a. Metode harus sesuai dengan jam pelajaran
b. Metode harus sesuai dengan waktu, tempat, alat yang tersedia dan sesuai
dengan tugas guru.
c. Metode harus sesuai dengan jenis kegiatan-kegiatan yang tercakup dalam
pengajaran.
d. Dalam metode mengajar penggunaan maupun tujuan harus dipahami oleh
siswa.
e. Metode harus sesuai dengan kecapakan murid.
e. Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana merupakan segala sesuatu yang dapat
dipergunakan pendidik dalam usahanya untuk mencapai tujuan pendidikan.
Sarana sekolah meliputi semua peralatan serta perlengkapan yang langsung
digunakan dalam proses pendidikan di sekolah. Contoh gedung sekolah,
ruangan, meja dan kursi, alat peraga dan lain-lain. Sedangkan yang dimaksud
dengan prasarana merupakan semua komponen yang secara tidak langsung
menunjang jalannya proses belajar mengajar atau pendidikan sekolah seperti
halamam sekolah yang memadai, tata tertib sekolah dan lain-lain.48
g. Orang Tua
Orang tua adalah seseorang yang paling dekat dengan anak karena orang
tualah yang harus memberikan pendidikan pertama kali atau utama pada anak.
Pertama maksudnya bahwa kehadiran anak di dunia ini disebabkan hubungan
kedua orang tuanya, Mengingat orang tua adalah orang dewasa, maka
merekalah yang harus bertanggung jawab kepada anak.
Pada hakikatnya kewajiban orang tua tidak hanya sekedar memelihara
eksistensi anak untuk menjadikannya kelak sebagai seorang pribadi, tetapi
juga memberikan pendidikan kepada anak sebagai individu yang tumbuh dan
berkembang. Oleh karena itu, orang tua mempunyai peranan yang sangat
penting dalam pendidikan disamping memberikan pengawasan terhadap
aktivitas belajar anak juga diperlukan bimbingan dan dorongan dari orang tua,
karena itu semua dapat menambah semangat belajar anak.
h. Kerjasama Orang Tua dan Guru
Dari uraian tentang guru dan orang tua tersebut di atas mempunyai
hubungan yang sangat erat dalam meningkatkan mutu pendidikan karena
pendidikan adalah yang tanggung jawab bersama antara orang tua, masyarakat
dan pemerintah. Sekolah (pendidik) hanyalah membantu kelanjutan
pendidikan dalam keluarga (orang tua dan anak-anaknya).
Orang tua harus memperhatikan sekolah anak-anaknya yaitu dengan
cara memperhatikan pengalaman-pengalaman dan menghargai segala
usahanya, dan orang tua juga harus menunjukkan kerjasamanya dalam
mengarahkan cara anak belajar di rumah, membuat pekerjaan rumahnya tidak
disita waktu dengan mengerjakan pekerjaan rumah tangga, orang tua berusaha
memotivasi dan membimbing anak dalam belajar.
Di samping pekerjaan yang harus diperhatikan oleh orang tua, guru pun
juga mempunyai tugas dan tanggung jawab di sekolah, apabila pekerjaan guru
di sekolah akan lebih efektif, maka guru harus mengetahui latar belakang dan
pengalaman anak didik dirumahnya. Anak didik yang pandai dalam
mengerjakan tugasnya baik pekerjaan rumah/sekolah semuanya berkat
kerjasama antara orang tua dan guru, hal ini sangat diperlukan, karena orang
tua dapat mengetahui hasil belajar anak-anaknya begitu juga dengan guru
dapat memberikan laporan hasil belajar siswanya kepada pihak sekolah dan
orang tua.
Berdasarkan penjelasan di atas, bahwa faktor-faktor tersebut sangat erat
sekali pengaruh atau hubungannya dalam peningkatan mutu pendidikan.
Karena semua faktor itu saling berkaitan, jika salah satu diantara faktor-faktor
tersebut tidak dilaksanakan maka dalam proses pendidikan belum dapat
dikatakan optimal. Maka dari itu sebagai pihak sekolah, orang tua, dan siswa
harus saling kerjasama dalam mengembangkan dan meningkatkan pendidikan
agar mencapai hasil yang diinginkan.
Diterbitkan di: 01 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana perubahan curikulum dari tahun tahun yang sudah sampai sekarang..?? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.