Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Kepala sekolah sebagai Leader

Kepala sekolah sebagai Leader

oleh: manissekali     Pengarang : khoiril
ª
 

Kepala sekolah sebagai leader harus mampu memberikan pentunjuk
dan pengawasan, meningkatkan kemauan tenaga kependidikan, membuka
komunilasi dua arah, dan mendelegasikan tugas. Menurut Wahjosumijdo
mengemukakan bahwa kepala sekolah sebagai leader harus memeiliki
karakter khusus yang mencakup kepribadian, keahlian dasar, pengalaman dan pengetahuan profesional, serta pengetahuan administrasi dan
pengawasan.
Kemampuan yang harus diwujudkan kepala sekolah sebagai leader
dapat dianalisis dari kepribadian, pengetahuan terhadap tenaga
kependidikan, visi dan misi sekolah, kemampuan mengambil keputusan,
dan kemampuan berkomunikasi.
Pemahaman terhadap visi dan misi sekolah akan tercermin dari
kemampuannya untuk; (1) mengembangkan visi sekolah, (2)
mengembangkan misi sekolah, dan (3) melaksanakan program untuk
mewujudkan visi dan misi ke dalam tindakan.
Kemampuan mengambil keputusan akan tercermin dari
kemampuannya dalam; (1) mengambil keputusan bersama tenaga
kependidikan di sekolah, (2) mengambil keputusan untuk kepentingan
internal sekolah, dan (3) mengambil keputusan untuk kepentingan
eksternal sekolah. Kemampuan berkomunikasi akan tercermin dari
kemampuannya untuk (1) berkomunikasi secara lisan dengan tenaga
kependidika di sekolah, (2) menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan, (3)
berkomunikasi secara lisan dengan peserta didik, (4) berkomunikasi secara
lisan dengan orang tua dan masyarakat sekitar lingkungan sekolah.
Dalam implementasinya, kepala sekolah sebagai leader dapat
dianalisis dari ketiga sifat kepemimpinan, yakni demokratis, otoriter ,laissez-faire. Ketiga sifat tersebut sering dimiliki secara bersamaan oleh
seorang leader, sehingga dalam melaksanakan kepemimpinannya, sifatsifat
tersebut muncul secara situasional. Oleh karena itu kepala
sekolahsebagai leader mungkin bersifat demokratis, otoriter, dan mungkin
bersifat laissez-faire. Dengan dimilikinya ketiga sifat tersebut oleh seorang
leader, maka dalam menjalankan roda kepemimpinannya di sekolah,
kepala sekolah dapat menggunakan strategi yang tepat, sesuai dengan
tingkat kemantangan para tenaga kependidikan, dan kombinasi yang tepat
antara perilaku tugas dan perilaku hubungan
Diterbitkan di: 25 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.