Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Perencanaan Inovasi Pendidikan

Perencanaan Inovasi Pendidikan

oleh: manissekali     Pengarang : ifadewisri
ª
 

Dalam studi manajemen bahwa perencanaan merupakan hal utama dari
beberapa fungsi manajemen. Dalam proses penentuan kebijakan organisasi
(lembaga pendidikan), penyusunan strategi, kebijaksanaan, progam pendidikan
di madrasah, dan sebagainya.
Perencanaan merupakan yang mutlak perlu dilakukan untuk uskesnya
suatu difusi (proses komunikasi), adopsi, implementasi, dan institusi inovasi
pendidikan. Perencanaan merupakan proses yang berkesinambungan yang
berupa kegiatan-kegiatan diagnosa, pengumpulan data, analisa data,
perumusan masalah, perumusan kebutuhan, peminjaman dan pemilikan
sumber, penentuan faktor penunjang dan penghambat, alternatif pemecahan
masalah inovasi, pengumpulan keputusan, pembuatan jadwal kegiatan,
monitoring, balikan, dan evaluasi dalam bidang pendidikan.
Faktor dominan pada suatu lembaga pendidikan adalah faktor
manusianya. Faktor yang dominan adalah guru dan siswa. Interaksi guru dan
siswa merupakan faktor utama yang berpengaruh terhadap proses inovasi
pendidikan. Tiga macam hubungan antara suatu sistem dengan lingkungannya
dapat meneyebabkan terjadinya perubahan pada sistem, yaitu : reaktif,
proaktif, dan interaktif.
a. Hubungan reaktif artinya sistem secara kontinu/berkesinambungan
mengadakan respon terhadap kekuatan/tekanan dari luar, misalnya :
masalah politik, ekonomi, sosial budaya dan sebagainya.
b. Hubungan proaktif, artinya sistem memegang peranan sebagai pengambil
inisiatif untuk mengadakan inovasi (perubahan) secara aktif untuk berusaha
mencari sumber dari lingkungan.
c. Hubungan interaktif artinya pertumbuhan dan perkembangan atau
perubahan suatu sistem sebagai hasil adanya hubungan interaksi antara
sistem dan lingkungannya.
Dari ketiga macam hubungan yang sesuai dengan inovasi pendidikan
adalah proaktif dan interaktif. Hubungan proaktif dan interaktif antara
madrasah dan lingkungannya, artinya dalam usaha mengadakan perubahan
atau inovasi dapat terjadi saling mengontrol antara madrasah dan masyarakat (
humas dalam lembaga pendidikan). Pimpinan madrasah (kepala madrasah) dan
guru dapat bekerjasama dengan orang tua murid (saling berintraksi) untuk
mengadakan perubahan atau inovasi guna mengektifkan belajar siswa. Dengan
demikian segala sumber yang ada di lingkungan dapat didayagunakan untuk
mensukseskan proses inovasi.
Elemen-elemen pokok dalam proses inovasi pendidikan meliputi : 1)
Merumuskan tujuan umum dan tujuan khusus inovasi pendidikan yang akan
dilaksanakan dengan rumusan yang jelas, 2) Mengidentifikasi masalah, 3)
Menentukan kebutuhan, 4) Mengidentifikasi sumber penunjang dan
penghambat, 5) Menentukan alternatif kegiatan berdasarkan faktor penunjang
yang ada serta mempertimbangkan adanya hambatan yang mungkin timbul
baik dari dalam sistem (madrasah) maupun dari luar sistem (masyarakat), 6)
Menentukan alternatif pemecahan masalah, 7) Menentukan alternatif cara
pendayagunaan sumber yang ada, 8) Menentukan kriteria untuk memilih
alternatif pemecahan masalah, 9) Menetukan alternatif pengambil keputusan,
10) Menentukan kriteria untuk menilai hasil inovasi pendidikan berdasarkan
tujuan umum dan tujuan khusus yang telah ditentukan
Diterbitkan di: 25 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.