Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Fungsi Pendidikan Islam

Fungsi Pendidikan Islam

oleh: mbahbarokkaahhhh     Pengarang : aminah
ª
 

Adapun fungsi pendidikan Islam dapat dilihat dari 2 (dua) dimensi,
yaitu :
1) Dimensi mikro (internal)
Dimensi mikro yakni manusia sebagai subyek dan obyek
pendidikan. Pada dimensi ini, pendidikan yang dilakukan berfungsi
memelihara dan mengembangkan fitrah (potensi) insani yang ada
dalam diri anak didik seoptimal mungkin sesuai dengan norma agama Dengan upaya ini diharapkan pendidikan Islam mampu membentuk
insan yang berkualitas dan mampu melaksanakan kewajiban dan
tanggungjawabnya, baik sebagai pribadi, maupun kepada masyarakat.
Denga n kata lain, fungsi pendidikan Islam adalah sebagai upaya
menuju terbentuknya kepribadian insan muslim seutuhnya.
Untuk mewujudkan fungsi pendidikan pada dimensi ini, maka
pendidikan dengan interaksi edukatif di dalamnya diharapkan akan
terjadinya perubahan sikap dan tingkah laku anak didik pada tujuan
yang diinginkan sesuai dengan petunjuk Al-Qur’an dan hadits, yaitu
dalam rangka terbentuknya kepribadian insan muslim. Kepribadian
insan muslim yang mencakup kualitas keilmuan, baik ilmu umu dan
agama, serta memiliki kualitas keimanan yang kokoh.
Dari uraian diatas terlihat bahwa fungsi pendidikan dalam
perspektif Islam adalah proses penanaman nilai-nilai ilahiah pada diri
anak didik, sehingga mereka mampu mengaktualisasikan dirinya
semaksimal mungkin sesuai dengan prinsip-prinsip religius.
2) Dimensi makro (eksternal)
Dimensi makro yaitu perkembangan kebudayaan dan peradaban
manusia sebagai ha sil akumulasi dengan lingkungannya. Pada dimensi
ini, pendidikan yang dilakukan berfungsi sebagai sarana pewarisan
budaya dan identitas suatu komunitas yang di dalamnya manusia
melakukan berbagai bentuk interaksi dan saling mempengaruhi satu
sama lain. Tanpa proses pewarisan tersebut, budaya suatu bangsa akan

mati. Peradaban dan kebudayaan manusia akan mati bila nilai- nilai,
norma-norma dan berbagai unsur yang dimiliki tidak lagi berfungsi,
akibat tidak adanya proses pewarisan dari satu generasi ke generasi
yang berikutnya. Bila ini terjadi, maka akan musnahlah sejarah umat
manusia di muka bumi ini.
Untuk itu, pendidikan Islam harus mampu menjadi penyalur nilainilai
yang ada dalam pranata kehidupan manusia supaya tetap eksis
kepermukaan. Oleh karena itu, pendidikan Islam harus mampu
menyerap, mengolah, dan menganalisa serta menjabarkan aspirasi dan
identitas nilai yang dianut oleh suatu masyarakat. Artinya identitas
masyarakat pada peserta didiknya, sekaligus mampu mewarnai
perkembangan nilai masyarakat yang berkembang dengan warna dan
nilai Islami.
Uraian diatas memberikan pengertian, bahwa pendidikan Islam
bertanggung jawab terhadap dinamika dan harmonisasi kebudayaan
manusia. Keberadaanya bukan bersifat distruktif yang mencabut
keseluruhan akar budaya manusia, akan tetapi bersifat lentur dan
toleran terhadap perkembangan kebudayaan umat manusia. Sikap yang
demikian ini merupakan implikasi dari ajarannya yang universal dan
kosmopolitan serta membawa rahmat bagi seluruh alam.
Diterbitkan di: 30 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    fungsi nilai dalam pendidikan islam apa ya??? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.