Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Brainstorming

oleh: khoirunnisa     Pengarang : zenyrahmawati
ª
 

Brainstorming adalah suatu metode untuk menghasilkan ide
gagasan yang banyak mengenai topik tertentu secara kreatif dan efisien.
Penyampaian ide-ide dilakukan melalui proses yang bebas dari penilaian
dan kritik. Prosesnya:
1) Topik atau masalah dirumuskan dan ditulis dengan jelas
2) Tiap anggota tim secara bergantian memberikan idenya. Tak ada
penilaian atau kritik
Demikian proses penyampaian ide terus berlangsung sampai ide
tersebut habis dan apabila diperlukan maka dilakukan klarifikasi,
penyederhanaan dan kombinasi.
Keunggulan Brainstorming:
1) Adanya spektrum pengetahuan yg lebih luas.
2) Pencarian alternatif keputusan lebih luas dan variatif.
3) Adanya kerangka pandangan / perspektif yg lebih lebar.
4) Resiko keputusan ditanggung kelompok.
5) Setiap individu termotivasi untuk melaksanakan (shared value )
6) Dapat terwujudnya kreativitas dan inovasi yg lebih luas, karena
adanya berbagai pandangan.Kelemahan Brainstorming:
1) Memakan waktu dan biaya lebih.
2) Efisiensi pengambilan keputusan menurun.
3) Keputusan kelompok dapat merupakan kompromi atau bukan
sepenuhnya keputusan kelompok.
4) Bila ada anggota yg dominan, keputusan bukan mencerminkan
keinginan kelompok. 
Keputusan organisasi yang dimaksudkan idealnya menampilkan sosok
sebagai berikut:
1. Keputusan yang baru
Keputusan yang dibuat seharusnya mampu membawa organisasi
kepada perubahan dan inovasi baru yang memungkinkan organisasi
pendidikan berjalan lebih dinamis dan produktif.
2. Keputusan berbasis informasi
Keputusan yang dibuat didasari atas informasi yang bermutu,
dengan demikian tidak diambil dari satu sudut tinjaun saja. Data atau
informasi yang diperlukan dalam kerangka pembuatan keputusan harus
baru dan inovatif.
3. Keputusan yang realistis
Keputusan yang realistis memiliki arti bahwa keputusan tersebut
disesuaikan dengan daya dukung sumber daya organisasi untuk
merealisasikannya.
4. Keputusan yang fleksibel
Keputusan yang fleksibel mengandung makna dimungkinkan
dilakukan dekontinuitas, manakala ada gagasan baru, perubahan situasi,
atau keputusasaan dalam implementasinya.
5. Keputusan yang diterima dan mendapatkan dukungan penuh oleh pihakpihak
yang berkepentingan
Tanpa didukung oleh SDM yang ada, sehebat apapun keputusan
yang dibuat tidak akan ada maknanya di tingkat praktis.
Karena pengambilan keputusan sangat berpengaruh dalam
kemajuan dan pengembangan sebuah organisasi terutama lembaga
pendidikan, maka seorang pimpinan harus mempunyai strategi
keputusan. Diantaranya keahlian dalam perancangan strategi, seorang
pemimpin harus mampu memusatkan perhatian pada tujuan kunci dan
tidak terperangkap dengan hal detail, kemampuan untuk merasakan apa
yang terjadi di dalam dan di luar organisasi, dan kemampuan untuk
merespon secara tepat sasaran dan tepat waktu. Keahlian dalam
penyelesaian tugas yaitu kemampuan untuk menentukan pendekatan
terbaik dalam mencapai tujuan organisasi dan tujuan personal.
Kemampuan mempertimbangkan semua sumber daya, kemampuan
membuta skala prioritas, kemampuan untuk tetap fleksibel dalam
melakukan perubahan, dan memastikan terciptanya nilai bagi organisasi.
Keahlian dalam berhubungan dengan manusia yaitu menyelesaikan tugas
melalui dan bersama-sama dengan orang lain. Meliputi keahlian dalam
mendelegasikan pekerjaan, mempertukarkan informasi, melerai konflik,
bekerja dalam kelompok, dan bekerja dengan orang-orang yang berlatar
belakang yang sangat berbeda dari dirinya sendiri. Keahlian mawas diri,
semua manusia memiliki bakat, kelemahan. Keahlian mawas diri terhadap
karakteristik diri membantu dalam beradaptasi dengan orang lain. Karena
itu manajer dapat lebih menghargai nuansa dan situasi yang dihadapinya,
menghindari pembuatan pertimbangan tergesa, memanfaatkan peluang
secara enuh, mengkapitalisasi kekuatan personal, menghindari situasi yang
rentan gagal bagi dirinya serta mempengaruhi orang lain.
Diterbitkan di: 28 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.